MANAGED BY:
SENIN
09 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Selasa, 12 November 2019 11:10
Kisah Polisi Berbagi Bubur Tiap Jumat: Semua Gratis, Bisa Dibawa Pulang
SEDEKAH : Iptu Hadrian Noor tidak segan menghidangkan bubur untuk masyarakat maupun anggota polisi. | Foto: Ahmad Mubarak/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, Lengkap berpakaian dinas kepolisian. Tak ketinggalan senjata api menghiasi pinggang, Kapolsek Kuripan, Iptu Hadrian Noor cekatan menyajikan bubur.

-- Oleh: Ahmad Mubarak, Marabahan --

Suasana pagi Jumat, pekan lalu, di perempatan Jalan Ahmad Yani, atau tepatnya di samping TK Bhayangkari, selalu dipadati warga dari berbagai kalangan. Dari kerumunan warga, ada spanduk yang terbentang lebar. Bertuliskan "Setiap hari Jumat bubur ayam gratis untuk umum". Tidak tanggung-tanggung, bubur ayam gratis ini bisa dimakan di tempat dan dibawa pulang ke rumah.

Selain bubur ayam yang lengkap dengan kerupuk, potongan ayam dan telur, warung gratis ini juga menyediakan minuman yang tidak biasa. Terdapat empat jenis minuman yang bisa diambil dengan bebas. Seperti kopi dan teh panas. Serta minuman dingin air putih dan sirup.

Selain makanan yang nikmat dan minuman yang lengkap, ada satu hal yang menarik. Bubur gratis ini langsung dihidangkan sang pemilik. Uniknya pemilik bubur gratis ini, bukan orang biasa. Namanya Iptu Hadrian Noor. Seorang anggota Polres Batola yang bertugas sebagai Kapolsek Kuripan.

Walau sudah dibantu istri dan anaknya, Hadrian Noor tetap membantu menyajikan bubur dengan pakaian lengkap seorang kapolsek. Tidak risih dengan jabatannya, ia juga tidak segan menghidangkan bubur untuk anak buahnya dan anggota Polres Batola. Bahkan tidak jarang, terlihat beberapa Polwan ikut membantu menghidangkan bubur gratis ini.

Saat ditemui Radar Banjarmasin, Iptu Hadrian Noor dengan senyum langsung menyambut dan menyediakan semangkok bubur. Ia mempersilakan mengambil air minum sesuai keinginan. Mau tambah atau dibungkus, tetap dilayani.

"Bubur gratis ini sudah jalan selama 12 pekan atau tiga bulan yang lalu," ungkap Hadrian Noor.

Ia mengungkapkan, untuk membuat 280 porsi bubur, dia dibantu istrinya, Wahidah. Harus harus lembur sampai jam 3 pagi. Semua itu dilakukannya ikhlas untuk berbagi kepada sesama, "Niat kita tulus untuk berbagi. Walaupun harus lembur mengaduk bubur sampai dini hari," ujarnya.

Hadrian bercerita, ia tidak bisa menyajikan bubur gratis setiap pekannya. Hal ini dikarenakan tugas kerjanya sebagai Kapolsek Kuripan yang letaknya sangat jauh dari Marabahan, ibukota Kabupaten Batola. Serta hanya bisa ditempuh dengan perjalanan sungai. Menurutnya. dia hanya bisa membantu menyajikan bubur apabila ada acara di Polres Batola.

"Alhamdulillah beberapa Jumat ini, selalu ada acara di Marabahan. Sehingga bisa secara langsung ikut menyajikan bubur," katanya.

Apabila dirinya tidak berada di Marabahan, maka istri dan anaknya yang menggantikan. Dibantu anggota polisi lain dan keluarga. "Alhamdulillah Kapolres Batola mendukung penuh kegiatan ini," ungkapnya.

Bahkan, Kapolres Batola, AKBP Bagus Suseno, sekarang menjadi donatur tetap aksi amal ini.

Selain itu, aksinya itu kini juga menggugah warga. Tak jarang, ada saja yang datang menyumbang beras, kecap, dan bahan lainnya. "Alhamdulilah, ada warga yang iktu peduli juga untuk berbagi,” ucapnya.

Kenapa menyediakan bubur gratis? Hadrian mengaku selain niat karena Allah, juga mendekatkan diri kepada masyarakat. Serta terinspirasi dari konten di YouTube, seorang penjual bubur yang menyediakan 100 porsi bubur gratis setiap Jumat. Padahal dalam setiap hari, hanya menjual 70 porsi.

"Dengan meniru hal tersebut, kami merasakan arti sedekah. Sedekah tidak akan membuatmu rugi ataupun bangkrut. Sedekah itu memupuk keikhlasan," ucapnya. (bar/ema)


BACA JUGA

Minggu, 08 Desember 2019 16:21

Mahir Pijat, Belum Tentu Bisa Pijat Refleksi, Tuna Netra Diberi Pelatihan Pijat Refleksi

Soal jasa pijat, para tuna netra memiliki kelebihan tersendiri. Namun…

Kamis, 05 Desember 2019 09:57

Putra Banua Jadi Peneliti Teknologi Nano di Jepang, Curi Perhatian Kampus, Diangkat Jadi Asisten Profesor

Diam-diam, Banua punya putra berprestasi di bidang ilmu fisika. Dia…

Rabu, 04 Desember 2019 11:29

Nasib Perajin Purun: Diorder untuk Acara Nasional, Purunnya Sudah Jadi Tapi Belum Dibayar, Pemesannya Malah Menghilang

Nasib sial diterima salah satu perajin purun di Kelurahan Palam,…

Selasa, 03 Desember 2019 11:40

Kokedama, Usaha Baru Jenis Florikultura di Kalsel: Belajar dari Youtube, Laku Dijual Melalui Online

Kokedema memang belum booming. Padahal seni bercocok tanam tanpa pot…

Senin, 02 Desember 2019 12:41

Bertemu Nasruddin, Lelaki yang Diisukan Menyebarkan Ajaran Sesat di HST

Nasruddin mengaku dua kali didatangi aparat keamanan. Permintaananya sama: meminta…

Senin, 02 Desember 2019 12:35

Wawancara dengan Nasruddin, "Sang Nabi" dari Kakahan

Radar Banjarmasin dua kali mewawancarai Nasruddin. Pertemuan pertama pada 20…

Jumat, 29 November 2019 11:08

Gagal Masuk Akpol, Rebut Emas SEA Games

Dibalik jabatannya sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan…

Jumat, 29 November 2019 09:56

Dinas Kehutanan Buka Harapan untuk Pengungsi Bisa Membangun Rumah

Pemprov Kalsel berencana membagikan ratusan kubik kayu dan papan kepada…

Kamis, 28 November 2019 11:45

Dari Korban Sebuku: Rumah Boleh Lapuk, Kenangannya Tidak

Wajah nelayan tua itu tegas. Guratannya dalam. Hampir tidak terlihat…

Rabu, 27 November 2019 08:05

Cerita-Cerita yang Tersisa dari Kebakaran Sebuku (2)

Haji Nanang, pedagang terbesar itu merugi miliaran rupiah. Toko dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.