MANAGED BY:
MINGGU
19 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Kamis, 14 November 2019 11:04
Lelang Barang Rampasan Ludes
LARIS MANIS : Walau hanya dihadiri beberapa orang, 18 paket barang rampasan, berhasil terjual memalui lelang resmi. | Foto: Ahmad Mubarak/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, MARABAHAN - Laris manis, itulah yang pantas untuk lelang barang rampasan kasus tindak pidana umum di wilayah Kabupaten Batola.

Dipandu Pejabat Lelang Kelas 1 KPKLN Banjarmasin, sebanyak 18 paket barang rampasan berhasil terjual, Rabu (13/11) di aula Kejaksaan Negeri Barito Kuala. Kegiatan lelang yang sudah diberitahukan enam hari sebelum hari H, kepada warga melalui media cetak ini, diikuti sekitar 7 orang. Walaupun dapat dikatakan sedikit, barang rampasan yang di lelang berhasil menghasilkan sekitar Rp 178 juta.

"Semua paket barang sitaan ludes terjual," ujar Pejabat Lelang Kelas 1 KPKLN Banjarmasin, Muhammad Rosyadi Akbar.

Ia menceritakan, beberapa barang sudah dilakukan lelang. Namun tidak laku. Dengan alasan harga yang ditawarkan terlalu mahal. Tetapi pada lelang yang dilakukan kali ini, barang tersebut berhasil di jual. Dengan nilai semua paket lelang yang mencapai Rp178 juta.

Walaupun sudah berstatus terjual, Rosyadi menambahkan, pihak yang memenangkan lelang harus memenuhi pembayaran selama lima hari waktu kerja. Apabila tidak melakukan pembayaran, maka akan dikatakan telah melakukan wanprestasi (ingkar janji). Pembelian barang lelang batal. Konsekuensinya, uang jaminan pemenang lelang yang berkisar 20-50 persen dari harga barang, dianggap hilang.

"Dalam kurun waktu lima hari kerja, pemenang lelang bisa saja melakukan wanprestasi," ujarnya sembari mengatakan barang lelang yang wanprestasi akan dilelang kembali.

Sementara itu Kasubagbin Kejaksaan Negeri Batola, Suhardi mengaku bersyukur barang rampasan berhasil terjual. Ia mengungkapkan, 18 paket barang rampasan yang dilelang datang dari beberapa kasus tindak pidana umum tentang tahun 2018-2019. Seperti barang rampasan pupuk, berasal dari kasus kewenangan. Yang menjual pupuk bukan agen resmi dari pemerintah. (bar/ema)


BACA JUGA

Minggu, 19 Januari 2020 00:38

Perkantoran Gubernur Dikepung, Ratusan Pembalap Liar Ditilang

BANJARBARU - Deru suara knalpot motor terdengar saling bersahutan di…

Minggu, 19 Januari 2020 00:32

Piton Tertangkap, Plafon Hancur

BANJARMASIN - Warga Teluk Dalam geger. Ular piton sepanjang 3,2…

Minggu, 19 Januari 2020 00:24

Motor Curian, Digadaikan

BANJARMASIN - M Firdaus (27) dan Ahmad Fauzi (40) harus…

Jumat, 17 Januari 2020 12:01

Jarang Razia di Pertigaan Tower, Banyak Pengendara yang Santai Melanggar

BANJARMASIN - Satlantas Polresta Banjarmasin menggelar razia di pertigaan lampu…

Jumat, 17 Januari 2020 10:45

Pencuri Spesialis Rumah Kosong Dibekuk, Mengaku 15 Kali, Beralasan Lupa Lokasi

BANJARMASIN - Satreskrim Polresta Banjarmasin membekuk pelaku pencuri spesialis rumah…

Jumat, 17 Januari 2020 10:22

Kawanan Pembobol Rumah Diringkus, Hasil Curian Dijual Online

BANJARBARU - Kejadian pembobolan rumah di Kota Banjarbaru masih marak.…

Jumat, 17 Januari 2020 09:34

Komplotan Pencuri Sarang Burung Dibekuk

KANDANGAN – Komplotan pencuri sarang burung walet yang sering beraksi…

Jumat, 17 Januari 2020 09:33

Pengedar Sabu Daha Diringkus

KANDANGAN – Dua pengedar sabu, tak berkutik saat personel Polsek…

Kamis, 16 Januari 2020 09:31

BUKAN MUHRIM..! Mahasiswa Terjaring Ngamar

BANJARMASIN - Sejumlah hotel kelas melati, guest house, dan rumah…

Kamis, 16 Januari 2020 09:22

Bawa Pisau Lipat, Teson Ditahan Buser Saat Jaga Parkir

BANJARMASIN - Gara-gara membawa pisau lipat, Teson ditahan buser Polsek…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers