MANAGED BY:
SENIN
09 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Minggu, 17 November 2019 14:27
Terkenal karena Penipuan Investasi, Lihan Mulai Dicari Para Tahanan
MASIH TERKENAL: Terdakwa kasus penipuan, Lihan, saat ke luar dari ruang pemeriksaan Kejaksaan Banjarbaru menuju mobil tahanan yang membawanya ke Lapas Banjarbaru.

PROKAL.CO, Setelah berkasnya dinyatakan lengkap, Lihan yang terjerat kasus penipuan lagi dipindahkan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Banjarbaru. Dia bergabung dengan 1.800 lebih tahanan.

---------------------------

Mantan pengusaha intan ini tiba di Lapas Banjarbaru pada Kamis (14/11) petang. Usai dirinya menjalani pemerikaaan di Kejari Banjarbaru dan statusnya dinaikkan menjadi terdakwa.

Sesampainya di Lapas yang dihuni 1800 lebih narapidana ini, Lihan langsung didata oleh petugas registrasi. Setelah itu, pria yang pernah menghebohkan banua karena kasus investasi bodong ini langsung dipindahkan ke Blok Masa Perkenalan Lingkungan atau Mapenaling.

"Sesuai tahapan standar, tahanan yang baru masuk kita tempatkan di Mapenaling. Untuk kondisi bloknya juga campur dengan tahanan lain yang statusnya masih tahanan, bukan narapidana," kata Kasubsi Kamtib Lapas Banjarbaru, Fikri Rahmadian melalui staff Kamtib, Wahyu Indra Pradana.

Di blok Mapenaling, kapasitas blok mampu menampung hingga 250 tahanan. Sementara untuk kondisi blok sekarang, total tahanan di Mapenaling berjumlah 200 orang "Itu termasuk Lihan, satu sel diisi dari 14 sampai 25 orang," kata Wahyu.

Sebelum vonis kasus, Lihan akan menjalani masa tahanan di blok Mapenaling selama kurang lebih 15 hari. Usai vonis turun dan statusnya naik sebagai Terpidana, Lihan akan menghuni Blok Transit beberapa waktu baru masuk ke blok yang sesuai dengan kasus yang menjeratnya.

Menurut pihak Lapas, masuknya Lihan menjadi sorotan. Khususnya bagi tahanan maupun narapida. Sebagaimana diketahui, sebelum kasus dugaan penipuam berkedok Tax Amnesty ini, Lihan terkenal lantaran melakukan penipuan hingga totalnya mencapai 1 Triliun Rupiah.

"Bahkan sebelum tiba di sini pun, tak sedikit yang mempertanyakan bahkan mencari dia (Lihan). Tetapi dari kita akan melakuan pengawasan atas hal ini agar menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," tegasnya.

Memang di Blok Mapenaling tahanan tidak bisa dikunjungi oleh narapidana dari blok lain. Bahkan di blok ini, pengawasan dan penjagaan dilakukan secara ketat oleh petugas sipir.

"Untuk membesuk tahanan di Mapenaling tetap bisa, tetapi harus melalui izin ke kita. Kalau ada tahanan atau narapida yang mencari Lihan, itu juga harus sepengetahuan kita dan akan dimediasi jika mengarah ke hal-hal yang rawan," ujarnya.

Selama menghuni blok Mapenaling, Lihan sebut Wahyu dalam kondisi baik-baik saja. Namun hingga Jumat kemarin, belum ada kerabat atau keluarga yang menjenguknya. "Waktu besuk memang tidak ada di hari Jumat."

Lihan sendiri akan bergabung dengan tahanan lain. Fasilitas yang ia dapat yakni makan selama tiga kali sehari sama seperti tahanan lainnya. Di blok dan sel, Lihan hanya akan tidur beralaskan lantai. Ia juga akan berbagi tempat dengan para tahanan lainnya.

Meski tidak ada pengamanan atau penjagaan khusus akan Lihan. Namun petugas keamanan Wahyu akan terus memonitor aktivitas Lihan. Lantaran keberadaannya tak bisa ditampik akan menyorot perhatian penghuni Lapas lainnya.

