MANAGED BY:
RABU
13 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Jumat, 08 November 2019 10:50
Saksi Tak Hadir, Sidang Dugaan Pencabulan Santriwati Ditunda
DITUNDA: Terdakwa kasus dugaan pencabulan terhadap 9 santriwati, Ahmad Junaidi Mukti, ketika menghadiri sidang di Pengadilan Negeri Barabai, pekan lalu. | Foto: Wahyu Ramadhan/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, BARABAI - Untuk kesekian kalinya, sidang kasus dugaan pencabulan terhadap 9 santriwati salah satu pondok pesantren di Kecamatan Limpasu, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), dengan terdakwa oknum pengasuh ponpes, Ahmad Junaidi Mukti (61), kembali tertunda.

Kali ini, penundaan sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Barabai itu terjadi karena saksi a de charge atau saksi meringankan yang seharusnya didatangkan pihak kuasa hukum terdakwa, berhalangan hadir. Rencananya sidang kemarin beragendakan mendengarkan tiga orang keterangan saksi.

Ada pun saksi yang seharusnya didatangkan, yakni S beserta sang ayah dan seorang lagi berinisial M. Di antara ketiga saksi itu, S, merupakan teman dari dua orang korban, TA dan KR yang sebelumnya melaporkan Ahmad Junaidi Mukti kepada pihak kepolisian, atas dugaan tindakan pencabulan.

“Sebenarnya, sidang bisa saja dilanjutkan. Tetapi karena saksi berhalangan hadir dan memandang hak terdakwa, maka hakim ketua memutuskan untuk menunda persidangan,” ucap Nazmaniah Imberan, kuasa hukum terdakwa.

Sidang sendiri berlangsung tertutup. Pada Kamis (31/10) pekan lalu, dari pantauan Radar Banjarmasin tiga saksi a de charge juga didatangkan oleh kuasa hukum terdakwa. Ketiganya hadir memberikan keterangan. Satu di antaranya, pengawas sekaligus pengajar di pondok pesantren, disusul dengan dua orang sopir yang kerap mengantarkan terdakwa setiap kali mengisi pengajian.

Pekan depan, kuasa hukum terdakwa akan kembali menghadirkan tiga saksi lagi. Apabila ketiga saksi kembali berhalangan hadir, maka persidangan akan tetap dilanjutkan. Agendanya yakni pemeriksaan terhadap terdakwa. (war/ema)


BACA JUGA

Rabu, 13 November 2019 11:34

7 Pedagang Miras Digebrak, 748 Botol Bir Disita

BANJARMASIN - Satpol PP Banjarmasin merazia sembilan tempat yang menjual…

Rabu, 13 November 2019 11:24

Saat Hujan Deras, 17 Rumah Terbakar, 1 Tewas

BANJARMASIN - Saat hujan deras mengguyur Banjarmasin, si jago merah…

Rabu, 13 November 2019 10:58

Kasus Tenggelamnya Bocah di Tirta Kencana Pelaihari, Aparat Usut Dugaan Kelalaian

PELAIHARI – Aparat masih belum menentukan tersangka, atas insiden tewasnya…

Rabu, 13 November 2019 10:54

Jelang Magrib, Puting Beliung Terjang Cerbon

MARABAHAN - Bahaya angin puting beliung masih menghantui Kabupaten Batola.…

Selasa, 12 November 2019 11:31

Operasi Zebra Sudah Ditutup, Tapi Razia Bisa Kapan Saja, Banyak Pengendara yang panik

BANJARMASIN - Baru sepekan Operasi Zebra Intan 2019 ditutup, Satlantas…

Selasa, 12 November 2019 10:59

Motor Satpam Nyaris Raib, Pelaku Warga Pasuruan

BANJARMASIN - Yunus (25), warga Desa Kronto Rt 02 Rw…

Senin, 11 November 2019 11:15

Sudah 6 Bulan, Kasus Pencurian Sepeda Motor Belitung Darat Terungkap

BANJARMASIN - Enam bulan berlalu, kasus pencurian sepeda motor Jalan Belitung…

Senin, 11 November 2019 11:10

Di Tepi Siring, Mayat Mengapung

BANJARMASIN - Kemarin (10/11) sekitar jam 6 pagi, sesosok tubuh…

Senin, 11 November 2019 11:03

Buruh Angkut Tanah Tersengat Listrik Saat Bekerja

AMUNTAI - Dua buruh pengangkut tanah di Desa Pimping, Kecamatan…

Senin, 11 November 2019 10:57

Sejumlah Titik Rawan Laka Diidentifikasi Polres Batola

MARABAHAN - Setelah berhasil memetakan daerah blackspot (daerah rawan laka)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*