MANAGED BY:
MINGGU
08 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Selasa, 19 November 2019 12:50
Aparat Incar Penambang Ilegal Mantewe
PATROLI: Tim gabungan patroli berhenti di dekat jembatan penghubung dari kayu yang sengaja di rusak para pelaku pembalakan liar di kawasan dekat air terjun Mandin Damar, Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu. | Foto Camat Mantewe For Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, BATULICIN - Polisi berjanji akan menindak tegas pelaku penambangan emas ilegal di kawasan air terjun Mandin Damar Desa Gunung Raya Kecamatan Mantewe. Penegasan itu disampaikan Kapolres Tanbu AKBP Sugianto melalui  Kapolsek Mantewe, Ipda Anang Setiawan kepada Radar Banjarmasin, kemarin.

"Terhadap aktivitas penambangan emas ilegal ini sudah kami sampaikan ke Polres Tanbu. Kami minta bantuan personel apabila ada penertiban," kata Anang Setiawan.

Pihaknya mengaku kekurangan personel, sementara pelaku penambangan emas jumlahnya mencapai puluhan orang. "Ada sekitar 20 orang. Mereka berasal dari kabupaten tetangga," ujarnya.

Hingga kini pihaknya masih melakukan sebatas imbauan dan sosialisasi kepada warga agar tidak melakukan aktivitas itu lagi. Namun jika mereka masih nekat melanggar, akan ditindak tegas.

Hingga kemarin, kata kapolsek, sudah tidak ada lagi aktivitas ilegal tersebut.  "Minggu (17/11) tadi ada kegiatan kepramukaan dari pelajar SMP se-Kecamatan Mantewe. Kebetulan kegiatannya dilaksanakan di Desa Gunung Raya. Dari hasil pantauan di lapangan ativitas tersebut tidak ada lagi," paparnya.

Dari informasi yang diperoleh dari warga desa, kegiatan tersebut sudah dilakukan selama 2 bulan. Para pelaku menggunakan alat tradisional. "Bukan menggunakan mesin, tapi alat sederhana seperti mangkok besar," terangnya.

Lokasi penambangan emas ini berada di dalam hutan. Jika ditempuh dengan berjalan kaki bisa memakan waktu hingga setengah jam.  Akibat penambangan emas tersebut membuat air terjun Mandin Damar keruh.

Selain tambang emas ilegal, pihaknya juga mengendus adanya aktivitas pembalakan liar di desa itu. Namun, tim gabungan tidak bisa melanjutkan perjalanan menuju lokasi akibat jembatan kayu sengaja dirusak pelaku. (kry/ema)

loading...

BACA JUGA

Minggu, 08 Desember 2019 08:42

48 Pelajar Direhab, 36 Ribu Ikuti Sosialisasi BNNK

BANJARMASIN - Sepanjang tahun 2019, Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK)…

Minggu, 08 Desember 2019 08:26

Peronda Hampir Celurit Pemilik Showroom

BANJARMASIN - Empat hari sudah Akhmad Syarifudin (45) mendekam di…

Minggu, 08 Desember 2019 08:24

Sita 40 Butir Ineks Logo Hello Kitty

BANJARMASIN - Dua pengedar sabu dan ineks yang tinggal di…

Sabtu, 07 Desember 2019 12:20

Kakak Beradik Spesialis Jambret Dibekuk

BANJARBARU - Bukannya saling membimbing untuk menjalani kehidupan yang lebih…

Kamis, 05 Desember 2019 09:49

Belum Nambang, Rugi Rp1,2 M

KOTABARU - Terungkapnya kasus pencurian material perusahaan tambang batubara di…

Kamis, 05 Desember 2019 09:27

Selain Kasus Terorisme, Warga Miskin Dapat Pendampingan Hukum Gratis

BANJARMASIN – Bukana rahasia lagi jika tarif jasa bantuan atau…

Kamis, 05 Desember 2019 07:18

Razia Bongkar Muat di Djok Mentaya, Dishub Diajak Kucing-kucingan

BANJARMASIN - Para pemilik ruko pergudangan di Jalan Djok Mentaya…

Kamis, 05 Desember 2019 07:14

Biasanya Riang jadi Lebih Pendiam, ABK Tugboat Tenggelam di Sungai Barito

BANJARMASIN - Pencarian ABK (anak buah kapal) Trans Power 165,…

Rabu, 04 Desember 2019 11:17

Alfurqan, Kitab Suci Pengikut 'Nabi dari HST', Kejiwaan Nasruddin Bakal Diperiksa

BARABAI - Meski rumah kayu yang terletak di Desa Kahakan,…

Rabu, 04 Desember 2019 10:55

Andalkan CCTV, Dua Perampok Alfamart Masih Diburu, Polisi Belum Temukan Titik Terang

BANJARMASIN - Polisi belum menemukan titik terang dari kasus perampokan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.