MANAGED BY:
MINGGU
08 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Minggu, 10 November 2019 10:13
Meski Disebut Sudah Memasuki Musim Penghujan, Banua Kita Masih Dikepung Ratusan Titik Api
BISA MENJALAR KE RUMAH: Anggota BPBD saat memadamkan kebakaran lahan di wilayah Banjarbaru,beberapa waktu lalu. | DOK/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, BANJARBARU - Meski Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kalsel menyebut bahwa sejumlah wilayah di Banua sudah memasuki musim hujan. Namun, nyatanya dalam beberapa hari terakhir cuaca masih lumayan panas. Akibatnya, ratusan titik api pun muncul di sejumlah daerah.

Stasiun Meteorologi Kelas II Syamsudin Noor mencatat, kemarin pagi ada 134 titik api yang mengepung Banua. Di mana, hotspot terbanyak berada di Kotabaru dengan 47 titik. Sedangkan terbanyak kedua di Tanah Bumbu dengan jumlah 31 titik api.

Prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas II Syamsudin Noor, Bayu Kencana Putra mengatakan, panasnya cuaca meski musim sudah memasuki musim hujan disebabkan adanya aktivitas konvektif berupa pemanasan dari sinar matahari. Sehingga, kondisi cuaca cenderung panas pada pagi dan siang hari. Namun, terjadi hujan lokal pada siang hingga sore hari. "Kondisi cuaca yang panas tersebut yang dapat menyebabkan titik api bermunculan," jelasnya.

Dia mengungkapkan, ratusan titik api sudah muncul dalam beberapa hari terakhir akibat aktivitas konveksi tersebut. "Pada hari Jumat (8/11) juga ada seratus titik api yang muncul," ungkapnya.

Secara terpisah, Kepala Pelaksana BPBD Kalsel Wahyuddin membenarkan jika ratusan titik api masih mengepung Banua setiap harinya. "Jadi sampai saat ini kita masih selalu melakukan pemadaman," ucapnya.

Dia menyampaikan, titik api saat ini kebanyakan berada di lahan persawahan yang diduga sengaja dibakar lantaran mendekati musim tanam. "Selain itu, di Guntung Damar juga kembali ada muncul titik api, kemungkinan karena cuaca yang masih panas," ujarnya.

Dipaparkannya, lahan pertanian yang banyak terbakar berada di Kabupaten Banjar dan Tanah Laut. "Setiap hari pasti ada kebakaran di sawah," paparnya.

Namun, menurutnya, memadamkan api di lahan pertanian tak sesulit di kawasan gambut. Sebab, api yang menyala hanya berada di daratan. "Beda dengan di gambut, api menyala sampai ke kedalaman tiga meter jadi sulit dipadamkan," ujarnya.

Karena titik api masih marak, pria yang akrab disapa Ujud ini menuturkan bahwa anggota BPBD dibantu damkar swasta saat ini masih harus waspada walaupun status karhutla sudah usai sejak 31 Oktober tadi.

"Kami mengapresiasi semangat masyarakat dan damkar swasta, karena hingga kini terus berperan membantu kami untuk memadamkan karhutla," pungkasnya. (ris/by/ran)


BACA JUGA

Sabtu, 07 Desember 2019 12:53

Pengurus BWI Tanbu Dikukuhkan

BATULICIN - Sebanyak 12 orang Pengurus Badan Wakaf Indonesia (BWI)…

Sabtu, 07 Desember 2019 12:52

Pertemuan Advokasi Lintas Sektoral di Kampung KB

BATULICIN - Keberhasilan berjalannya program Kampung KB di suatu wilayah…

Sabtu, 07 Desember 2019 12:51

PUPR Selenggarakan Bimbingan Teknis SMKK

BATULICIN - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tanbu…

Sabtu, 07 Desember 2019 12:49

Awas Gerbang Perbatasan Kena Penalti

BANJARBARU - Kurang dari sebulan. Nasib pembangunan gerbang perbatasan wilayah…

Sabtu, 07 Desember 2019 12:16

Launching Pilkada Kalsel 22 Desember

BANJARMASIN – Secara nasional tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak…

Sabtu, 07 Desember 2019 12:10

Ajak Milenial, Pemerintah Pusat Puji Hutan Kota Kalsel

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Jumat (6/12) kemarin melaksanakan Penanaman dan…

Sabtu, 07 Desember 2019 10:08

Ketua IDI: Hepatitis A Muncul Karena Lingkungan Kotor

SEMENTARA ITU, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kalsel dr M…

Sabtu, 07 Desember 2019 09:18

Hapatitis A Bikin Geger Martapura, Mata Roni Mendadak Kuning

MARTAPURA – Virus hepatitis A menyebar begitu cepat di Kecamatan…

Sabtu, 07 Desember 2019 09:12

Hepatitis A Serang Siswa Banjarbaru dan Martapura

BANJARBARU - Penularan virus hepatitis A membuat khawatir para orang…

Kamis, 05 Desember 2019 17:54
Pemkab Balangan

Bupati Balangan Apresiasi Kegiatan Kariwaya Bekarasmin

PARINGIN – Sebagai salah satu kelompok seni yang saat ini…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.