MANAGED BY:
SENIN
20 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Senin, 18 November 2019 10:24
Cemari Mandin Damar, Tambang Emas Ilegal Belum Bisa Ditertibkan
KUCING-KUCINGAN: Lokasi penambang emas ilegal di kawasan air terjun Mandin Damar Desa Gunung Raya, Kecamatan Mantewe. Hingga kini aparat belum berhasil menertibkan. | Foto: Camat Mantewe For Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, BATULICIN - Penambangan emas ilegal mulai marak dilakukan warga luar daerah di kawasan air terjun Mandin Damar di Desa Gunung Raya Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu. Akibatnya, kawasan eksotis tersebut tercemar. Warna air yang semula jernih, kini keruh.

Camat Mantewe, Sulhadi mengungkapkan dari informasi yang disampaikan warga, aktivitas penambangan emas ilegal sudah terjadi sekitar 1 bulan terakhir ini. “Laporan pertama kami terima tanggal 29 September 2019,” katanya kepada Radar Banjarmasin, kemarin.

Dari laporan tersebut, tim gabungan terdiri dari aparat kecamatan, Polsek Mantewe dan Dinas Kehutanan Kalsel melakukan patroli, namun hasilnya nihil. “Sepertinya patroli kami bocor,” ujarnya seraya mengatakan akibat penambangan emas ilegal tersebut membuat air terjun keruh.

Dikatakan Sulhadi, aktivitas penambangan emas ilegal dilakukan pada malam hari. Lokasinya berada sekitar 2 kilometer dari wisata air terjun Mandin Damar. Pelaku berjalan ke lokasi dengan menggunakan jalan setapak.  

“Tim hanya menemukan bekas-bekas aktivitas penambangan emas tradisional menggunakan mesin sedot. Mesin sedotnya tidak ketemu, mungkin sengaja disembunyikan pelaku di dalam hutan,” papar Sulhadi.

Kegiatan ilegal ini, lanjut dia, jika dibiarkan akan merusak  keindahan wisata air terjun Mandin Damar yang menjadi ikon Kecamatan Mantewe. Lokasi ini mulai dikunjungi oleh wisatawa dari daerah lain.

“Bahkan ada beberapa stasiun televisi yang telah meliput dan merekam tempat tersebut,” katanya.

Setelah patroli tersebut, penambangan emas ilegal sudah tidak ada lagi selama 2 minggu. Namun sebulan kemudian aktivitas ilegal tersebut kembali terjadi. “Tim gabungan ditambah personel TNI kembali melakukan patroli pada tanggal 5 November 2019. Tapi, hasilnya tetap nihil,” ujarnya.

Dalam patroli tersebut, tim juga melakukan sosialisasi kepada warga desa agar tidak melakukan aktivitas penambangan emas ilegal. “Apabila ada warga yang nekat melakukan, akan ditindak tegas oleh aparat yang berwenang,” tegasnya.

Berdasarkan informasi yang disampaikan warga desa, ada ratusan orang yang melakukan penambangan emas ilegal. Bahkan ada yang berasal dari luar daerah. “Warga berjanji kalau tim datang lagi akan membantu menertibkan bersama-sama,” terangnya.

Selain penambangan emas ilegal, tim juga menerima laporan aktivitas pembalakan liar di sekitar kawasan Desa Gunung Raya. Dari laporan itu, tim juga menyusur ke lokasi, namun setelah masuk sekitar 6 kilometer dari jalan raya, jembatan penghubung dari kayu sengaja dirusak oleh pelaku sehingga tim tidak bisa masuk ke lokasi.

“Lokasi pembalakan liar berada sekitar 12 kilometer dari jembatan tersebut. Kalau dari jalan masuk ke jembatan sekitar 6 kilometer. Pelaku belum diketahui, namun informasinya warga luar daerah,” ucap Sulhadi. (kry/ema)

loading...

BACA JUGA

Senin, 20 Januari 2020 08:46

Sempat Kejar-kejaran Dengan Terduga Pelaku Penyetruman

RANTAU - Penangkapan ikan menggunakan alat setrum marak terjadi di…

Senin, 20 Januari 2020 08:14

Sudah 30 Kepala Badut Diamankan, Tapi Masih Ada yang Nekat Beroperasi di A Yani

BANJARBARU - Meski sudah sering ditindak oleh Satpol PP Banjarbaru,…

Senin, 20 Januari 2020 08:11

Balap Liar di Kawasan Murjani, 81 Remaja dan 59 Ranmor Diamankan

BANJARBARU - Setelah mengamankan 165 pelajar yang diduga terlibat melakukan…

Senin, 20 Januari 2020 07:35

Gemparkan Sungai Andai, Anto Tergeletak Tanpa Busana di Kamar Mandi

BANJARMASIN - Warga Jalan Mutiara Raya RT 26 Sungai Andai…

Senin, 20 Januari 2020 07:25

Disergap di Tepi Jalan, Warga Tapin Utara ini Tertunduk Malu

RANTAU - Hanya bisa tertunduk malu. Begitulah Muchsyar Gandhi di…

Senin, 20 Januari 2020 07:24

Bawa Kabur Mobil, Ditangkap di Kaltim

AMUNTAI - Akibat ingin mendapat uang secara instan, segala cara…

Minggu, 19 Januari 2020 00:44

Dugaan Tindakan Asusila, KPU Kalsel Bakal Panggil Gusti Makmur

BANJARMASIN - Kabar dugaan tindakan asusila yang dilakukan oleh Ketua…

Minggu, 19 Januari 2020 00:38

Perkantoran Gubernur Dikepung, Ratusan Pembalap Liar Ditilang

BANJARBARU - Deru suara knalpot motor terdengar saling bersahutan di…

Minggu, 19 Januari 2020 00:32

Piton Tertangkap, Plafon Hancur

BANJARMASIN - Warga Teluk Dalam geger. Ular piton sepanjang 3,2…

Minggu, 19 Januari 2020 00:24

Motor Curian, Digadaikan

BANJARMASIN - M Firdaus (27) dan Ahmad Fauzi (40) harus…

DURIAN OH DURIAN... Macet Total, Jalan Kaki 2 Km, Luka dan Pingsan karena Rebutan Durian

Dugaan Tindakan Asusila, KPU Kalsel Bakal Panggil Gusti Makmur

Siswa MTsN 11 Tabalong Kunjungi Radar Banjarmasin: Lihat Proses Pembuatan Koran

Bukit Batu di Riam Kanan ini, Diproyeksi Jadi Tempat Wisata

Perkantoran Gubernur Dikepung, Ratusan Pembalap Liar Ditilang

Tanpa Antre di Ruangan Khusus, Penyandang Disabilitas Bisa dapat SIM

Karlina: Jangan Ragu Pakai Dana Kelurahan

Piton Tertangkap, Plafon Hancur

Pagu Siring Teluk Kelayan Rp10,4 Miliar, Deadline Pembongkaran: April

Ibnu Sina Kecewa dengan Pemprov, Gara-gara PDAM Cuma Bisa Jadi Perseroda
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers