MANAGED BY:
KAMIS
21 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

RAGAM INFO

Minggu, 03 November 2019 12:03
Bertekad Hapus Stigma Negatif

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Tak bisa dipungkiri, masih saja ada orang yang beranggapan miring terhadap organisasi masyarakat (ormas) atau lembaga swadaya masyarakat (LSM). Bahwa keduanya cuma tempat mencari uang lewat proposal atau sekumpulan preman berseragam.

Karena itu, Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Baru (Pekat IB) bertekad untuk menghilangkan stigma negatif tersebut. Saat ini, Ketua DPW Pekat IB Kalsel dijabat oleh Hermansyah. Yang lebih dikenal sebagai Wakil Wali Kota Banjarmasin.

Kemarin (2/11), DPD Pekat IB Banjarmasin dilantik di Balai Kota. Hermansyah menuntut ormas ini punya kontribusi nyata atas pembangunan daerah. Sehingga keberadaannya bisa dirasakan masyarakat.

"Apalagi anggapan bahwa ormas dan LSM itu senang menggunakan tindak kekerasan," ungkap mantan Anggota DPRD Kalsel tersebut.

"Agar bisa mengubah stigma itu, Pekat IB akan bergerak dalam banyak kegiatan sosial. Contoh, seperti membuka layanan bantuan hukum," tambahnya.

Menurutnya, layanan ini sangat diperlukan untuk meringankan beban rakyat yang terjerat kasus hukum. Misal, warga yang menghadapi sengketa lahan, tapi tak punya cukup banyak uang untuk menyewa pengacara.

Program lainnya, membangun ekonomoi kerakyatan. Agar kesejahteraan masyarakat meningkat. Bahkan, Hermansyah sudah menugaskan Pekat IB di daerah-daerah untuk memaksimalkan program seperti koperasi.

Di Banjarmasin, contohnya sudah ada. UMKM lokal disatukan dalam sebuah area pertokoan di Jalan Gunung Sari.

"Agar manusia yang kurang produktif menjadi produktif. Yang sudah produktif menjadi lebih produktif. Sehingga bisa meningkatkan nilai perekonomian mereka," tukasnya.

Sementara itu, Ketua DPD Pekat IB Banjarmasin yang baru dilantik, Suriansyah menerangkan keberadaan koperasi dan LBH ini memang bergerak untuk membantu masyarakat.

"Kami siap membantu. Dari kasus yang belum terselesaikan, hingga yang baru akan memulai. Agar warga bisa benar-benar merasakan keberadaan ormas," kata Suriansyah.

Dia juga berharap, perlahan masyarakat tak lagi berpikiran bahwa ormas dan LSM hanya sarang preman berpakaian seragam. (hid/fud/ema)


BACA JUGA

Kamis, 24 September 2015 23:03

Ada Presiden, Pengamanan Ketat, Antre Panjang, Ratusan Jemaah Tak Bisa Salat

<p><strong>LANTARAN</strong> dihadiri oleh orang nomor satu di Indonesia pengamanan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*