MANAGED BY:
KAMIS
21 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Selasa, 22 Oktober 2019 11:23
Alalak Bisa Jadi Percontohan
BERJUANG: Warga Alalak mulai membangun kembali rumahnya yang habis dilalap kebakaran. | FOTO: FAHRAIDI NUR/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Kota ini belum terbebas dari kekumuhan. Terutama di wilayah pinggiran. Hal itu sudah lama diamati Anggota Komisi III DPRD Banjarmasin, Sukrowardi.

Dia menyebut sudah saatnya pemko benar-benar menata Banjarmasin. Agar tak ada lagi kawasan kumuh. Sesuai program pemerintah pusat Kotaku (kota tanpa kumuh).

“Kekumuhan memang menjadi persoalan klasik. Terutama untuk kota besar. Tapi tentu saja bisa diatasi. Tidak masalah kalau arus perlahan,” ucapnya.

Penataan ini bisa dimulai dari sudut mana saja. Yang penting konsepnya tepat dan digarap dengan maksimal. Tegasnya, pemko harus membuat terobosan.

Sukrowardi bahkan menyebut Alalak Selatan dan Tengah bisa dijadikan permukiman percontohan. Sebagai kawasan bebas kumuh.

“Sekaligus membenahi pasca musibah kebakaran besar yang pernah melanda kawasan itu,” sebutnya.

Apalagi Alalak juga punya potensi wisata. Permukiman tepi sungainya bisa ditata. Agar lebih rapi dan nyaman dilihat ketika menyusuri sungai.

“Pemandangan di sana bisa dijadikan daya tarik. Dengan tampilan rumah deret yang bermartabat menghadap ke sungai,” katanya.

Selain di Alalak, masih ada kawasan lain yang bisa dijadikan percontohan. Seperti kawasan Sungai Jingah. Di sana teras rumah-rumah warga juga bisa dibuat menghadap ke sungai.

Dalam artian tidak menjadikan dapur dan kamar kecil sebagai bagian rumah yang menghadap ke sungai.

“Bukan hanya sekadar untuk mempercantik, tapi juga bisa menjadi solusi agar sungai tidak menyempit dan buntut karena tergerus oleh bangunan warga,” pungkas politikus Partai Golkar tersebut.

Sejauh ini, problem kekumuhan tersebut sudah dibicarakan Komisi III bersama Dinas Perumahan dan Pemukiman Banjarmasin. Rencananya, tahun depan sudah ada program konkret yang bisa dikerjakan. (nur/fud/ema)

 

 


BACA JUGA

Kamis, 21 November 2019 12:21

Parkir Baru Bandara Syamsudin Noor, Bisa Tampung 1.524 Mobil dan 720 Motor

Sebentar lagi terminal baru Bandara Syamsudin Noor akan beroperasi. Dengan…

Kamis, 21 November 2019 12:19

Lawan Petahana, Denny Optimis Dapat Perahu

BANJARMASIN – Meski belum mendapat kepastian tiket untuk maju di…

Kamis, 21 November 2019 12:16

Jadi Biang Macet, Warga Diminta Maklumi Proyek Jembatan Sungai Lulut

BANJARMASIN – Jembatan Sungai Lulut yang menjadi biang kemacetan di…

Kamis, 21 November 2019 12:11

Cinta dan Restu Orang Tua Saja Tak Cukup, Mau Menikah Harus Bersertifikat Dulu, Juknisnya Sedang Ditunggu

BANJARBARU - Mulai tahun 2020, menikah tak cukup hanya bermodalkan…

Kamis, 21 November 2019 12:02

Syarat CPNS: Prodi Tidak Harus Terakreditasi

BANJARBARU - Kabar gembira bagi pendaftar CPNS 2019 yang belum…

Kamis, 21 November 2019 11:55

Buku Soal CPNS Laris Manis, Banyak Toko Kehabisan Strok

Seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019 membawa berkah bagi…

Kamis, 21 November 2019 11:51

BAHAYA..! Jembatan Kuin Mulai Miring, Pagar Tampak Rapuh, Besi Banyak Lepas, Papan Ulin Renggang

BANJARMASIN - Kampung Kuin terkenal berkat objek wisata religinya. Yakni…

Kamis, 21 November 2019 11:44

Proyek Rehab Pasar Tungging Terlambat, Masih Menunggu Pemindahan Tiang PLN

BANJARMASIN - Tiang-tiang penyangga rangka atap Pasar Tungging sudah mulai…

Kamis, 21 November 2019 11:40

IRONI..! Di Kota Seribu Sungai, Tak Ada Armada Pengangkut Sampah Sungai

BANJARMASIN - Dijuluki Kota Seribu Sungai, sayangnya, masih banyak sampah…

Kamis, 21 November 2019 11:35

14 Miliar untuk BPJS Warga Miskin, Dinsos Jadi Penjaga Gawang

BANJARMASIN - Pemko mengalokasikan Rp14,1 miliar untuk pembayaran iuran BPJS…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*