MANAGED BY:
RABU
13 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Jumat, 08 November 2019 11:20
Jual Motor Curian di Medsos, Pembegal di Dekat Sekolah Ukhuwah Terciduk
BUAT JERA: Para pelaku mengangkat barang curian yang sudah dipreteli oleh kawanan pelaku. | Foto: Maulana/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Kasus pembegalan dekat Sekolah Ukhuwah di Jalan Lingkar Dalam Rt 20 Banjarmasin Selatan sempat heboh di media sosial, Selasa pekan lalu. Komplotan pelakunya ternyata juga terungkap. 

Tujuh pelaku dihadirkan dalam rilis perkara kejahatannya, kemarin (7/11). Bahkan usai rilis, mereka diperintah mengangkat barang bukti motor hasil pembegalan menuju ke mobil patroli yang diparkir di luar pagar.

Pelakunya adalah Amrullah alias Aam 21 tahun warga Kelayan A Gang Rahmi, AB 17 tahun warga Simpang Limau, Fathurahman alias Atuy 21 tahun warga Kelayan A Kompleks Ar Raudah. Ketiganya adalah pelaku utama pembegalan. Empat nama lain yakni TD 17, Bagas (21), PT (17), dan AL (17) berperan mempreteli dan memasarkan motor tersebut.

Terungkapnya komplotan begal ini diawali dengan ditangkapnya Bagas. Ketahuan memasarkan kendaraan milik korban Aulia Saputra melalui Facebook. Polisi lalu memancing Bagas untuk bertransaksi.

Singkat cerita setelah janjian ketemu di kawasan jalan Tembus Mantuil, polisi langsung membekuk Bagas. Dari Bagas, terbongkar pelaku TD, PT, dan AL. Berlanjut ke AB dan Atuy serta Amrullah yang menjadi otak kejahatan tersebut.

Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin, AKP Ade Papa Rihi mengatakan dari tujuh pelaku, dua merupakan residivis yakni Amrullah dan AB. Mereka selalu tandem dalam setiap beraksi pencurian. "Ini yang ketiga kejahatan mereka lakukan dari 2017. Kejahatan mereka semakin menjadi-jadi. Dulu hanya mencuri motor saja, sekarang nekat melukai korbannya," sebut Ade Papa Rihi.

Modus pelaku mencari sasaran lokasi yang sepi. Kemudian menunggu pengendara yang melintas. Setelah menghentikan laju kendaraan, salah satu dari pelaku menudingkan korban dicari-cari mereka karena telah melakukan penganiayaan kepada adik salah satu pelaku. "Tapi itu hanya modus mereka,” sebut Ade.

Setelah korban tak merasa bersalah dan menyangkal itu, AB turun dari motor dan langsung menyerang melukai wajah, lengan, dan beberapa luka lainnya. Sebenarnya saat itu ada dua teman korban. Tapi, berhubung pelaku bersajam, dua kawannya lari. Korban juga menyelamatkan diri.

“Di situlah kawanan pelaku langsung merampas motor korban," cerita Ade Papa Rihi, tentang kronologis dan modus pelaku.

Di sela rilis, Aam mengakui sebagai otak kejahatan bersama AB. Kendati sudah merencanakan aksi kejahatan dan menyiapkan senjata tajam, AB dan Aam berdalih tak ingin melukai. "Dulu kami pernah masuk penjara sama-sama kasusnya mencuri motor. Tapi untuk kasus ini AB yang melakukan penganiayaan," sebut Aam singkat.

Bagas mengaku terkena getahnya. Dia memang mengetahui jika motor itu tanpa surat-surat untuk ditawarkan. TD dan AB menyebut jika motor itu bukan motor curian. Dijanjikan dapat keuntungan atas arahan TD, Bagas mengunggah motor untuk ditawarkan di Facebook.

"Tak berapa lama, saya ditelepon seseorang mau bertransaksi motor. Ternyata itu polisi. Habis saya tertangkap, bergiliran TD hingga Aam dan AB," ucapnya.

Bagas tak menyebutkan harga saat mengunggah. Hanya dengan kode 123. Dengan maksud siapa cepat dan cocok harga saat bernegosiasi langsung dilepas barangnya. "Sengaja tidak sebut harga. Jika ada yang berani langsung saya lepas barangnya. Rencana jika berani Rp2 juta langsung dijual," sebutnya.
Dalam kasus ini tiga pelaku utama dikenakan pasal 365 KUHP, dan empat pelaku lain dijerat pasal 480 KUHP.(lan/dye/ema)


BACA JUGA

Rabu, 13 November 2019 11:34

7 Pedagang Miras Digebrak, 748 Botol Bir Disita

BANJARMASIN - Satpol PP Banjarmasin merazia sembilan tempat yang menjual…

Rabu, 13 November 2019 11:24

Saat Hujan Deras, 17 Rumah Terbakar, 1 Tewas

BANJARMASIN - Saat hujan deras mengguyur Banjarmasin, si jago merah…

Rabu, 13 November 2019 10:58

Kasus Tenggelamnya Bocah di Tirta Kencana Pelaihari, Aparat Usut Dugaan Kelalaian

PELAIHARI – Aparat masih belum menentukan tersangka, atas insiden tewasnya…

Rabu, 13 November 2019 10:54

Jelang Magrib, Puting Beliung Terjang Cerbon

MARABAHAN - Bahaya angin puting beliung masih menghantui Kabupaten Batola.…

Selasa, 12 November 2019 11:31

Operasi Zebra Sudah Ditutup, Tapi Razia Bisa Kapan Saja, Banyak Pengendara yang panik

BANJARMASIN - Baru sepekan Operasi Zebra Intan 2019 ditutup, Satlantas…

Selasa, 12 November 2019 10:59

Motor Satpam Nyaris Raib, Pelaku Warga Pasuruan

BANJARMASIN - Yunus (25), warga Desa Kronto Rt 02 Rw…

Senin, 11 November 2019 11:15

Sudah 6 Bulan, Kasus Pencurian Sepeda Motor Belitung Darat Terungkap

BANJARMASIN - Enam bulan berlalu, kasus pencurian sepeda motor Jalan Belitung…

Senin, 11 November 2019 11:10

Di Tepi Siring, Mayat Mengapung

BANJARMASIN - Kemarin (10/11) sekitar jam 6 pagi, sesosok tubuh…

Senin, 11 November 2019 11:03

Buruh Angkut Tanah Tersengat Listrik Saat Bekerja

AMUNTAI - Dua buruh pengangkut tanah di Desa Pimping, Kecamatan…

Senin, 11 November 2019 10:57

Sejumlah Titik Rawan Laka Diidentifikasi Polres Batola

MARABAHAN - Setelah berhasil memetakan daerah blackspot (daerah rawan laka)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*