MANAGED BY:
RABU
13 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Jumat, 08 November 2019 11:30
Sediakan 42 Konter Check-In, Terminal Baru Bandara Mulai Diverifikasi
MEGAH: Suasana ruang tunggu di terminal baru Bandara Syamsudin Noor. Terminal baru Bandara Syamsudin Noor diverifikasi oleh Direktorat Keamanan Penerbangan, Kementerian Perhubungan. | FOTO: HUMAS SATKER PENGEMBANGAN BANDARA SYAMSUDIN NOOR

PROKAL.CO, BANJARBARU - Terminal baru Bandara Syamsudin Noor akhirnya mulai diverifikasi oleh Direktorat Keamanan Penerbangan, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia. Proses verifikasi berakhir hari ini sejak 5 November 2019 lalu.

Project Manager Pengembangan Bandara Syamsudin Noor Dadang Dian Hendiana mengatakan, verifikasi dilakukan bertujuan untuk memastikan bahwa bangunan terminal, bangunan penunjang beserta fasilitas dan perangkat di dalamnya telah aman serta layak.

"Selain itu melalui verifikasi ini, akan diketahui apakah terminal baru telah memenuhi standar regulator dan siap untuk dioperasionalkan atau tidak,” ujarnya.

Lanjutnya, hasil verifikasi dari Kemenhub sendiri nantinya akan memberikan catatan-catatan yang perlu ditindaklanjuti dan dipenuhi oleh Angkasa Pura I sebagai operator bandara. Pasalnya, saat ini pekerjaan di dalam proyek semuanya sudah hampir rampung.

"Sejauh ini perkembangan progres cukup menggembirakan, sekarang tinggal mengerjakan pekerjaan finishing dan pemasangan instalasi listrik," ucapnya.

Mengenai progres pengembangan bandara saat ini, Dadang menyampaikan, pembangunan yang belum selesai hanya sisa paket I. Sebab, proyek paket II melingkupi pembangunan infrastruktur, bangunan penunjang dan perluasan apron progresnya sudah 100 persen.

"Semua bangunan di dalam paket II pembangunannya telah rampung. Seperti, perluasan apron, pembangunan kantor administrasi, masjid, kargo, gedung AVSEC dan pond," ungkapnya.

Sedangkan untuk paket I, dia menuturkan proyek yang meliputi pembangunan terminal dan fasilitas penunjangnya itu progresnya sudah 89 persen. "Sedangkan untuk total progres keseluruhan sudah 93 persen," tuturnya.

Dari progres tersebut, Dadang menyampaikan sudah ada sejumlah pekerjaan yang sudah rampung di area terminal. Diantaranya, pemasangan lima garbarata, pembuatan WC dan pemasangan bangku di ruang tunggu. "Garbarata ada lima, tapi nanti yang digunakan tiga dulu. Kalau penumpang semakin bertambah, baru kelimanya digunakan," ucapnya.

Sementara itu, Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi mengungkapkan, hadirnya terminal baru Bandara Syamsudin Noor merupakan bagian dari komitmen Angkasa Pura I untuk terus meningkatkan layanan kebandarudaraan berstandar internasional dengan mengutamakan prinsip Safety, Security, Services dan Compliance. "Terminal baru ini diharapkan dapat menjadi ikon baru kebanggaan masyarakat Kalimantan Selatan,” harapnya.

Dia menjelaskan, proyek Pengembangan Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin terdiri dari pembangunan sisi darat. Yang meliputi pembangunan terminal baru dan gedung kargo serta pembangunan sisi udara yang meliputi perluasan apron.

"Terminal baru Bandara Syamsudin Noor memiliki luas 77.569 meter persegi atau 8 kali lebih luas dibandingkan terminal lama yang hanya memiliki luas 9.043 meter persegi," jelasnya.

Dengan begitu, Fahmi menuturkan, beroperasinya terminal baru nanti akan menambah kapasitas penumpang menjadi 7 juta per tahun atau 5 kali lebih besar dibandingkan terminal lama yang hanya dapat menampung 1,6 juta penumpang per tahun.

"Terminal baru juga ditunjang dengan 42 unit konter check-in, 3 conveyor belt, dan ruang tunggu seluas 5.185 meter persegi. Tersedia pula, lahan parkir seluas 34.360 meter persegi untuk kendaraan roda empat dan 2.420 meter persegi untuk kendaraan roda dua," tuturnya.

Sedangkan untuk terminal kargo baru, dia menyampaikan bahwa kapasitasnya bertambah menjadi 44.000 ton per tahun dari 22.297 ton per tahun yang ada saat ini. "Sementara apron bertambah menjadi 129.812 meter persegi dan mampu menampung 16 pesawat narrow body dari yang sebelumnya hanya 80.412 meter persegi dan hanya dapat menampung 8 pesawat narrow body," pungkasnya. (ris/ran/ema)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 13 November 2019 13:41
Pemkab Tabalong

Dinilai Berkualitas, E-votting Akan Digelar di Semua Desa di Tabalong

TANJUNG – Keberhasilan program E-Votting pada pemilihan kepala desa (Pilkades)…

Rabu, 13 November 2019 12:31

2020, Kantor Gubernur Lama Jadi Museum, Lalu Ajak Swasta Bangun Tugu Pal Nol

BANJARMASIN - Pemprov Kalsel melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan…

Rabu, 13 November 2019 12:27

Pangeran Hidayatullah Dianggap Bukan Pahlawan Karena Dinyatakan Menyerah Terhadap Penjajah

BANJARMASIN - Bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan 2019, Presiden Jokowi…

Rabu, 13 November 2019 12:18

Dianggap Gembosi PKS Kalsel, Gelora Menepis

BANJARMASIN - Dua hari setelah resmi dideklarasikan di tingkat pusat,…

Rabu, 13 November 2019 12:13

250 Mahasiswa Farmasi Turun Ke Jalan, Dorong RUU Kefarmasian

BANJARMASIN - Sekitar 250 mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa…

Rabu, 13 November 2019 12:04

Arungi Pilkada Banjarbaru, Mantan Senator Gandeng Dokter, Jadi Poros Keempat

BANJARBARU - Pasangan bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Banjarbaru…

Rabu, 13 November 2019 11:57

Hati-hati, Barisan Lubang di Jalur Cepat Pal 29 Buat Limbung Pemotor

BANJARBARU – Barisan lubang di Jalan A Yani Km 29,…

Rabu, 13 November 2019 11:47
Pemko Banjarbaru

Walikota Ajak Masyarakat Gemar Makan Ikan

BANJARBARU - Walikota Banjarbaru H Nadjmi Adhani didampingi Ketua TP…

Rabu, 13 November 2019 11:44
PARLEMENTARIA

Propemperda Harus Disesuaikan agar Tidak Tumpang Tindih

BANJARBARU - Pasca dilantiknya anggota dewan baru dan terbentuknya Alat…

Rabu, 13 November 2019 11:31

Sidak RSUD Ulin, DPRD: Ini Rumah Sakit atau Sauna..?

BANJARMASIN - Komisi IV DPRD Kalsel menggelar sidak alias inspeksi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*