MANAGED BY:
SELASA
26 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Selasa, 22 Oktober 2019 12:29
Alhamdulillah..! Tren Pengangguran Kalsel Turun dalam Setahun Terakhir
PULANG KERJA: Buruh pabrik kayu di Banjarmasin saat pulang kerja. Tingkat pengangguran di Kalsel mengalami penurunan tahun ini. | DOK/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalsel menyebut tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kalsel mengalami penurunan dalam setahun terakhir.

"Turunnya sebesar 15,05 persen, semoga saja tahun depan akan turun lagi," kata Kepala Bidang Pembinaan Pelatihan Produktifitas dan Penempatan Tenaga Kerja (P4TK) Disnakertrans Provinsi Kalsel, HM Idehamsyah, Senin (21/10) siang.

Ideham menyebut, penyebab penurunan pengangguran di Kalsel ada tiga faktor. Pertama Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), kemudian sektor pertambangan yang mulai membaik dan ketiga sektor pertanian dan pariwisata.

Sektor pertambangan di Kalsel sempat mati suri. Padahal tidak bisa dipungkiri, sektor tersebut sangat banyak menampung pekerja. Bukan hanya di bidang pertambangan saja melainkan di industri turunannya juga ikut menyumbang lapangan kerja yang signifikan.

Selanjutnya sektor yang menyumbang turunnya jumlah pengangguran adalah pertanian dan pariwisata. Apalagi tahun depan pemerintah provinsi tengah bersiap untuk program Visit Kalsel 2020. Pariwisata mampu membuka peluang usaha bagi masyarakat.

"Faktor lainnya adalah Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)," sebutnya.

Misalnya UMKM kain sasirangan. Produk asli Banua ini cukup berperan dalam menurunkan tingkat pengangguran. Ditambah lagi dengan dukungan pemerintah provinsi yang mewajibkan jajaran nya untuk mengenakan pakaian dari kain sasirangan. Tentunya ini menjadi alat promosi yang ampuh, mengenal kan kain khas Kalsel ini.

Ideham menambahkan, meski tugas dan fungsi Disnakertrans sebagai pendukung, pihaknya juga berupaya melakukan terobosan dalam menurunkan tingkat pengangguran. Diantaranya program pelatihan keterampilan. Ada sembilan Balai Latihan Kerja (BLK) tersebar di kabupaten/kota. Masyarakat bisa mengikuti pelatihan sesuai dengan bidang yang diminati.

Selanjutnya program pemagangan langsung di perusahaan. Disnakertrans bekerjasama dengan sejumlah perusahaan menggelar pemagangan. Pemagangan dilakukan selama 5 bulan. Selama lima bulan itu mereka mendapat pelatihan pembekalan, baik materi teori sebanyak 25 persen dan 75 persen praktik lapangan.

Tidak sedikit peserta dari program pemagangan yang akhirnya direkrut langsung oleh perusahaan untuk bekerja.

"Tahun 2018 ada 250 orang yang mendapat pekerjaan di tempatnya magang, kemudian tahun 2019 meningkat lagi menjadi 270 orang. Mudahan tahun depan lebih banyak lagi," jelasnya.

Terpisah, pengamat M Abdan Syakura mengatakan, di era serba internet sekarang ini, banyak peluang kerja yang bisa dimanfaatkan. UMKM yang ada bisa memanfaatkan teknologi untuk memasarkan produk dagangannya.

"Ini menjadi satu peluang kerja yang sangat menjanjikan bagi masyarakat atau generasi milenial di Kalsel yang belum punya pekerjaan," sarannya.

Dulu ketika orang ingin membangun sebuah usaha, banyak faktor yang harus dipikirkan dan disiapkan. Modal dan bisnis apa yang akan di lakoni. Sekarang justru berbeda, tidak perlu memikirkan harus buka toko. Cukup di rumah mereka sudah bisa memasarkan produk dagangannya.

"Cukup bisa koneksi dengan internet, mereka bisa menjual dagangannya melalui androidnya," jelasnya.

Akademisi dari Universitas Muhammadiyah Banjarmasin ini mengatakan semua orang punya hak untuk membangun bisnis atau usaha, apalagi usia produktif. Tidak ada alasan di era sekarang untuk menganggur. "Ketika punya ide harus langsung di eksekusi," ujarnya. (gmp/ema)


BACA JUGA

Jumat, 22 Mei 2020 11:32

Kasus Covid-19 Bisa Naik Usai Lebaran, Kemenag Kalsel Imbau Tidak gelar Takbiran

BANJARMASIN - Pawai takbiran malam Lebaran dipastikan akan sepi. Tradisi…

Jumat, 22 Mei 2020 11:26

Profesi Penggali Kubur Semakin Dicari

BANJARBARU - Penggali kubur adalah profesi yang paling dicari akhir-akhir…

Jumat, 22 Mei 2020 11:16

Terindikasi Covid-19, Penumpang Dikarantina

BANJARBARU - Beberapa hari menjelang Lebaran, kondisi Bandara Syamsudin Noor,…

Jumat, 22 Mei 2020 10:56

PSBB Banjarmasin Masuki Jilid 3, Pakar Epidemiologi: Lanjutkan, tapi Harus Lebih Tegas

BANJARMASIN - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) jilid II di…

Jumat, 22 Mei 2020 10:44

Kalsel Kewalahan Memusnahkan Arsip

BANJARMASIN - Sudah sebulan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kalsel memulai…

Jumat, 22 Mei 2020 10:34

Kapolda Sowan ke Guru Danau

AMUNTAI - Sudah hampir menjadi agenda rutin bagi pejabat instansi…

Jumat, 22 Mei 2020 10:21

MUI Banjarbaru Bolehkan Salat Id, Dengan Syarat

BANJARBARU - Meski sudah sangat mendekati hari H lebaran Idulfitri.…

Jumat, 22 Mei 2020 09:52
Pemko Banjarbaru

Wali Kota Terima Bantuan dari Notaris

BANJARBARU - Wali Kota Banjarbaru H Nadjmi Adhani, Senin (18/5)…

Jumat, 22 Mei 2020 09:45
Pemkab Tanah Bumbu

Pemkab Tanbu Imbau Masyarakat Salat Idulfitri di Rumah

BATULICIN - Pemkab Tanbu bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dan…

Jumat, 22 Mei 2020 09:42
Pemkab Tanah Bumbu

Tetap Peduli Atasi Percepatan Penanganan Stunting

BATULICIN - Meskipun ditengah wabah corona, Pemkab Tanbu tetap peduli…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers