MANAGED BY:
JUMAT
24 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Jumat, 08 November 2019 11:54
Manfaatkan Cepu-Cepu, Waspadai Agen Ganda

Polres Kotabaru Ungkap Belasan Kasus Narkoba dalam Belasan Hari

SUKSES: Kapolres Kotabaru AKBP Andi Adnan (tengah) menggelar jumpa pers kasus narkoba selama operasi Antik Intan. | FOTO: ZALYAN SHODIQIN ABDI/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, Diberi waktu empat belas untuk mengungkap minimal empat kasus narkoba, Polres Kotabaru bekerja dengan cemerlang. Tepat deadline, dua belas kasus sabu diungkap, dengan enam belas tersangka.

---

"Empat kasus itu hasil target. Sisanya delapan kasus dari pengembangan," ujar Kapolres Kotabaru Ajun Komisaris Besar Polisi Andi Adnan Syafruddin, dalam jumpa pers, Kamis (7/11) siang kemarin.

Total sabu yang dijadikan barang bukti sebanyak 8,04 gram. Dari semua tersangka, paling banyak ada pada M Saleng alias Madong."Saleng ini kami tangkap di Batulicin. Hasil pengembangan penangkapan di kapal fery Tarjun," jelas Andi Adnan. Total sabu yang ada Saleng sebanyak satu paket. Beratnya mencapai 2,92 gram.

Semua tersangka rata-rata adalah pengguna. Selama setengah bulan dalam operasi Antik Intan, menjadi indikasi tingginya pemakai narkoba di pesisir Pulau Laut. "Kalau ekonomi, mereka ini rata-rata biasa saja," jelas Adnan.

Mengapa polisi bisa mendapat tangkapan sebanyak itu, Kasat Narkoba Ajun Komisaris Polisi Margono yang memimpin operasi di lapangan menjelaskan mereka memanfaatkan semua jejaring. "Cepu-cepu kita maksimalkan," ujarnya.

Apa itu cepu? Dia adalah warga yang ditugaskan memberikan informasi valid terkait peredaran narkoba di lapangan.

Cepu itu terlatih, mampu menyatu dengan para pengguna narkoba. Mereka bergaul di kalangan pengguna, dan memberikan informasinya kepada polisi. "Cepu itu ada anggarannya. Semakin banyak informan kita di lapangan, semakin mudah untuk menemukan informasi valid narkoba," ujar Margono.

Namun informasi cepu akunya tidak melulu bisa diandalkan. "Pernah dengar agen ganda kan? Nah ada kecenderungan begitu. Mereka ada juga yang bocorkan informasi pergerakan kami ke pengedar," jelasnya.

Selama empat belas hari operasi kata Margono, delapan orang anggotanya di lapangan hampir tidak ada istirahat. "Informasi itu diolah sedemikian, kemudian ditindak ke lapangan. Di lapangan ini, kita musti matang bertindak, salah sedikit barang bukti hilang," beber Margono.

Mengapa kasus narkoba tidak habis-habis? Kata Andi Adnan, memberantasnya tidak bisa mengandalkan hanya tangan polisi.

"Perlu semua pihak. Masyarakat, sekolah, tokoh agama. Semua perlu terlibat," ujarnya.

Barang haram itu jelasnya, akan terus beredar selama ada permintaan. "Narkoba itu perputarannya sama dengan dagang," bebernya.

Sehingga tegas Kapolres, langkah tepat memberantasnya adalah dengan membuat generasi muda menyadari bahaya narkoba. "Kalau kita punya kesadaran kuat. Kita tidak akan pernah makai barang haram itu," tandasnya. (zal/ran/ema)


BACA JUGA

Kamis, 23 Januari 2020 10:26

Prahara Penanganan Fenomena Remaja Ngelem di Kota Idaman

Bukan tergolong narkoba. Tapi efeknya sangat berbahaya. Lem bak primadona.…

Kamis, 23 Januari 2020 09:31

Mengenal Lebih Dekat Organisasi Bikers Brotherhood 1% MC Chapter Banjarbaru

Klub, komunitas atau organisasi penggeber roda dua di Banua terus…

Senin, 20 Januari 2020 07:56

Kopdar Bareng Komunitas Youtuber Borneo: Jadi Wadah Belajar dan Bermain

Berangkat dari siring Patung Bekantan, kemarin (19/1) pagi, sebanyak 40…

Jumat, 17 Januari 2020 11:48

Heboh Mobil Sport Lamborghini Hurican di Jalanan Barabai

Kalau super car Lamborghini melesat di jalan tol, mungkin sudah…

Jumat, 17 Januari 2020 11:41

Maraknya Serangan Peretas ke Situs Pemerintah, Pakar: Jangan Rilis Website Terburu-Buru

Pemerintah mulai kewalahan dengan ulah para peretas. Mereka menyerang situs-situs…

Kamis, 16 Januari 2020 10:05

Upaya Pengendalian Banjir di Cempaka: Warga Masih Tak Rela Penataan Menghapus Kenangan

Hujan memang kerap dijadikan alasan. Namun terlepas dari faktor alam.…

Kamis, 16 Januari 2020 09:57

SDN 4 Haruyan Dayak, Sekolah dengan Medan Terjal di Hunjur Meratus

Harapan masyarakat Desa Haruyan Dayak, akhirnya terwujud. Fasilitas pendidikan bertambah.…

Rabu, 15 Januari 2020 11:50

Hanya Coba-coba, Eh Berhasil, Ternyata Lahan Eks Tambang Bisa Dimanfaatkan

Bagi sebagian orang lahan eks tambang sulit untuk dimanfaatkan. Tapi,…

Minggu, 12 Januari 2020 10:58

TYPO BIKIN HEBOH..! Kepala Desa Salah Ketik Volume Air, Ratusan Pelajar Dievakuasi

Agar informasi bisa langsung tersampaikan, kecepatan mungkin adalah kunci. Namun,…

Minggu, 12 Januari 2020 10:38

Bangga Disebut Anak Banua, Dari TNI AU Terbang ke Dunia Entertainment

Setelah sukses dengan single pertamanya 'Ingin Bersamamu' pada tahun 2017…

Pasar Budaya Racah Mampulang Dilaksanakan Sekali Dalam Dua Pekan

Legislatif Sidak Puskesmas

2 Pasien Positif DBD di RSUD Datu Sanggul Rantau

Tampil Berwibawa Pimpin Apel Siaga Bencana, Bupati Wahid Bilang Anggota Satgas itu Mulia

Rumitnya Membangun Jalan Handil Bakti: Sudah Dibantu, Tak Siapkan Tim Penilai

Jika Honorer Benar-Benar Dihapus, Sekolah Terancam Kekurangan Guru

Haul Sekumpul: Dilarang Pasang Atribut Politik

Cuma Bermodal Seragam Polisi, Pria ini Kumpulkan Duit, Sudah Lama Bercita-cita Tapi Tak Kesampaian

Momen HPN 2020, Strategis Bagi Daerah

Ketuanya Tersandung Kasus, Samahuddin: KPU Harus Tegas, Jangan Coreng Intregritas Lembaga
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers