MANAGED BY:
JUMAT
15 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Kamis, 24 Oktober 2019 11:59
Fakultas Dipangkas, Dekan Terancam

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Mantan Menristekdikti, Mohamad Nasir berencana memangkas fakultas. Bahkan, dia sudah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 4/M/SE/X/2019, yang diteken pada 16 Oktober 2019 lalu.

Rencana ini dilakukannya bertujuan untuk melakukan penataan dan penguatan struktur organisasi secara proporsional dengan mempertimbangkan kebutuhan dan pengembangan perguruan tinggi. Otomatis, ketika fakultas digabung maka berdampak pada jabatan dekan yang akan berkurang. 

Dekan Fakultas Hukum ULM, Prof Halim Barkatullah mengatakan, penggabungan atau pemangkasan fakultas memerlukan pengkajian yang mendalam. Terlebih, harus pula disesuakan dengan dasar hukum PP dan PTN lainnya yang melibatkan Menpan RB. “Tak semudah membalik telapak tangan,” sebut Halim.

Di sisi lain, Mendikbud sendiri mengalami perubahan dari Nasir ke Nadiem. Kebijakan pun tak tentu sama oleh menteri yang baru. “Jika perampingan untuk menjadikan lebih bagus tak masalah. Jika dengan hanya alasan perampingan bukan pengembangan rumpun ilmu, itu yang kurang tepat,” ujarnya.

Sementara, Rektor ULM, Prof Sutarto Hadi menyerahkan sepenuhnya kebijakan ini kepada menteri yang baru. Menurutnya, yang lebih penting dibandingakan wacana ini adalah, bagaimana perguruan tinggi dapat berperan lebih besar di era revolusi industri 4.0 sekarang.

Nah, untuk itu perlunya universitas membuka program studi baru yang berkaitan langsung dengan era revolusi industri 4.0. Sutarto menyebut seperti harus memperhatikan Big Data, Artificial intelligence (AI), Internet of Things, Digital Economy.

Di ULM sendiri ada sebanyak 11 dekan. Sutarto tak memberikan jawaban fakultas mana yang bisa disederhanakan atau digabung. Jika melihat apa yang diinginkan Nasir, ada beberapa fakultas yang berpotensi demikian. Contohnya fakultas kedokteran dan fakultas kedokteran gigi.

Di sisi lain Dekan Fakultas Kedokteran ULM, Prof Zairin Noor tak mau berkomentar banyak soal ini. Yang penting sebutnya bagaimana penerapan yang ideal untuk negeri ini dan fashion Internasional. “Tunggu menteri baru yang akan mebijaksanai,” ujarnya. (mof/ran/ema)


BACA JUGA

Kamis, 14 November 2019 12:20

Jalan Belum Siap, Bandara Baru Gagal Dibuka

BANJARBARU - Harapan masyarakat untuk bisa menikmati terminal baru Bandara…

Kamis, 14 November 2019 12:14

Aditya-Iwan Telat Serahkan Berkas

BANJARMASIN - Batas pengembalian berkas pendaftaran bakal calon gubernur dan…

Kamis, 14 November 2019 12:09

CPNS 2019: Penjaga Tahanan Kebanjiran Pelamar, Tenaga Teknis Paling Diminati

BANJARBARU - Hari ke-3 pendaftaran CPNS, Rabu (13/11) sudah banyak…

Kamis, 14 November 2019 11:53

Kelola Hutan, Dishut Ingin Berguru ke Finlandia Lagi

BANJARBARU - Dalam waktu dekat, jajaran Dinas Kehutanan Kalsel akan…

Kamis, 14 November 2019 11:49

Kader PKS di Banua Pindah ke Gelora, Partai Baru Bentukan Fahri Hamzah dan Anis Matta

BANJARMASIN - Kaderkader PKS di Kotabaru pindah haluan ke Partai…

Kamis, 14 November 2019 11:43

Lagi Acara di Jakarta, Kepala Bakeuda Kalsel Meninggal Dunia

BANJARMASIN - Kabar duka menyelimuti jajaran Pemerintahan Provinsi (Kalsel). Kepala…

Kamis, 14 November 2019 11:37

Akhirnya, Nenek Sabariah Dibantu

BANJARMASIN - Komisi IV DPRD Banjarmasin menyambangi Sabariah, kemarin (13/11).…

Kamis, 14 November 2019 11:28

Empat Nama Mendaftar di PKB

BANJARMASIN - Partai Kebangkitan Bangsa tak mau ketinggalan menghadapi Pilwali…

Kamis, 14 November 2019 11:16

Pasca Aksi Bom Bunuh Diri di Medan, Mapolres Banjarmasin Dijaga Ketat

BANJARMASIN - Seusai aksi bom bunuh diri di markas Polrestabes…

Kamis, 14 November 2019 11:11

Polres HST Perketat Pengamanan

BARABAI – Setelah adanya dugaan aksi bom bunuh diri yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*