MANAGED BY:
SENIN
20 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Rabu, 06 November 2019 10:17
Ada yang Cemburu, Pria HSU Harus Dirawat di Rumah Sakit
DIRINGKUS: Pelaku pengeroyokan (duduk) terhadap Rahmad Hidayat diamankan di Desa Mundar Kecamatan Labuan Amas Kabupaten HST. | Foto: Reskrim Polres HSU untuk Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, AMUNTAI – Karena urusan asmara, Rahmad Hidayat (40), warga Jalan Candi Agung Kelurahan Paliwara Kabupaten Hulu Sungai Utara, dianiaya tiga pria, Sabtu (2/11) sekitar pukul 23.00 Wita. Ia kini harus dirawat di RSUD Pambalah Batung Amuntai.

Aksi pengeroyokan terjadi saat korban nongkrong di Terminal Pasir Mas Kelurahan Antasari. Saat santai ia didatangi para pelaku dan langsung memukul secara membabi buta. Akibatnya, wajah dan tubuh Rahmad benjol dan lebam. Ia juga mengalami luka sobek dan berdarah.

Tak terima atas perlakuan tersebut, keluarga korban bernama Rusdina (31) lapor ke Polres HSU, Senin (4/11) pagi. Terkait laporan ini, Unit Jatanras Polres Hulu Sungai Utara (HSU) langsung mencari para pelaku pengeroyokan.

Kapolres HSU, AKBP Ahmad Arif Sopiyan SIK melalui Kasatreskrim, Iptu Kamaruddin membenarkan terjadinya pengeroyokan yang berbuntut pada pelaporan dari pihak keluarga. Tiga pelaku diketahui terlibat dalam aksi pengeroyokan tersebut.

Mereka adalah Hipni (40) dan Rahmat Hidayat bin Hipni (20), ayah dan anak, warga Desa Karias Kecamatan Amuntai Tengah. Dan satu pelaku lagi, Ahmad Riansyah (23), warga Desa Patarikan Kecamatan Banjang.

"Atas pemukulan tersebut  korban mengalami benjol di bagian muka, benjol di bagian depan dan belakang kepala, muntah darah, lebam-lebam di bagian tubuhnya sehingga harus mendapatkan perawatan (opname) di rumah sakit," kata Kamaruddin.

Senin (4/11) aparat bergerak. Ahmad Riansyah dan Rahmt bin Hipni diringkus di Desa Palampitan Kecamatan Amuntai Tengah. Sedangkan Hipni sempat mencoba kabur. Namun, dibantu anggota Jatanra Polres HST, ia dibekuk di Desa Mundar Kecamatan Labuan Amas, Selasa (5/11) sekitar pukul 02.30 Wita.

"Para pelaku mengaku pengeroyokan itu karena Hipni cemburu dengan korban yang berpacaran dengan istrinya. Meski secara resmi belum bercerai, walau sudah pisah," terang Kamaruddin. (mar/ema)


BACA JUGA

Senin, 20 Januari 2020 08:46

Sempat Kejar-kejaran Dengan Terduga Pelaku Penyetruman

RANTAU - Penangkapan ikan menggunakan alat setrum marak terjadi di…

Senin, 20 Januari 2020 08:14

Sudah 30 Kepala Badut Diamankan, Tapi Masih Ada yang Nekat Beroperasi di A Yani

BANJARBARU - Meski sudah sering ditindak oleh Satpol PP Banjarbaru,…

Senin, 20 Januari 2020 08:11

Balap Liar di Kawasan Murjani, 81 Remaja dan 59 Ranmor Diamankan

BANJARBARU - Setelah mengamankan 165 pelajar yang diduga terlibat melakukan…

Senin, 20 Januari 2020 07:35

Gemparkan Sungai Andai, Anto Tergeletak Tanpa Busana di Kamar Mandi

BANJARMASIN - Warga Jalan Mutiara Raya RT 26 Sungai Andai…

Senin, 20 Januari 2020 07:25

Disergap di Tepi Jalan, Warga Tapin Utara ini Tertunduk Malu

RANTAU - Hanya bisa tertunduk malu. Begitulah Muchsyar Gandhi di…

Senin, 20 Januari 2020 07:24

Bawa Kabur Mobil, Ditangkap di Kaltim

AMUNTAI - Akibat ingin mendapat uang secara instan, segala cara…

Minggu, 19 Januari 2020 00:44

Dugaan Tindakan Asusila, KPU Kalsel Bakal Panggil Gusti Makmur

BANJARMASIN - Kabar dugaan tindakan asusila yang dilakukan oleh Ketua…

Minggu, 19 Januari 2020 00:38

Perkantoran Gubernur Dikepung, Ratusan Pembalap Liar Ditilang

BANJARBARU - Deru suara knalpot motor terdengar saling bersahutan di…

Minggu, 19 Januari 2020 00:32

Piton Tertangkap, Plafon Hancur

BANJARMASIN - Warga Teluk Dalam geger. Ular piton sepanjang 3,2…

Minggu, 19 Januari 2020 00:24

Motor Curian, Digadaikan

BANJARMASIN - M Firdaus (27) dan Ahmad Fauzi (40) harus…

DURIAN OH DURIAN... Macet Total, Jalan Kaki 2 Km, Luka dan Pingsan karena Rebutan Durian

Dugaan Tindakan Asusila, KPU Kalsel Bakal Panggil Gusti Makmur

Siswa MTsN 11 Tabalong Kunjungi Radar Banjarmasin: Lihat Proses Pembuatan Koran

Bukit Batu di Riam Kanan ini, Diproyeksi Jadi Tempat Wisata

Perkantoran Gubernur Dikepung, Ratusan Pembalap Liar Ditilang

Tanpa Antre di Ruangan Khusus, Penyandang Disabilitas Bisa dapat SIM

Karlina: Jangan Ragu Pakai Dana Kelurahan

Piton Tertangkap, Plafon Hancur

Pagu Siring Teluk Kelayan Rp10,4 Miliar, Deadline Pembongkaran: April

Ibnu Sina Kecewa dengan Pemprov, Gara-gara PDAM Cuma Bisa Jadi Perseroda
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers