MANAGED BY:
SELASA
28 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Minggu, 10 November 2019 10:13
Meski Disebut Sudah Memasuki Musim Penghujan, Banua Kita Masih Dikepung Ratusan Titik Api
BISA MENJALAR KE RUMAH: Anggota BPBD saat memadamkan kebakaran lahan di wilayah Banjarbaru,beberapa waktu lalu. | DOK/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, BANJARBARU - Meski Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kalsel menyebut bahwa sejumlah wilayah di Banua sudah memasuki musim hujan. Namun, nyatanya dalam beberapa hari terakhir cuaca masih lumayan panas. Akibatnya, ratusan titik api pun muncul di sejumlah daerah.

Stasiun Meteorologi Kelas II Syamsudin Noor mencatat, kemarin pagi ada 134 titik api yang mengepung Banua. Di mana, hotspot terbanyak berada di Kotabaru dengan 47 titik. Sedangkan terbanyak kedua di Tanah Bumbu dengan jumlah 31 titik api.

Prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas II Syamsudin Noor, Bayu Kencana Putra mengatakan, panasnya cuaca meski musim sudah memasuki musim hujan disebabkan adanya aktivitas konvektif berupa pemanasan dari sinar matahari. Sehingga, kondisi cuaca cenderung panas pada pagi dan siang hari. Namun, terjadi hujan lokal pada siang hingga sore hari. "Kondisi cuaca yang panas tersebut yang dapat menyebabkan titik api bermunculan," jelasnya.

Dia mengungkapkan, ratusan titik api sudah muncul dalam beberapa hari terakhir akibat aktivitas konveksi tersebut. "Pada hari Jumat (8/11) juga ada seratus titik api yang muncul," ungkapnya.

Secara terpisah, Kepala Pelaksana BPBD Kalsel Wahyuddin membenarkan jika ratusan titik api masih mengepung Banua setiap harinya. "Jadi sampai saat ini kita masih selalu melakukan pemadaman," ucapnya.

Dia menyampaikan, titik api saat ini kebanyakan berada di lahan persawahan yang diduga sengaja dibakar lantaran mendekati musim tanam. "Selain itu, di Guntung Damar juga kembali ada muncul titik api, kemungkinan karena cuaca yang masih panas," ujarnya.

Dipaparkannya, lahan pertanian yang banyak terbakar berada di Kabupaten Banjar dan Tanah Laut. "Setiap hari pasti ada kebakaran di sawah," paparnya.

Namun, menurutnya, memadamkan api di lahan pertanian tak sesulit di kawasan gambut. Sebab, api yang menyala hanya berada di daratan. "Beda dengan di gambut, api menyala sampai ke kedalaman tiga meter jadi sulit dipadamkan," ujarnya.

Karena titik api masih marak, pria yang akrab disapa Ujud ini menuturkan bahwa anggota BPBD dibantu damkar swasta saat ini masih harus waspada walaupun status karhutla sudah usai sejak 31 Oktober tadi.

"Kami mengapresiasi semangat masyarakat dan damkar swasta, karena hingga kini terus berperan membantu kami untuk memadamkan karhutla," pungkasnya. (ris/by/ran)


BACA JUGA

Selasa, 28 Januari 2020 13:06

SMK Gelar Pelatihan Optimalisasi Alsintan Berlanjut ke Kertak Hanyar

KERTAK HANYAR -Usai kegiatan pelatihan optimalisasi alat dan mesin pertanian…

Selasa, 28 Januari 2020 13:00

SMK Pertanian Banjarbaru Gelar Pelatihan Optimalisasi Alsintan di Bati-bati

PELAIHARI - Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kali ini Pelatihan Optimalisasi…

Selasa, 28 Januari 2020 10:36

IDI Kalsel: Corona Sudah Diidentifikasi Sejak 1960

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kalsel dr Mohammad Rudiansyah menjelaskan,…

Selasa, 28 Januari 2020 10:34

Banua Waspada Virus Corona

BANJARMASIN - Virus Corona atau Novel Coronavirus (nCov) yang diduga…

Selasa, 28 Januari 2020 10:19

Menggalang Dana, Jangan Sembarangan: Sumbangan Ilegal Boleh Ditertibkan

BANJARMASIN - Tingkat solidaritas warga Banjarmasin memang tinggi. Jika ada…

Selasa, 28 Januari 2020 10:12

Keluhkan Pungutan Pelabuhan, Sejumlah Sopir Datangi Kantor Organda

BANJARMASIN - Sopir yang tergabung di Organisasi Angkutan Darat (Organda)…

Selasa, 28 Januari 2020 10:06

YUK BERSIAP..! Tes CPNS Tanggal 6 Februari

BANJARMASIN - Peserta seleksi CPNS di Banjarmasin harus benar-benar menyiapkan…

Selasa, 28 Januari 2020 10:04

Relokasi Pasar Bauntung, Disdag Klaim 1.100 Pedagang Setuju Dipindah

BANJARBARU – Meski awalnya menuai penolakan, kabarnya saat ini mulai…

Selasa, 28 Januari 2020 10:01

HATI-HATI NYAMUK..! Pasien DBD Terus Bertambah di RSUD Idaman

BANJARBARU – Memasuki musim hujan, ancaman penyakit menular demam berdarah…

Selasa, 28 Januari 2020 09:25
Pemko Banjarbaru

Ririen Beri Arahan dalam Pertemuan Rutin PKK

BANJARBARU - Ketua TP PKK Kota Banjarbaru, Ririen Nadjmi Adhani…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers