MANAGED BY:
KAMIS
02 APRIL
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Minggu, 10 November 2019 09:57
Tradisi Baayun Maulid di Kubah Basirih: Ada Peserta dari Riau dan Jakarta
TAHUN ini, lebih dari 500 peserta mengikuti tradisi Baayun Maulid di Kubah Basirih, Banjarmasin Selatan, kemarin (9/11).

PROKAL.CO, Agar anak cepat tertidur, orang tua zaman dulu senang mengayunkan anaknya sambil membacakan Syair Maulid. Sudah menjadi tradisi di Banjarmasin, menggelar Baayun Maulid setiap tanggal 12 Rabiul Awal.

-- Oleh: NOORHIDAYAT, Banjarmasin --

TAHUN ini, lebih dari 500 peserta mengikuti tradisi Baayun Maulid di Kubah Basirih, Banjarmasin Selatan, kemarin (9/11). Ratusan ayunan yang dibuat dari kain sarung dan kain kuning, dihiasi daun kelapa mewarnai kawasan objek wisata religi tersebut.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banjarmasin Ehsan El Haque mengatakan, peserta begitu antusias. Bahkan ada peserta yang tidak terdaftar datang untuk meramaikan tradisi tersebut.

"Berdasarkan kupon, terdaftar 421 peserta. Tetapi banyak juga yang datang tidak mengambil kupon. Hingga total peserta lebih dari 500," sebut Ehsan.

Tidak hanya dari Banjarmasin, selain dari kabupaten tetangga, dari luar pulau Kalimantan juga ada yang datang.

"Yang terjauh dari luar Kalimantan ada Riau dan Jakarta. Dari provinsi tetangga Kalteng juga ada peserta dari Palangkaraya," imbuhnya.

Tahun ini, peserta tertua berasal dari Banjarmasin. "Peserta tertua berumur 70 tahun. Kalau yang termuda berumur tiga hari, dari Banjarmasin juga," tukasnya.

Ehsan berharap, tahun depan lebih membludak. "Paling tidak hampir seribu peserta lah. Peran media juga penting untuk mengenalkan tradisi ini keluar daerah. Dan warga Banjarmasin harus antusias untuk melestarikannya," pungkasnya.

Peserta tertua adalah Rusmina, warga Jalan Kelayan B. Nenek 70 tahun itu diantar anak ketiganya Jamilah. Apa hajatnya? Dua tahun terakhir kakinya sudah tak bisa bergerak secara normal karena cedera akibat terjatuh.

Menurut Jamilah, orang tuanya sudah lama ingin mengikuti tradisi Baayun Maulid. "Mama saya sudah menunggu lama untuk Baayun Maulid. Alhamdulillah, kesampaian juga. Meski harus digendong saat naik dari kursi rodanya," ujarnya.

Sedangkan peserta termuda adalah Ahmad. Anak kelima dari pasangan Sayid Abdul Ghalif Bahasyim (41) dan Rusminah (36). Padahal kedua orang tua Ahmad sudah berencana akan menggelar Baayun Maulid di lingkungan keluarganya.

Namun, setelah mendengar pemko juga akan menggelarnya, rencana itu pun dibatalkan. "Biasanya di rumah saja, memang adat orang Banjar kan, dari nenek kita sampai sekarang terus dilakukan. Tapi karena pemko juga menggelar, kami sekeluarga memutuskan ikut ke sana," ujar Rusminah.

Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina menyampaikan, Baayun Maulid ini merupakan tradisi yang harus dijaga. "Baayun Maulid ini juga sebagai ajang silaturahmi. Apalagi digelar pada hari kelahiran Nabi Muhammad SAW," tutup Ibnu.

Baayun Maulid di Banjarmasin digelar berpindah-pindah. Dari Masjid Sultan Suriansyah ke kompleks Makam Sultan Suriansyah di Kampung Kuin, lalu pindah ke Masjid Jami di Sungai Jingah. Sekarang, bergeser lagi ke Basirih. (fud/ema)


BACA JUGA

Rabu, 01 April 2020 13:05

Kala Dokter Menginisiasi Produksi APD Secara Mandiri; Libatkan Guru, Anak SMK hingga Tukang Ojek

Minimnya ketersediaan alat pelindung diri (APD) untuk para tenaga medis…

Senin, 30 Maret 2020 12:36

Berita Baik di Tengah Pandemi Corona: Barista Kopi Dibalik Gerakan Pasang Keran Gratis

Dalam perang melawan wabah, Anda tak perlu menunggu menjadi hartawan…

Jumat, 27 Maret 2020 11:51

Fenomena Takhayul Pesisir Kalsel di Tengah Corona

Optimisme beberapa pejabat pemerintah, yang percaya warga akan disiplin tanpa…

Kamis, 26 Maret 2020 13:02

Pakai Jas Hujan, Berharap Kiriman APD Bukan Hanya bagi Perawat Saja

Alat pelindung diri (APD) menjadi pakaian paling "tren" sekarang ini.…

Rabu, 25 Maret 2020 11:49

Cerita-cerita Calon Pengantin yang Gagal Gelar Resepsi; Katering Sudah Pesan Akhirnya Dibagikan ke Anak Yatim

Niat Arif Hendy Wijaya (25) warga Desa Barambai untuk bersanding…

Senin, 23 Maret 2020 12:51

Bincang Santai dengan "Indro Corona"; Sudah Ada Sebelum Masehi, Sembuh dengan Vitamin E

Muhammad Indro Cahyono akhir-akhir ini sibuk mondar-mandir kantor-kantor pemerintah untuk…

Minggu, 22 Maret 2020 05:48

Melihat Penerapan Social Distancing di Bandara Syamsudin Noor

Upaya pencegahan dan meminimalisir penyebaran virus corona atau Covid-19 dilakukan…

Kamis, 19 Maret 2020 11:54

Kondisi Jembatan Ulin Desa Gadung Hilir; Atasnya Masih Bagus, Bawahnya Lapuk Termakan Usia

Jembatan di Rukun Tetangga (RT) 1 di Desa Gadung Hilir…

Rabu, 18 Maret 2020 13:12

Tangkal Corona, SMKN 1 Banjarbaru Membuat Hand Sanitizer Sendiri

Di tengah pandemi virus corona atau Covid-19, orang-orang rela membeli…

Minggu, 15 Maret 2020 07:32

Diduga karena Dampak Peledakan Area Pertambangan, Rumah Warga Desa Pantai Cabe Retak-retak

Warga Desa Pantai Cabe Kecamatan Salam Babaris resah. Hampir semua…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers