MANAGED BY:
RABU
26 FEBRUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Jumat, 08 November 2019 11:20
Jual Motor Curian di Medsos, Pembegal di Dekat Sekolah Ukhuwah Terciduk
BUAT JERA: Para pelaku mengangkat barang curian yang sudah dipreteli oleh kawanan pelaku. | Foto: Maulana/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Kasus pembegalan dekat Sekolah Ukhuwah di Jalan Lingkar Dalam Rt 20 Banjarmasin Selatan sempat heboh di media sosial, Selasa pekan lalu. Komplotan pelakunya ternyata juga terungkap. 

Tujuh pelaku dihadirkan dalam rilis perkara kejahatannya, kemarin (7/11). Bahkan usai rilis, mereka diperintah mengangkat barang bukti motor hasil pembegalan menuju ke mobil patroli yang diparkir di luar pagar.

Pelakunya adalah Amrullah alias Aam 21 tahun warga Kelayan A Gang Rahmi, AB 17 tahun warga Simpang Limau, Fathurahman alias Atuy 21 tahun warga Kelayan A Kompleks Ar Raudah. Ketiganya adalah pelaku utama pembegalan. Empat nama lain yakni TD 17, Bagas (21), PT (17), dan AL (17) berperan mempreteli dan memasarkan motor tersebut.

Terungkapnya komplotan begal ini diawali dengan ditangkapnya Bagas. Ketahuan memasarkan kendaraan milik korban Aulia Saputra melalui Facebook. Polisi lalu memancing Bagas untuk bertransaksi.

Singkat cerita setelah janjian ketemu di kawasan jalan Tembus Mantuil, polisi langsung membekuk Bagas. Dari Bagas, terbongkar pelaku TD, PT, dan AL. Berlanjut ke AB dan Atuy serta Amrullah yang menjadi otak kejahatan tersebut.

Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin, AKP Ade Papa Rihi mengatakan dari tujuh pelaku, dua merupakan residivis yakni Amrullah dan AB. Mereka selalu tandem dalam setiap beraksi pencurian. "Ini yang ketiga kejahatan mereka lakukan dari 2017. Kejahatan mereka semakin menjadi-jadi. Dulu hanya mencuri motor saja, sekarang nekat melukai korbannya," sebut Ade Papa Rihi.

Modus pelaku mencari sasaran lokasi yang sepi. Kemudian menunggu pengendara yang melintas. Setelah menghentikan laju kendaraan, salah satu dari pelaku menudingkan korban dicari-cari mereka karena telah melakukan penganiayaan kepada adik salah satu pelaku. "Tapi itu hanya modus mereka,” sebut Ade.

Setelah korban tak merasa bersalah dan menyangkal itu, AB turun dari motor dan langsung menyerang melukai wajah, lengan, dan beberapa luka lainnya. Sebenarnya saat itu ada dua teman korban. Tapi, berhubung pelaku bersajam, dua kawannya lari. Korban juga menyelamatkan diri.

“Di situlah kawanan pelaku langsung merampas motor korban," cerita Ade Papa Rihi, tentang kronologis dan modus pelaku.

Di sela rilis, Aam mengakui sebagai otak kejahatan bersama AB. Kendati sudah merencanakan aksi kejahatan dan menyiapkan senjata tajam, AB dan Aam berdalih tak ingin melukai. "Dulu kami pernah masuk penjara sama-sama kasusnya mencuri motor. Tapi untuk kasus ini AB yang melakukan penganiayaan," sebut Aam singkat.

Bagas mengaku terkena getahnya. Dia memang mengetahui jika motor itu tanpa surat-surat untuk ditawarkan. TD dan AB menyebut jika motor itu bukan motor curian. Dijanjikan dapat keuntungan atas arahan TD, Bagas mengunggah motor untuk ditawarkan di Facebook.

"Tak berapa lama, saya ditelepon seseorang mau bertransaksi motor. Ternyata itu polisi. Habis saya tertangkap, bergiliran TD hingga Aam dan AB," ucapnya.

Bagas tak menyebutkan harga saat mengunggah. Hanya dengan kode 123. Dengan maksud siapa cepat dan cocok harga saat bernegosiasi langsung dilepas barangnya. "Sengaja tidak sebut harga. Jika ada yang berani langsung saya lepas barangnya. Rencana jika berani Rp2 juta langsung dijual," sebutnya.
Dalam kasus ini tiga pelaku utama dikenakan pasal 365 KUHP, dan empat pelaku lain dijerat pasal 480 KUHP.(lan/dye/ema)


BACA JUGA

Jumat, 31 Januari 2020 11:41

Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Asusila, Mantan Ketua KPU Banjarmasin Digelandang Aparat

BANJARBARU - Gusti Makmur memenuhi panggilan penyidik Polres Banjarbaru, kemarin…

Jumat, 31 Januari 2020 11:27

Sengketa Warga Antar Baru vs PT Barito Putera Plantation: Warga Serahkan Bukti Kepemilikan

MARABAHAN - Lama tidak terdengar, mediasi sengketa lahan sawit antara…

Jumat, 31 Januari 2020 11:11

Timbun Solar, Samsul dan Syamsuddin Digrebek

BANJARMASIN - Kepolisian Polsek Banjarmasin Utara menggerebek dua rumah di…

Jumat, 31 Januari 2020 11:03

Mabuk Bawa Sajam, Buronan Apes

BANJARMASIN – Jadi buronan selama dua pekan, Taufik Rahman alias…

Jumat, 31 Januari 2020 10:36

Sabirin Terjebak Polisi Menyamar

AMUNTAI - Nasib sial dialami Sabirin (28), warga Desa Harus…

Jumat, 31 Januari 2020 10:34

Korban Berteriak, Anto pun Panik, Dengan Mudah Ia Dikepung Warga

MARABAHAN - Sial masih jauh dari Armina. Warga Desa Sinar…

Jumat, 31 Januari 2020 10:31

Disergap, Pengedar Sabu Tak Berkutik

MARABAHAN - Pengedar narkoba sedikit demi sedikit digulung Sat Res…

Kamis, 30 Januari 2020 11:48

Susahnya Memberantas Indekos Mesum di Kota Idaman: Paket Murah, Sukar Terjamah, Remaja Lajang Tak Bisa Dipidana

Indekos. Bagi mahasiswa, ruang kecil berjuta cerita. Dari mengerjakan tugas,…

Kamis, 30 Januari 2020 10:56

Pengendara Panik ada Razia di Kayutangi, 62 Pemotor Ditilang

BANJARMASIN - Pengendara yang melintasi Jalan Hasan Basry mendadak panik…

Kamis, 30 Januari 2020 10:49

Dua di Jalan, Satu di Toilet; Budak Sabu Barabai Tak Berkutik Diringkus

BARABAI - Ada-ada saja ulah FP (20). Pemuda asal Desa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers