MANAGED BY:
SELASA
21 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

RAGAM INFO

Selasa, 19 November 2019 10:48
SMK PP Negeri Banjarbaru
Tiwul, Konsistensi Pusdiktan Pada Pangan Lokal
Kementerian Pertanian (Kementan) RI telah mencanangkan program diversifikasi pangan. Program ini sebagai upaya untuk mengajak masyarakat gemar untuk mengkonsumsi pangan lokal.

PROKAL.CO,

YOGYAKARTA – Kementerian Pertanian (Kementan) RI telah mencanangkan program diversifikasi pangan. Program ini sebagai upaya untuk mengajak masyarakat gemar untuk mengkonsumsi pangan lokal.

Melalui program ini, masyarakat diharapkan tidak terpaku pada satu jenis makanan pokok, namun terdorong mengonsumsi bahan pangan lain sebagai pengganti makanan pokok yang selama ini dikonsumsi atau mengkonsumsi makanan non beras.

Untuk lingkup kementan sendiri, sosialisasi ini sudah mulai konsisten dijalankan. Ini terlihat dari setiap kegiatan yang diadakan oleh Kementan. Salah satunya dalam kegiatan workshop penderasan informasi kebijakan strategis kementerian pertanian yang dilaksanakan di Hotel Platinum Adisucipto, Yogyakarta.

Kegiatan yang dilaksanakan sejak Kamis (14/11) sampai Sabtu (16/11) ini, peserta merupakan perwakilan dari Unit Pelaksana Teknis Pusdiktan yang tersebar di beberapa wilayah di Indonesia, salah satunya 4 orang perwakilan dari SMK-PP Negeri Banjarbaru.

Wakil dari SMK-PP N Banjarbaru dan peserta workshop lainnya disuguhi beragam pangan lokal Yogyakarta yang disediakan saat jeda istirahat. Pangan lokal yang dimaksud diantaranya jagung rebus, pisang bakar, edamame hingga tiwul. 

Yang menarik adalah tiwul yang merupakan makanan khas dari Gunung Kidul Yogyakarta, yang dewasa ini mulai ditinggalkan masyarakat. Makanan yang memiliki rasa manis dan juga gurih ini dahulu dikenal sebagai makanan pengganti nasi, namun sekarang makanan ini telah berubah menjadi camilan yang lezat.

Dengan kehadiran tiwul dan “kawan-kawan” dalam kegiatan yang difasilitasi oleh Pusat Pendidikan Pertanian (Pusdiktan) ini, menunjukkan bahwa Pusdiktan khususnya dan Kementan umumnya, begitu konsisten dalam menerapkan program diversifikasi pangan. (tm/wd/ema)


BACA JUGA

Kamis, 24 September 2015 23:03

Ada Presiden, Pengamanan Ketat, Antre Panjang, Ratusan Jemaah Tak Bisa Salat

<p><strong>LANTARAN</strong> dihadiri oleh orang nomor satu di Indonesia pengamanan…

Dua Rumah Terbakar Habis di Desa Lano

Ketua Dekranasda Hj Anisah Rasyidah Wahid Ajak Pengrajin Kembangkan Sasirangan Motif Fauna 

Sempat Kejar-kejaran Dengan Terduga Pelaku Penyetruman

Sudah 30 Kepala Badut Diamankan, Tapi Masih Ada yang Nekat Beroperasi di A Yani

Balap Liar di Kawasan Murjani, 81 Remaja dan 59 Ranmor Diamankan

Ba'da Jumat, Polsek Banjarmasin Barat Bagikan Sembako dan Serukan Bahaya Hoax

Kopdar Bareng Komunitas Youtuber Borneo: Jadi Wadah Belajar dan Bermain

Gara-gara ini, Kalsel-Teng Gelap-gelapan

Haul Guru Diamankan 23.988 Petugas, Belum Termasuk 24 Ribu Relawan

Kecamatan Baru, Sigam Tak Punya PPK
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers