MANAGED BY:
SENIN
27 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Sabtu, 09 November 2019 05:17
Pasien Rehab BNN Kota Banjarbaru Melonjak, Pelajar dan Mahasiswa Mendominasi
DIRAHASIAKAN: Badan Narkotika Nasional Kota Banjarbaru menjaga kerahasiaan pasien rehabilitasi maupun keluarganya yang menjalani rehabilitasi. | Foto: Muhammad Rifani/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, BANJARBARU - Selain melakukan pengungkapan dan penangkapan terkait tindak pidana narkotika. Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Banjarbaru juga turut melayani rehabilitasi kepada para korban penyalahgunaan narkoba di Banjarbaru dan sekitarnya.

Penanganan rehabilitasi oleh BNNK Banjarbaru sendiri terbagi dua. Yakni rawat jalan atau rawat inap. Untuk rawan jalan digelar di Klinik Pratama BNNK Banjarbaru di Trikora. Sementara rawan jalan akan dirujuk ke beberapa instansi terkait, semisal RSJD Sambang Lihum, IPWL Kemensos Kalsel atau hingga Balai Besar Rehabilitasi BNN RI di Bogor.

Dari data yang tercatat oleh BNNK Banjarbaru. Pasien rehabilitasi yang ditangani mereka mengalami lonjakan. Ini apabila dikomparasikan dengan tahun sebelumnya.

Kepala BNNK Banjarbaru, AKBP Sugito didampingi  Kasi Rehabilitasi, Aguswin menjelaskan total ada 117 pasien yang datang secara sukarela. Sementara 11 orang merupakan dari proses hukum yang dilakukan oleh Tim Assesmen Terpadu (TAT).

"Pelayanan kami di tahun 2019 ini yang secara sukarela, artinya datang ke tempat kita totalnya aa 117. Ini kebanyakan diantar oleh keluarganya untuk diminta lakukan rehabilitasi," kata Sugito, kemarin (8/11) di Klinik Pratama BNNK Banjarbaru.

Khusus untuk TAT, Sugito mengatakan ini hasil dari kolaborasi antara beberapa instansi, khususnya di bidang penegakan hukum. Seperti penyidik BNN sendiri, lalu penyidik Polres Banjarbaru, penyidik Kejaksaan serta tim medis, baik dokter maupun psikolog.

Angka ini terang Sugito memang meningkat dibanding tahun 2018. Yang mana tahun lalu pasien rehabilitasi yang mereka tangani hanya kurang lebih 85 pasien.

Meski meningkat, Sugito menegaskan ini bentuk dari tingginya kesadaran masyarakat. Yang mana selama ini katanya bahwa pihaknya terus menyosialisasikan soal rehabilitasi ini bagi korban penyalahgunaan narkoba.

"Peningkatan ini kita artikan dari maki  tingginya angka kesadaran masyarakat untuk turut menindaklanjuti korban penyalahgunaan narkoba di lingkungannya," jawabnya.

Selain kesadaran, di tahun ini pihak BNNK katanya juga intens menggelar SIL atau Skrining Intervensi Lapangan. "Salah satu yang disasar adalah kalangan pelajar sekolah, kita akan melakukan penjaringan bagi yang terindikasi penyalahgunaan narkoba dengan berkoordinasi dengan guru-guru."

Secara uraian dari keseluruhan data rehabilitasi di BNNK Banjarbaru. Jenis narkotika yang mendominasi dikatakan Kasi Rehabilitasi, Aguswin rupanya masih di jenis sabu-sabu. Yakni dengan persentase mencapai 54 persen. 

"Untuk yang campuran beberapa jenis itu persentasenya 28,6 persen, ekstasi ada 8,6 persen serta sisanya penyalahgunaan obat yakni 7 persen," beber Aguswin.

Ditanya soal rentang umur atau kelompok usia. Pasien rehab katanya masih didominasi oleh kalangan Pelajar & Mahasiswa. Yang mana persentasenya mencapai 45 persen.

"Untuk usia di rentang 25-40 tahun itu hanya 32,4 persen. Sisanya dari 15-19 tahun serta 20-24 tahun," tambahnya.

Berbicara ihwal pasien asal BNNK Banjarbaru yang harus menjalani rawat jalan. Aguswin menyebut ada 18 orang yang dirujuk ke RSJD Sambang Lihum. Lalu ada 12 orang ke IPWL Kemensos serta dua orang rawat jalan di Balai Besar Rehabilitasi BNN RI di Bogor.

"Sisanya rawat jalan di klinik kita. Untuk pasien pasca rehab juga kita adakan program, seperti kerjasama dengan 11 instansi yang ada di Banjarbaru. Contohnya seperti beberapa waktu lalu yakni kita mengajarkan pasien pasca rehab soal tanaman hidroponik dengan bekerjasama lewat instansi terkait," katanya.

Adapun, Kepala BNNK Banjarbaru, AKBP Sugito menegaskan bahwa identitas pasien rehab akan dirahasiakan. Termasuk katanya bahwa proses rehabilitasi jangan diasumsikan akan dapat terjerat hukum.

"Jangan takut atau khawatir seperti itu, karena pada prinsipnya bahwa korban itu wajib untuk direhab. Tapi, yang perlu digaris bawahinya juga,  jangan sampai tertangkap dahulu baru minta rehabilitasi, ini keliru pemahamannya," tegasnya.

Nantinya, sesuai alur rehabilitasi, calon pasien kata Sugito akan menjalani Assessment terlebih dahulu. Di proses inilah ujarnya yang dapat menentukan rekomendasinya lebih lanjut. 

"Tim asesmen nanti yang menentukan, misalnya apakah harus dirujuk atau rawat jalan. Kalau ada permintaan rujukan dari instansi lain, kita juga asesmen, apa benar ia sebagai korban atau malah terlibat sebagai pengedar maupun jaringan, jadi kita assessment dulu," bebernya.

Terakhir, ia menekankan bahwa rehabilitasi akan ditanggung sepenuhnya oleh pihak BNNK Banjarbaru. "Tidak dipungut biaya sama sekali. Yang terpenting adalah bagaimana kesadaran masyarakat soal pentingnya rehabilitasi ini bagi korban," pesannya. (rvn/ram/ema)


BACA JUGA

Senin, 27 Januari 2020 09:44

Bela Teman Saat Mabuk-mabukan, Dua Pemuda Tewas Berkelahi

BANJARMASIN - Dua orang terluka hingga meregang nyawa akibat perkelahian.…

Senin, 27 Januari 2020 09:32

Mengganggu Kelotok Wisata, Bocah-bocah Sungai ini Diamankan Polisi

BANJARMASIN - Lagi-lagi personel Satpolair Polresta Banjarmasin, melakukan patroli di…

Minggu, 26 Januari 2020 08:09

Harus Berani Ambil Sikap, Bawaslu Siap Laporkan Gusti Makmur

BANJARMASIN – Tak ingin dicap membiarkan, Bawaslu Banjarmasin rupanya sudah…

Minggu, 26 Januari 2020 08:01

Marak Jual Miras Sistem Pesan-Antar, Barang Disimpan Rapi di Jok Motor

BANJARBARU - Jajaran Polsek Banjarbaru Barat mengobok-obok wilayah hukumnya pada…

Minggu, 26 Januari 2020 07:58

Lagi, Remaja Banjarbaru Kedapatan Pesta Miras

BANJARBARU - Meski terus dilakukan razia. Nyatanya, masih saja ada…

Minggu, 26 Januari 2020 07:48

Rumah Ketua BPK Ikut Terbakar

BANJARMASIN - Warga Gang IAIN dan Gang Bayam di Jalan…

Minggu, 26 Januari 2020 07:47

Pembobol Toko Kresek Dibekuk

BANJARMASIN - Pembobol toko di Pasar Sentra Antasari di Jalan…

Sabtu, 25 Januari 2020 08:51
BREAKING NEWS

Subuh, Eks Pasar Binuang Dilahap Si Jago Merah

RANTAU - Sabtu (25/1) sekitar pukul 05.00 Wita. Warga Kelurahan…

Jumat, 24 Januari 2020 11:01

PSK Hamil Tua Diringkus

BANJARMASIN - Sangat miris pemandangan pada malam hari di Banjarmasin.…

Jumat, 24 Januari 2020 10:35

Begal Kejam Diringkus: Ancam Korban dengan Parang, Motor Dibawa Kabur

RANTAU - Hampir 20 hari melarikan diri, dua orang pelaku…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers