MANAGED BY:
RABU
11 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Jumat, 15 November 2019 13:21
Ditanya ke Mana Uang Hasil Penipuan, Lihan: No Comment
TAK MAU KOMENTAR: Lihan saat ke luar dari ruang pemeriksaan Kejaksaan Banjarbaru. | FOTO: M RIFANI/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, BANJARBARU - Kasus dugaan penipuan dengan tersangka mantan pengusaha intan; Lihan akhirnya sampai ke babak baru. Setelah, berkas kasusnya dinyatakan lengkap oleh Kejaksaan Negeri Banjarbaru.

Mengenakan kaos oblong coklat bermotif garis-garis, serta hanya memakai celana pendek dan sandal jepit, Lihan Kamis (14/11) diserahkan tim penyidik Polsek Banjarbaru ke Kejari Banjarbaru untuk diperiksa lebih lanjut.

Setelah sekitar dua jam diperiksa oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), berkas Lihan pun dinaikkan ke tahap II atau P21. Setelah itu, Lihan dipindahkan ke Lapas Banjarbaru, setelah beberapa pekan sebelumnya ditahan di Rutan Mapolsek Banjarbaru.

Ketika keluar dari ruang pemeriksaan Kejari Banjarbaru menuju ke mobil tahanan yang akan membawanya ke Lapas Banjarbaru, Lihan tampak tenang dan sesekali melemparkan senyum.

Namun, saat dicerca beberapa pertanyaan oleh sejumlah awak media, dia enggan menanggapinya. Termasuk ketika Radar Banjarmasin menanyakan ke mana uang sebanyak Rp1,25 miliar yang didapatkanya dari H Hasyim. Lihan memilih tak menjawab. "Apa yang mau ditanggapi? Saya no comment," ungkapnya, sambil didampingi petugas menuju mobil tahanan.

Sementara itu, Kasi Pidana Umum Kejari Banjarbaru, Budi Mukhlis menyampaikan bahwa berkas Lihan sudah naik ke tahap II. Dengan begitu, tersangka dan barang bukti diserahkan penyidik dari kepolisian ke kejaksaan.

"Sekarang Lihan sudah berstatus terdakwa. Selanjutnya dia ditahan hingga 20 hari ke depan di Lapas Banjarbaru, Cempaka," ungkapnya.

Dia menambahkan, dalam waktu 20 hari itu pihaknya akan menyusun dan mematangkan surat dakwaan. Untuk bisa dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Banjarbaru. "Kami optimis untuk tindak pidana penipuan yang disangkakan ke Lihan akan terbukti nantinya di pengadilan," tambahnya.

Ditanya digunakan untuk apa saja uang hasil penipuan oleh terdakwa, Budi masih enggan membeberkannya. "Nanti semua akan kami ungkap pada saat persidangan," bebernya.

Sebelumnya, Lihan diamankan Rabu (18/9) lalu di rumahnya yang beralamat di Perumahan Green Valley Residence Kav 39, Kelurahan Jatihandap Kecamatan Mandala Jati, Kota Bandung, Jawa Barat dan kemudian dibawa ke Polsek Banjarbaru Kota untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Lihan dijerat pasal 378 KUHAP Tindak Pidana Penipuan dengan ancaman pidana penjara maksimal 4 tahun penjara.

Kapolsek Banjarbaru Kompol Purbo Raharjo melalui Kanit Reskrim, Iptu Yuli Tetro menegaskan, berkas yang diserahkan ke Kejaksaan Banjarbaru hanya satu dugaan perkara yang dilayangkan ke Lihan. Yakni pelaporan H Hasyim atas penipuan dengan modus pembayaran Tax Amnesty senilai Rp1,25 miliar. "Hanya kasus penipuan itu yang kita proses ke penyidikan," ujarnya. (ris/ran/ema)


BACA JUGA

Selasa, 10 Desember 2019 16:46

Terciduk Razia, 43 ASN Tak Bawa Surat Izin

BANJARMASIN – Satpol PP Banjarmasin kembali merazia puluhan Aparatur Sipil…

Selasa, 10 Desember 2019 12:58

Perampokan Alfamart: Berkat Informasi "Orang Dalam"

BANJARMASIN - Kasus perampokan Alfamart di Jalan Teluk Tiram Darat…

Senin, 09 Desember 2019 07:18

YA TUHAN..!! Ngga Tega Dah, Terlindas Truk, Kepala Remuk

BATULICIN - Kawasan simpang empat lampu merah di Jalan Transmigrasi…

Senin, 09 Desember 2019 07:12

Hanya Bisa Pasrah, Petani ini Diciduk Polres HSU

AMUNTAI - Karena terbukti memiliki dan menyimpan satu paket sabu,…

Minggu, 08 Desember 2019 08:42

48 Pelajar Direhab, 36 Ribu Ikuti Sosialisasi BNNK

BANJARMASIN - Sepanjang tahun 2019, Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK)…

Minggu, 08 Desember 2019 08:26

Peronda Hampir Celurit Pemilik Showroom

BANJARMASIN - Empat hari sudah Akhmad Syarifudin (45) mendekam di…

Minggu, 08 Desember 2019 08:24

Sita 40 Butir Ineks Logo Hello Kitty

BANJARMASIN - Dua pengedar sabu dan ineks yang tinggal di…

Sabtu, 07 Desember 2019 12:20

Kakak Beradik Spesialis Jambret Dibekuk

BANJARBARU - Bukannya saling membimbing untuk menjalani kehidupan yang lebih…

Kamis, 05 Desember 2019 09:49

Belum Nambang, Rugi Rp1,2 M

KOTABARU - Terungkapnya kasus pencurian material perusahaan tambang batubara di…

Kamis, 05 Desember 2019 09:27

Selain Kasus Terorisme, Warga Miskin Dapat Pendampingan Hukum Gratis

BANJARMASIN – Bukana rahasia lagi jika tarif jasa bantuan atau…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.