MANAGED BY:
MINGGU
17 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BISNIS

Kamis, 24 Oktober 2019 11:16
Paket Kiriman Pos Berisi Sex Toy dan Liquid Vape Dibakar
BARANG ILEGAL: Deretan sex toy dan liquid vape yang dimusnahkan oleh Kantor Bea Cukai, kemarin. Kebanyakan coba diselundupkan melalui jalur ekspedisi laut. | FOTO: MAULANA/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Kantor Bea Cukai Banjarmasin dan Kanwil Bea dan Cukai Kalsel memusnahkan barang kena cukai ilegal, kemarin (23/10). Barang yang dimusnahkan sebanyak 7.196.340 batang rokok ilegal dan 28.146 mililiter liquid vape.

Tak hanya itu, turut dihancurkan 47 paket kiriman pos berisi sex toy, komik porno, dan obat kuat. Jika dirupiahkan, total nilai barang yang dimusnahkan mencapai Rp6,3 miliar.

Rinciannya, Rp6,2 miliar untuk rokok, Rp65 juta untuk liquid vape, dan Rp16,4 juta untuk kiriman paket pos berisi sex toy dan lain-lain.

Pemusnahan dilaksanakan secara simbolis dengan pembakaran rokok ilegal. Sedangkan untuk barangan kiriman pos dimusnahkan secara terpisah.

Kepala Kantor Pengawasan Layanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean B Banjarmasin, Firman Sane Hanafiah mengungkapkan, barang yang dimusnahkan merupakan hasil pengungkapan kasus sejak September 2018 sampai Januari 2019.

“Kalau ditaksir, negara mengalami kerugian mencapai Rp2,8 miliar” ujar Firman.

Penyelundupan barang kena cukai ilegal tersebut rata-rata melalui ekspedisi jalur laut. Modusnya dengan sengaja mencantumkan atau menyamarkan nama, alamat penerima barang, dan jenis barang guna mengelabui petugas.

"Tak hanya kiriman laut, pelaku juga banyak melancarkan aksi penyelundupan melalui paket kiriman udara. Dari sejumlah kasus, ada satu pelaku yang kami amankan," tambahnya.

Pelaku tersebut dikenai sanksi pidana sesuai Pasal 54 Undang-Undang No 11 Tahun 1995 Jo UU No 39 tahun 2007 tentang Cukai.

"Diancam penjara paling ringan satu tahun dan paling lama lima tahun. Atau denda paling sedikit dua kali nilai cukai dan paling banyak 10 kali nilai cukai yang seharusnya dibayarkan," tutupnya. (lan/fud/ema)


BACA JUGA

Rabu, 13 November 2019 12:24

Pecah Kongsi Sriwijaya Garuda Berdampak ke Daerah

BANJARBARU - Sempat mengalami pasang surut, hubungan kerja sama antara…

Rabu, 13 November 2019 11:53

Rombongan Roadshow Kalimantan Epson Mampir di Gedung Biru

BANJARBARU - Dalam momentum perayaan hari ulang tahunnya ke-19. Epson…

Rabu, 13 November 2019 11:40

Gedung Baru Duta Mall Tanpa IMB, DPRD: Pemko Harusnya Tegas

BANJARMASIN - Gedung baru yang sedang dibangun Duta Mall kembali…

Minggu, 10 November 2019 09:49

Tak Berizin, Kok Masih Setor?

BANJARMASIN - Masih ada pengusaha periklanan yang menyetorkan pajak reklame…

Minggu, 10 November 2019 09:27

Cegah Barang Ilegal Masuk

BANJARMASIN - Kontainer yang parkir di Pelabuhan Trisakti diperiksa personel…

Sabtu, 09 November 2019 05:51

Lalu Lalang di Sungai Barito, Ternyata NOL RUPIAH dari Tongkang Batu Bara

BANJARMASIN - Sungai Barito kerap menjadi rute lalu lalang dan…

Jumat, 08 November 2019 19:30
Media Gathering Pertamina Borneo 2019

Begini Ternyata Cara Pertamina Membuat Formulasi Pelumas Terbaik

GRESIK - Kunjungan awak media ke pabrik pelumas PT Pertamina…

Jumat, 08 November 2019 16:42
Media Gathering Pertamina Kalimantan 2019

Mengintip Teknologi Dibalik Pelumas Pertamina, Production Unit Gresik (PUG)

GRESIK - Sejak tahun 1957, Pertamina sudah memproduksi pelumas dalam…

Rabu, 06 November 2019 11:30
CPNS

CPNS, Kemenkumham Kalsel Cari 89 Sipir

BANJARMASIN - Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalsel amencari…

Selasa, 05 November 2019 13:24

UMP Naik, Buruh Tetap Menolak

BANJARMASIN - Upah Minimum Provinsi (UMP) Kalsel tahun 2020 sudah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*