MANAGED BY:
JUMAT
13 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Jumat, 08 November 2019 11:27
Komisi IV Ingin Tengok Nenek Sabariah
REYOT: Rumah nenek Sabariah di Kelurahan Antasan Kecil Timur nyaris roboh. Rumah ini tak bisa mendapatkan program bedah rumah karena berada di tepi sungai yang merupakan kawasan jalur hijau.

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Nasib Nenek Sabariah menarik perhatian orang banyak. Termasuk Komisi IV DPRD Banjarmasin.

Dalam waktu dekat, setelah rapat bersama Dinas Sosial Banjarmasin, Komisi IV berjanji akan menengok Nenek Sabariah. Mereka ingin mendatangi langsung rumahnya di Kelurahan Antasan Kecil Timur, Banjarmasin Utara.

"Kami akan secepatnya berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menindaklanjutinya. Dan mengunjungi rumah Nenek Sabariah," ucap Hari Kartono, anggota Komisi IV.

Menurut Hari, mereka mengikuti pemberitaan tentang Nenek Sabriah. Kondisi rumahnya begitu memprihatinkan. Bahkan tak lagi layak dihuni.

Lebih ironis lagi, rumah itu tak punya aliran listrik. Untuk penerangan malam hari, Nenek Sabariah bersama anak bungsunya; Abdul Manaf (48) cuma menggunakan lentera.

Ini baru soal tempat tinggal. Kehidupan sehari-hari, nenek berusia 88 tahun dan anaknya itu bergantung pada tetangga.

Melihat kasus ini, Hari menginginkan Dinsos untuk memperbarui data. Dibuat secara akurat, agar semua warga tak mampu di Banjarmasin terdata.

Apalagi, menurutnya kota ini sudah mulai tertata dengan baik. Lucu saja jika masih ada rumah tak layak huni yang luput dari perhatian pemko. "Ini sangat disayangkan. Makanya harus ada data akurat. Jika ada masyarakat yang memang perlu bantuan, pemko bisa segera menangani," ucapnya.

Politisi Gerindra itu yakin masih ada warga kota yang bernasib serupa dengan Nenek Sabariah. Pemko mesti sigap menanganinya.

Dinsos tak bisa memberi bantuan berupa bedah rumah. Alasannya lantaran terkendala aturan. Rumah nenek itu berdiri di bantaran sungai, alias berada di jalur hijau.

Meski begitu, bukan berarti Sabariah tak bisa dibantu. Dinsos masih bisa memberikan bantuan melalui program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

"Mereka sudah menerima bantuan seperti beras dan telur. Mereka juga sudah dijamin lewat Jamkesda dan mendapatkan bantuan lansia berupa dana," kata Kepala Dinsos Banjarmasin, Iwan Ristianto.(nur/dye/ema)


BACA JUGA

Kamis, 12 Desember 2019 12:35

Denyut Perekonomian Bandara Berpindah

BANJARBARU - Baru dua hari terminal Bandara Internasional Syamsudin Noor…

Kamis, 12 Desember 2019 11:53

Habib Banua: Ngapain Ngurusin Seragam Honorer..?

BANJARMASIN - Keluarnya surat edaran Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina…

Kamis, 12 Desember 2019 11:19

HST Akhirnya Punya Wabup

BARABAI - Setelah melalui proses panjang, Berry Nahdian Forqan akhirnya…

Kamis, 12 Desember 2019 10:51

Warga Minta DM Perbaiki Fasilitas Pendidikan

BANJARMASIN - Urusan Duta Mall dan warga sekitar lokasi proyek…

Kamis, 12 Desember 2019 10:49

PDAM Bandarmasih Berubah Status Demi Saham Tunggal

BANJARMASIN - Rencana perubahan status badan hukum PDAM Bandarmasih sudah…

Kamis, 12 Desember 2019 10:38

Ingin Tahu Perkembangan Politik Kalsel, Kedubes AS Kunjungi DPRD

BANJARMASIN - Ketua DPRD Kalsel, H Supian HK menerima kunjungan…

Kamis, 12 Desember 2019 10:22

Dikeluhkan, Jalan Lorong Bupati Memprihatinkan

RANTAU - Setiap kali hujan deras, Jalan Lorong Bupati Rt…

Kamis, 12 Desember 2019 10:07
Pemko Banjarbaru

Serahkan Tali Asih ke Petugas Rumah Ibadah

BANJARBARU - Walikota Banjarbaru H Nadjmi Adhani didampingi Kepala Bagian…

Kamis, 12 Desember 2019 10:03
PARLEMENTARIA

Dinilai Kecolongan, Komisi I Sayangkan Kejadian Hepatitis

BANJARBARU - Kasus virus hepatitis A yang terjadi di wilayah…

Kamis, 12 Desember 2019 09:56
Pemkab Tanah Bumbu

Pemkab Raih Penghargaan Peduli HAM

BATULICIN - Pemkab Tanbu menerima penghargaan sebagai pemerintah kabupaten yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.