MANAGED BY:
KAMIS
02 APRIL
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Kamis, 14 November 2019 11:04
Lelang Barang Rampasan Ludes
LARIS MANIS : Walau hanya dihadiri beberapa orang, 18 paket barang rampasan, berhasil terjual memalui lelang resmi. | Foto: Ahmad Mubarak/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, MARABAHAN - Laris manis, itulah yang pantas untuk lelang barang rampasan kasus tindak pidana umum di wilayah Kabupaten Batola.

Dipandu Pejabat Lelang Kelas 1 KPKLN Banjarmasin, sebanyak 18 paket barang rampasan berhasil terjual, Rabu (13/11) di aula Kejaksaan Negeri Barito Kuala. Kegiatan lelang yang sudah diberitahukan enam hari sebelum hari H, kepada warga melalui media cetak ini, diikuti sekitar 7 orang. Walaupun dapat dikatakan sedikit, barang rampasan yang di lelang berhasil menghasilkan sekitar Rp 178 juta.

"Semua paket barang sitaan ludes terjual," ujar Pejabat Lelang Kelas 1 KPKLN Banjarmasin, Muhammad Rosyadi Akbar.

Ia menceritakan, beberapa barang sudah dilakukan lelang. Namun tidak laku. Dengan alasan harga yang ditawarkan terlalu mahal. Tetapi pada lelang yang dilakukan kali ini, barang tersebut berhasil di jual. Dengan nilai semua paket lelang yang mencapai Rp178 juta.

Walaupun sudah berstatus terjual, Rosyadi menambahkan, pihak yang memenangkan lelang harus memenuhi pembayaran selama lima hari waktu kerja. Apabila tidak melakukan pembayaran, maka akan dikatakan telah melakukan wanprestasi (ingkar janji). Pembelian barang lelang batal. Konsekuensinya, uang jaminan pemenang lelang yang berkisar 20-50 persen dari harga barang, dianggap hilang.

"Dalam kurun waktu lima hari kerja, pemenang lelang bisa saja melakukan wanprestasi," ujarnya sembari mengatakan barang lelang yang wanprestasi akan dilelang kembali.

Sementara itu Kasubagbin Kejaksaan Negeri Batola, Suhardi mengaku bersyukur barang rampasan berhasil terjual. Ia mengungkapkan, 18 paket barang rampasan yang dilelang datang dari beberapa kasus tindak pidana umum tentang tahun 2018-2019. Seperti barang rampasan pupuk, berasal dari kasus kewenangan. Yang menjual pupuk bukan agen resmi dari pemerintah. (bar/ema)


BACA JUGA

Jumat, 31 Januari 2020 11:41

Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Asusila, Mantan Ketua KPU Banjarmasin Digelandang Aparat

BANJARBARU - Gusti Makmur memenuhi panggilan penyidik Polres Banjarbaru, kemarin…

Jumat, 31 Januari 2020 11:27

Sengketa Warga Antar Baru vs PT Barito Putera Plantation: Warga Serahkan Bukti Kepemilikan

MARABAHAN - Lama tidak terdengar, mediasi sengketa lahan sawit antara…

Jumat, 31 Januari 2020 11:11

Timbun Solar, Samsul dan Syamsuddin Digrebek

BANJARMASIN - Kepolisian Polsek Banjarmasin Utara menggerebek dua rumah di…

Jumat, 31 Januari 2020 11:03

Mabuk Bawa Sajam, Buronan Apes

BANJARMASIN – Jadi buronan selama dua pekan, Taufik Rahman alias…

Jumat, 31 Januari 2020 10:36

Sabirin Terjebak Polisi Menyamar

AMUNTAI - Nasib sial dialami Sabirin (28), warga Desa Harus…

Jumat, 31 Januari 2020 10:34

Korban Berteriak, Anto pun Panik, Dengan Mudah Ia Dikepung Warga

MARABAHAN - Sial masih jauh dari Armina. Warga Desa Sinar…

Jumat, 31 Januari 2020 10:31

Disergap, Pengedar Sabu Tak Berkutik

MARABAHAN - Pengedar narkoba sedikit demi sedikit digulung Sat Res…

Kamis, 30 Januari 2020 11:48

Susahnya Memberantas Indekos Mesum di Kota Idaman: Paket Murah, Sukar Terjamah, Remaja Lajang Tak Bisa Dipidana

Indekos. Bagi mahasiswa, ruang kecil berjuta cerita. Dari mengerjakan tugas,…

Kamis, 30 Januari 2020 10:56

Pengendara Panik ada Razia di Kayutangi, 62 Pemotor Ditilang

BANJARMASIN - Pengendara yang melintasi Jalan Hasan Basry mendadak panik…

Kamis, 30 Januari 2020 10:49

Dua di Jalan, Satu di Toilet; Budak Sabu Barabai Tak Berkutik Diringkus

BARABAI - Ada-ada saja ulah FP (20). Pemuda asal Desa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers