MANAGED BY:
RABU
11 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Sabtu, 16 November 2019 09:28
Dana Desa Dipakai Investasi, Ternyata Rugi, Mantan Pambakal Dijebloskan ke Penjara
KASUS: Mantan Pambakal Desa Makmur, Abdusyssahid (batik dan peci putih) ditetapkan sebagai tersangka. Ia kini dijebloskan ke Lapas Banjarbaru. | Foto: M.Amin/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, MARTAPURA –Muhammad Abdusysahid dijebloskan ke Lapas Banjarbaru, Jumat (15/11) siang. Mantan Pambakal Desa Makmur, Kecamatan Gambut ini ditetapkan Kejaksaan Negeri Kabupaten Banjar sebagai tersangka. Ia diduga menyalahgunakan APBDes tahun 2018 lalu. Kerugian negara ditaksir Rp579 juta.

Syahid dituduh menguasai dan memanfaatkan duit negara untuk kepentingan pribadi setelah APBDes dicairkan. Dana APBDes itu digunakan untuk kegiatan di luar daftar rencana kegiatan (DRK) yang ada di rencana jangka menengah desa.

Total APBDes desa Makmur tahun 2018 diperkirakan sebesar Rp1.050 miliar. APBDes itu berasal dari Dana Desa, Alokasi Dana Desa serta pajak daerah dan retribusi daerah (PDRD). Sumber APBDes itu berasal dari APBN dan APBD. Sayangnya, kepala desa ini melaksanakan kegiatan fiktif berdasarkan LHP Inspektorat Banjar sebesar Rp579 juta.

Kasi Pidsus Kejari Banjar, Tri Taruna Fariadi bersama Tim Kejari Banjar, Andi Akbar Subari menjelaskan modus menguapnya dana desa itu berasal dari kegiatan pembuatan siring di RT 002 dan RT 004, rehabilitasi jalan dan parit RT 003. Seiring berjalan waktu, proyek tidak kunjung selesai, namun dalam laporannya dinyatakan tuntas 100 persen.

“Tersangka mengakui seluruh perbuatannya setelah kami memeriksa 16 saksi.  Kami panggil Abdusysahid dan pada pemeriksaan ketiga kami tetapkan sebagai tersangka dan langsung ditahan,” kata Tri Taruna Fariadi.

Kejaksaan menetapkan korupsi yang dilakukan Syahid melanggar Pasal 2 Ayat 1 Jonto Pasal 18 Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999, sebagaimana diubah dan ditambah menjadi Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi. Mantan kepala desa ini juga dijerat pasal berlapis yaitu Pasal 9 dan Pasal 18 dalam undang-undang tindak pidana korupsi.

Sebelum dijebloskan ke Lapas Banjarbaru, Abdusysahid mengakui penggunaan dana untuk kepentingan pribadi. Dana desa, ujarnya, digunakan untuk investasi bersama kawan dari Jawa, namun rugi.

Sedangkan penanggung jawab investasi telah meninggal dunia. Kemudian, pada 2018 ada tiga paket pekerjaan fisik yaitu siring dan rehabilitasi jalan. Diakuinya hanya satu yang bermasalah.

“Kalau kerugian sebanyak Rp579 juta itu kebanyakan. Karena paket terakhir yang belum selesai dengan nilai proyek Rp200-an juta. Tapi tetap saya hadapi proses hukum bersama pengacara,” katanya.

Syahid mengaku hanya diberi waktu sekitar satu bulan untuk mengganti kerugian negara tersebut. Dirinya bingung mencarikan uang pengganti karena jabatan sebagai kepala desa telah berakhir pada April 2019 lalu. Jika masih menjabat tentu ada cara menyelesaikan. “Saya sebenarnya sangat kaget langsung ditetapkan tersangka dan ditahan. Tapi tetap saya jalani,” ungkapnya.

Sedangkan penasihat hukum Syahid, Supiansyah Darham menyatakan akan mendampingi dan membela mantan kepala desa. Ia juga memastikan semua hak tersangka dipenuhi, kemudian mencarikan solusi hukum. Dirinya mengaku telah mengantongi beberapa temuan penting untuk meringankan Syahid kemudian membuktikan bahwa tuduhan yang dialamatkan tidak sebesar yang dituduhkan.(mam/ema)


BACA JUGA

Selasa, 10 Desember 2019 16:46

Terciduk Razia, 43 ASN Tak Bawa Surat Izin

BANJARMASIN – Satpol PP Banjarmasin kembali merazia puluhan Aparatur Sipil…

Selasa, 10 Desember 2019 12:58

Perampokan Alfamart: Berkat Informasi "Orang Dalam"

BANJARMASIN - Kasus perampokan Alfamart di Jalan Teluk Tiram Darat…

Senin, 09 Desember 2019 07:18

YA TUHAN..!! Ngga Tega Dah, Terlindas Truk, Kepala Remuk

BATULICIN - Kawasan simpang empat lampu merah di Jalan Transmigrasi…

Senin, 09 Desember 2019 07:12

Hanya Bisa Pasrah, Petani ini Diciduk Polres HSU

AMUNTAI - Karena terbukti memiliki dan menyimpan satu paket sabu,…

Minggu, 08 Desember 2019 08:42

48 Pelajar Direhab, 36 Ribu Ikuti Sosialisasi BNNK

BANJARMASIN - Sepanjang tahun 2019, Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK)…

Minggu, 08 Desember 2019 08:26

Peronda Hampir Celurit Pemilik Showroom

BANJARMASIN - Empat hari sudah Akhmad Syarifudin (45) mendekam di…

Minggu, 08 Desember 2019 08:24

Sita 40 Butir Ineks Logo Hello Kitty

BANJARMASIN - Dua pengedar sabu dan ineks yang tinggal di…

Sabtu, 07 Desember 2019 12:20

Kakak Beradik Spesialis Jambret Dibekuk

BANJARBARU - Bukannya saling membimbing untuk menjalani kehidupan yang lebih…

Kamis, 05 Desember 2019 09:49

Belum Nambang, Rugi Rp1,2 M

KOTABARU - Terungkapnya kasus pencurian material perusahaan tambang batubara di…

Kamis, 05 Desember 2019 09:27

Selain Kasus Terorisme, Warga Miskin Dapat Pendampingan Hukum Gratis

BANJARMASIN – Bukana rahasia lagi jika tarif jasa bantuan atau…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.