MANAGED BY:
RABU
29 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

RAGAM INFO

Senin, 28 Oktober 2019 11:45
PT Arutmin Indonesia
Kemendikbud Apresiasi Arutmin Tambang Kintap

Tingkatkan Kompetisi Guru Sekolah Inklusif se-Kecamatan Kintap

ANTUSIAS: Guru sekolah se-Kecamatan Kintap dari berbagai jenjang antusias mengikuti Bimtek Peningkatan Guru Sekolah Penyelenggara Pendidikan Inklusif.

PROKAL.CO, BANJARBARU – PT Arutmin Indonesia Tambang Kintap, Selasa (22/10) kemarin menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) peningkatan guru sekolah penyelenggara pendidikan inklusif di Aula SLBC Provinsi Kalsel. Kegiatan ini bekerjasama dengan Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Taman Kanak-kanak dan Pendidikan Luar Biasa (PPPPTK TK dan PLB), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Manajer PT Arutmin Indonesia Tambang Kintap Cipto Prayitno mengungkapkan, saat ini akses pendidikan untuk Anak-anak Berkebutuhan Khusus (ABK) sangat minim. Karena itu, Arutmin Tambang Kintap berinisiatif agar anak-anak ABK terutama di Kintap bisa mendapatkan akses pendidikan yang lebih baik.

“Dari catatan kami yang diperoleh dari kantor kecamatan, ABK di Kecamatan Kintap sekitar 80 orang. Karena itu, kami menyelenggarakan kegiatan ini dengan mengundang guru-guru sekolah mulai dari jenjang TK, SD, SMP, SMA dan MA, terutama yang ada di sekitar lingkar tambang, untuk mengikuti Bimtek ini yang berlangsung selama 4 hari,” ujarnya saat pembukaan Bimtek kemarin.

Sebelum adanya Bimtek untuk guru sekolah ini ungkap Cipto, pihaknya juga melaksanakan seminar untuk kepala sekolah dan juga pengawas. Sehingga, pihak sekolah bisa lebih peduli lagi dengan kehadiran ABK yang ingin sekolah di Kintap.

“Rencananya kegiatan ini akan terus kita lakukan. Sehingga cakupannya bisa lebih luas lagi,” pungkasnya.

Sementara itu Kepala Bidang Informasi dan Program, Agus Mulyadi yang mewakili Kepala Pusat P4TK TK dan SLB mengatakan, kegiatan yang diinisiasi PT Arutmin Indonesia Tambang Kintap ini merupakan implementasi visi Kemendikbud yakni membentuk insan dan ekosistem pendidikan dan kebudayaan yang berkarakter dan dilandasi semangat gotong royong.

Artinya, peningkatan kompetensi ini merupakan tanggung jawab semua. Baik itu pemerintah, perguruan tinggi, asosiasi, termasuk dunia usaha. “Kami tentu merespon sangat gembira dan mengapresiasi apa yang dilakukan Arutmin. Semoga bisa menjadi inspirasi dan contoh semua pelaku dunia usaha maupun industri,” ujarnya.

Turut hadir juga dalam Bimtek kemarin Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tanah Laut Abdillah. Diungkapkannya, program peningkatan guru sekolah penyelenggara pendidikan inklusif ini patut diacungi jempol. Menurutnya, pelatihan ini menjadi cikal bakal membagi ilmu untuk mengembangkan dunia pendidikan.

“Program ini sangat luar biasa. Harapan kami, kegiatan ini cakupannya bisa lebih luas lagi untuk Kabupaten Tanah Laut,” ujarnya. (mat/ema)


BACA JUGA

Kamis, 24 September 2015 23:03

Ada Presiden, Pengamanan Ketat, Antre Panjang, Ratusan Jemaah Tak Bisa Salat

<p><strong>LANTARAN</strong> dihadiri oleh orang nomor satu di Indonesia pengamanan…

Siapkan Mahasiswa Magang Tiga Semester, ULM Dukung Program Menteri Nadiem Makarim

Wabup Husairi Abdi: Temari Kasih Pak Yahya Selamat Datang Pak Dwi

5 Siswa SMK Pertanian Banjarbaru Magang di BPP Tapin Selatan

2 Siswa ATP SMK Pertanian Magang di PT. Candi Artha Tanah Laut

7 Siswa Agribisnis SMK Pertanian Banjarbaru Magang di Kelompok Tani Guntung Payung

SMK Gelar Pelatihan Optimalisasi Alsintan Berlanjut ke Kertak Hanyar

SMK Pertanian Banjarbaru Gelar Pelatihan Optimalisasi Alsintan di Bati-bati

Geliat Pasar Subuh Amuntai, Jago Nawar Bisa Bawa Pulang Berbagai Anyaman

Ingin Punya Anak Tapi Tak Ada Biaya, Pakar Bayi Tabung ini Beri Solusi Paling Mudah

IDI Kalsel: Corona Sudah Diidentifikasi Sejak 1960
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers