MANAGED BY:
RABU
13 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Selasa, 22 Oktober 2019 12:29
Alhamdulillah..! Tren Pengangguran Kalsel Turun dalam Setahun Terakhir
PULANG KERJA: Buruh pabrik kayu di Banjarmasin saat pulang kerja. Tingkat pengangguran di Kalsel mengalami penurunan tahun ini. | DOK/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalsel menyebut tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kalsel mengalami penurunan dalam setahun terakhir.

"Turunnya sebesar 15,05 persen, semoga saja tahun depan akan turun lagi," kata Kepala Bidang Pembinaan Pelatihan Produktifitas dan Penempatan Tenaga Kerja (P4TK) Disnakertrans Provinsi Kalsel, HM Idehamsyah, Senin (21/10) siang.

Ideham menyebut, penyebab penurunan pengangguran di Kalsel ada tiga faktor. Pertama Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), kemudian sektor pertambangan yang mulai membaik dan ketiga sektor pertanian dan pariwisata.

Sektor pertambangan di Kalsel sempat mati suri. Padahal tidak bisa dipungkiri, sektor tersebut sangat banyak menampung pekerja. Bukan hanya di bidang pertambangan saja melainkan di industri turunannya juga ikut menyumbang lapangan kerja yang signifikan.

Selanjutnya sektor yang menyumbang turunnya jumlah pengangguran adalah pertanian dan pariwisata. Apalagi tahun depan pemerintah provinsi tengah bersiap untuk program Visit Kalsel 2020. Pariwisata mampu membuka peluang usaha bagi masyarakat.

"Faktor lainnya adalah Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)," sebutnya.

Misalnya UMKM kain sasirangan. Produk asli Banua ini cukup berperan dalam menurunkan tingkat pengangguran. Ditambah lagi dengan dukungan pemerintah provinsi yang mewajibkan jajaran nya untuk mengenakan pakaian dari kain sasirangan. Tentunya ini menjadi alat promosi yang ampuh, mengenal kan kain khas Kalsel ini.

Ideham menambahkan, meski tugas dan fungsi Disnakertrans sebagai pendukung, pihaknya juga berupaya melakukan terobosan dalam menurunkan tingkat pengangguran. Diantaranya program pelatihan keterampilan. Ada sembilan Balai Latihan Kerja (BLK) tersebar di kabupaten/kota. Masyarakat bisa mengikuti pelatihan sesuai dengan bidang yang diminati.

Selanjutnya program pemagangan langsung di perusahaan. Disnakertrans bekerjasama dengan sejumlah perusahaan menggelar pemagangan. Pemagangan dilakukan selama 5 bulan. Selama lima bulan itu mereka mendapat pelatihan pembekalan, baik materi teori sebanyak 25 persen dan 75 persen praktik lapangan.

Tidak sedikit peserta dari program pemagangan yang akhirnya direkrut langsung oleh perusahaan untuk bekerja.

"Tahun 2018 ada 250 orang yang mendapat pekerjaan di tempatnya magang, kemudian tahun 2019 meningkat lagi menjadi 270 orang. Mudahan tahun depan lebih banyak lagi," jelasnya.

Terpisah, pengamat M Abdan Syakura mengatakan, di era serba internet sekarang ini, banyak peluang kerja yang bisa dimanfaatkan. UMKM yang ada bisa memanfaatkan teknologi untuk memasarkan produk dagangannya.

"Ini menjadi satu peluang kerja yang sangat menjanjikan bagi masyarakat atau generasi milenial di Kalsel yang belum punya pekerjaan," sarannya.

Dulu ketika orang ingin membangun sebuah usaha, banyak faktor yang harus dipikirkan dan disiapkan. Modal dan bisnis apa yang akan di lakoni. Sekarang justru berbeda, tidak perlu memikirkan harus buka toko. Cukup di rumah mereka sudah bisa memasarkan produk dagangannya.

"Cukup bisa koneksi dengan internet, mereka bisa menjual dagangannya melalui androidnya," jelasnya.

Akademisi dari Universitas Muhammadiyah Banjarmasin ini mengatakan semua orang punya hak untuk membangun bisnis atau usaha, apalagi usia produktif. Tidak ada alasan di era sekarang untuk menganggur. "Ketika punya ide harus langsung di eksekusi," ujarnya. (gmp/ema)


BACA JUGA

Rabu, 13 November 2019 14:17
BREAKING NEWS

Banjarbaru Berduka, Kepala Dinas Kominfo Meninggal Dunia

BANJARBARU -- Kota Banjarbaru khususnya di lingkup Pemerintahan Kota (Pemko)…

Rabu, 13 November 2019 13:41
Pemkab Tabalong

Dinilai Berkualitas, E-votting Akan Digelar di Semua Desa di Tabalong

TANJUNG – Keberhasilan program E-Votting pada pemilihan kepala desa (Pilkades)…

Rabu, 13 November 2019 12:31

2020, Kantor Gubernur Lama Jadi Museum, Lalu Ajak Swasta Bangun Tugu Pal Nol

BANJARMASIN - Pemprov Kalsel melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan…

Rabu, 13 November 2019 12:27

Pangeran Hidayatullah Dianggap Bukan Pahlawan Karena Dinyatakan Menyerah Terhadap Penjajah

BANJARMASIN - Bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan 2019, Presiden Jokowi…

Rabu, 13 November 2019 12:18

Dianggap Gembosi PKS Kalsel, Gelora Menepis

BANJARMASIN - Dua hari setelah resmi dideklarasikan di tingkat pusat,…

Rabu, 13 November 2019 12:13

250 Mahasiswa Farmasi Turun Ke Jalan, Dorong RUU Kefarmasian

BANJARMASIN - Sekitar 250 mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa…

Rabu, 13 November 2019 12:04

Arungi Pilkada Banjarbaru, Mantan Senator Gandeng Dokter, Jadi Poros Keempat

BANJARBARU - Pasangan bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Banjarbaru…

Rabu, 13 November 2019 11:57

Hati-hati, Barisan Lubang di Jalur Cepat Pal 29 Buat Limbung Pemotor

BANJARBARU – Barisan lubang di Jalan A Yani Km 29,…

Rabu, 13 November 2019 11:47
Pemko Banjarbaru

Walikota Ajak Masyarakat Gemar Makan Ikan

BANJARBARU - Walikota Banjarbaru H Nadjmi Adhani didampingi Ketua TP…

Rabu, 13 November 2019 11:44
PARLEMENTARIA

Propemperda Harus Disesuaikan agar Tidak Tumpang Tindih

BANJARBARU - Pasca dilantiknya anggota dewan baru dan terbentuknya Alat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*