"Mapenaling termasuk yang kategori Maximum Security. Jadi narapidana dari blok lain tidak bisa masuk, karena aktivitas tahanan di blok Mapenaling hanya terpusat di blok sana saja, tidak boleh keluar areal tersebut. Bloknya pun terpisah dengan blok narapidana," tegasnya.

Sebelumnya, Kasi Pidana Umum Kejari Banjarbaru, Budi Mukhlis menyampaikan bahwa berkas Lihan sudah naik ke tahap II. Dengan begitu, tersangka dan barang bukti diserahkan penyidik dari kepolisian ke kejaksaan.

"Sekarang Lihan sudah berstatus terdakwa. Selanjutnya dia ditahan hingga 20 hari ke depan di Lapas Banjarbaru, Cempaka," ungkapnya.

Dia menambahkan, dalam waktu 20 hari itu pihaknya akan menyusun dan mematangkan surat dakwaan. Untuk bisa dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Banjarbaru. "Kami optimis untuk tindak pidana penipuan yang disangkakan ke Lihan akan terbukti nantinya di pengadilan," tambahnya.

Ditanya digunakan untuk apa saja uang hasil penipuan oleh terdakwa, Budi masih enggan membeberkannya. "Nanti semua akan kami ungkap pada saat persidangan," bebernya.

Sebagai penyegar ingatan, Lihan diamankan Rabu (18/9) lalu di rumahnya yang beralamat di Perumahan Green Valley Residence Kav 39, Kelurahan Jatihandap Kecamatan Mandala Jati, Kota Bandung, Jawa Barat dan kemudian dibawa ke Polsek Banjarbaru Kota untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Lihan dijerat pasal 378 KUHAP Tindak Pidana Penipuan dengan ancaman pidana penjara maksimal 4 tahun penjara.

Kapolsek Banjarbaru Kompol Purbo Raharjo melalui Kanit Reskrim, Iptu Yuli Tetro menegaskan, berkas yang diserahkan ke Kejaksaan Banjarbaru hanya satu dugaan perkara yang dilayangkan ke Lihan. Yakni pelaporan H Hasyim atas penipuan dengan modus pembayaran Tax Amnesty senilai Rp1,25 miliar. (rvn/ran/ema)


BACA JUGA

Senin, 09 Desember 2019 07:18

Terlindas Truk, Kepala Remuk

BATULICIN - Kawasan simpang empat lampu merah di Jalan Transmigrasi…

Senin, 09 Desember 2019 07:12

Hanya Bisa Pasrah, Petani ini Diciduk Polres HSU

AMUNTAI - Karena terbukti memiliki dan menyimpan satu paket sabu,…

Minggu, 08 Desember 2019 08:42

48 Pelajar Direhab, 36 Ribu Ikuti Sosialisasi BNNK

BANJARMASIN - Sepanjang tahun 2019, Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK)…

Minggu, 08 Desember 2019 08:26

Peronda Hampir Celurit Pemilik Showroom

BANJARMASIN - Empat hari sudah Akhmad Syarifudin (45) mendekam di…

Minggu, 08 Desember 2019 08:24

Sita 40 Butir Ineks Logo Hello Kitty

BANJARMASIN - Dua pengedar sabu dan ineks yang tinggal di…

Sabtu, 07 Desember 2019 12:20

Kakak Beradik Spesialis Jambret Dibekuk

BANJARBARU - Bukannya saling membimbing untuk menjalani kehidupan yang lebih…

Kamis, 05 Desember 2019 09:49

Belum Nambang, Rugi Rp1,2 M

KOTABARU - Terungkapnya kasus pencurian material perusahaan tambang batubara di…

Kamis, 05 Desember 2019 09:27

Selain Kasus Terorisme, Warga Miskin Dapat Pendampingan Hukum Gratis

BANJARMASIN – Bukana rahasia lagi jika tarif jasa bantuan atau…

Kamis, 05 Desember 2019 07:18

Razia Bongkar Muat di Djok Mentaya, Dishub Diajak Kucing-kucingan

BANJARMASIN - Para pemilik ruko pergudangan di Jalan Djok Mentaya…

Kamis, 05 Desember 2019 07:14

Biasanya Riang jadi Lebih Pendiam, ABK Tugboat Tenggelam di Sungai Barito

BANJARMASIN - Pencarian ABK (anak buah kapal) Trans Power 165,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.