MANAGED BY:
JUMAT
17 JULI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Selasa, 19 November 2019 11:04
BEJAT..! Di Tamban, Guru Agama Cabuli Belasan Murid
BEJAT: Kapolres Batola AKBP Bagus Suseno melakukan menjelaskan tentang kasus pencabulan yang dilakukan S (pakai masker). | Foto: Ahmad Mubarak/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO,

MARABAHAN - Seorang guru agama di sebuah sekolah menengah atas di Tamban diciduk polisi. Dia diadukan orang tua siswa karena telah melakukan pencabulan kepada siswa-siswanya.

Parahnya, S, inisial lelaki berusia 50 tahun itu melakukan perbuatan keji ini seusai pengajian di rumahnya. S memang membuka pengajian dan dia menjadi ketua majelisnya. Siswa-siswa diajak datang ke rumahnya untuk mengikuti pengajian.

Tak tanggung-tanggung, korban S mencapai 15 orang. Tterdiri dari 13 anak di bawah umur dan 2 orang siswa dewasa. Semua korban menerima perlakuan cabul yang berbeda. "Pelaku melakukan aksinya dirumahnya setelah selesai pengajian," ujar Kapolres Batola Ajun Komisaris Besar Polisi Bagus Suseno saat konferensi pers, Senin (18/11) di Aula Mapolres setempat.

Saat ingin melakukan aksinya, pelaku terlebih dahulu memilih salah satu korbannya. Siswa tersebut setelah usai pengajian disuruh untuk datang ke kamar lantai dua rumahnya dengan instruksi membaca amalan. Sedangkan siswa lainnya diminta pulang. Usai pembacaan amalan, barulah melakukan perbuatan tercelanya. "Sebelum melakukan asusila, pelaku minta dipijat oleh siswanya, terang Bagus

Bagus menambahkan, dari pengakuan pelaku, setelah melakukan perbuatan asusila itu, dirinya merasa rileks dan fokus. "Para korban juga termakan omongan sang guru, bahwa jika menuruti perintah guru bisa membuat cerdas dan mendapat wibawa," ujarnya.

Bagus mengungkapkan, terbongkarnya kasus ini berdasarkan laporan orang tua korban pada Selasa (12/11). Salah satu korban terlebih dahulu melaporkan kasus ini ke Polsek Tamban dan langsung dibawa ke Polres. "Saat pemeriksaan awal kepada teman korban, jumlah korban menjadi bertambah," ujarnya sembari mengatakan jumlah korban sudah berjumlah 15 orang.

Halaman:

BACA JUGA

Jumat, 31 Januari 2020 11:41

Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Asusila, Mantan Ketua KPU Banjarmasin Digelandang Aparat

BANJARBARU - Gusti Makmur memenuhi panggilan penyidik Polres Banjarbaru, kemarin…

Jumat, 31 Januari 2020 11:27

Sengketa Warga Antar Baru vs PT Barito Putera Plantation: Warga Serahkan Bukti Kepemilikan

MARABAHAN - Lama tidak terdengar, mediasi sengketa lahan sawit antara…

Jumat, 31 Januari 2020 11:11

Timbun Solar, Samsul dan Syamsuddin Digrebek

BANJARMASIN - Kepolisian Polsek Banjarmasin Utara menggerebek dua rumah di…

Jumat, 31 Januari 2020 11:03

Mabuk Bawa Sajam, Buronan Apes

BANJARMASIN – Jadi buronan selama dua pekan, Taufik Rahman alias…

Jumat, 31 Januari 2020 10:36

Sabirin Terjebak Polisi Menyamar

AMUNTAI - Nasib sial dialami Sabirin (28), warga Desa Harus…

Jumat, 31 Januari 2020 10:34

Korban Berteriak, Anto pun Panik, Dengan Mudah Ia Dikepung Warga

MARABAHAN - Sial masih jauh dari Armina. Warga Desa Sinar…

Jumat, 31 Januari 2020 10:31

Disergap, Pengedar Sabu Tak Berkutik

MARABAHAN - Pengedar narkoba sedikit demi sedikit digulung Sat Res…

Kamis, 30 Januari 2020 11:48

Susahnya Memberantas Indekos Mesum di Kota Idaman: Paket Murah, Sukar Terjamah, Remaja Lajang Tak Bisa Dipidana

Indekos. Bagi mahasiswa, ruang kecil berjuta cerita. Dari mengerjakan tugas,…

Kamis, 30 Januari 2020 10:56

Pengendara Panik ada Razia di Kayutangi, 62 Pemotor Ditilang

BANJARMASIN - Pengendara yang melintasi Jalan Hasan Basry mendadak panik…

Kamis, 30 Januari 2020 10:49

Dua di Jalan, Satu di Toilet; Budak Sabu Barabai Tak Berkutik Diringkus

BARABAI - Ada-ada saja ulah FP (20). Pemuda asal Desa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers