MANAGED BY:
SENIN
20 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Selasa, 19 November 2019 13:37
Belum Dibayar BPJS, RS Ulin Tegaskan Pelayanannya Tak Akan Berkurang
KEWAJIBAN RS: Makanan bagi pasien di RSUU Ulin. | FOTO: OSCAR FRABY/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, BANJARMASIN – RSUD Ulin harap-harap cemas. Pasalnya mereka harus menggelontorkan uang sedikitnya Rp25 miliar dalam sebulan. Paling banyak untuk belanja obat-obatan.

Direktur Utama RSUD Ulin Banjarmasin Suciati mengatakan, jika tak dilakukan pembayaran klaim BPJS hingga akhir November mendatang, pelayanan di RS sedikit banyak akan terganggu.

Selain biaya obat-obatan yang terbilang tinggi, RSUD Ulin Banjarmasin juga harus mengeluarkan biaya yang cukup besar untuk membayar makanan pasien. Suci mengatakan, tiap bulan rata-rata pihaknya menggelontorkan uang mencapai Rp800 juta sampai Rp1 miliar untuk makanan.

Biaya makanan pasien ini terang Suci bervariasi tiap pasien, tergantung kelas pelayanan. Untuk kelas III biaya makanan pasien tiga kali makan biayanya Rp80 ribu. Sementara untuk kelas II biaya tiga kali makan Rp110 ribu, sedangkan kelas I biaya tiga kali makan Rp130 ribu. “Tiap bulan hampir Rp1 miliar, bahkan bisa mencapai Rp1 miliar,” ungkap Suci kemarin.

Di luar itu, RSUD Ulin juga harus mengeluarkan uang yang tak sedikit untuk membayar tagihan listrik dan PDAM. Tiap bulan rata-rata uang yang digelontorkan mencapai Rp1 miliar. “Lebih banyak biaya listrik, nilainya bisa mencapai Rp700 juta,” bebernya.

Selain itu, RSUD Ulin juga harus memutar otak tiap bulan untuk membayar tenaga cleaning servis dan security. Nilainya mencapai Rp600 juta. Itu belum membayar honorer tenaga keperawatan dan yang lain. “Kalau ditotal mencapai Rp1,4 miliar lebih tiap bulan,” sebut Suci.

Di luar itu, ada biaya lain yang harus dikeluarkan lagi pihak rumah sakit tiap bulan. Yakni membayar biaya jasa pelayanan dokter dan perawat. Nilainya mencapai Rp5-6 miliar. “Untungnya para dokter dan perawat memaklumi hal ini. Soal makan, pasien dan listrik yang kadang pasien tak memahami,” tukasnya.

Suci sangat mengharapkan, bulan ini BPJS Kesehatan membayar piutang mereka. Paling tidak dua bulan dari tiga bulan tunggakan. “Menghadapi kondisi ini. Kami sampai ngutang juga ke pihak perusahaan obat. Untungnya mereka juga memahami,” imbuhnya.

Meski kondisi keuangan saat ini sedikit terganggu, Suci memastikan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat tak berkurang sedikit pun. “Pelayanan tak berkurang. Tetap kami nomor satukan,” janjinya.

Untuk diketahui, klaim tagihan yang belum dibayar BPJS Kesehatan ke RSUD Ulin dari bulan Juli hingga Oktober mencapai Rp85 miliar. Rinciannya, sebesar Rp31 miliar tagihan Juli, sebesar Rp28 miliar tagihan bulan Agustus, dan sebesar Rp26 miliar untuk klaim bulan Oktober. “Dibayar sebulan saja syukur. Apalagi jika dibayar sampai dua bulan,” harap Suci. (mof/ran/ema)


BACA JUGA

Senin, 20 Januari 2020 14:59
Pemkab Hulu Sungai Utara

Ketua Dekranasda Hj Anisah Rasyidah Wahid Ajak Pengrajin Kembangkan Sasirangan Motif Fauna 

AMUNTAI - Motif kain sasirangan khas Banjar dikenal dengan corak…

Senin, 20 Januari 2020 07:54

Gara-gara ini, Kalsel-Teng Gelap-gelapan

BANJARBARU - Hujan deras disertai petir dan angin kencang yang…

Senin, 20 Januari 2020 07:47

Kecamatan Baru, Sigam Tak Punya PPK

BANJARMASIN – KPU Kalsel akhirnya mengambil keputusan terkait permasalahan Panitia…

Senin, 20 Januari 2020 07:43

Dapat Hibah 300 PJU untuk Akses, Jalan ke Bandara Baru Semakin Terang

Kabar baik bagi warga yang mengeluhkan kurangnya penerangan di jalan…

Senin, 20 Januari 2020 07:37

DICARI..! 18 Sopir untuk Kemudikan Bus Trans Banjarmasin

BANJARMASIN - Dinas Perhubungan Banjarmasin membuka lowongan untuk 18 sopir.…

Senin, 20 Januari 2020 07:30

Seleksi CPNS: 200 Komputer Masih Kurang

BANJARMASIN - Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalsel menyiapkan ratusan komputer…

Senin, 20 Januari 2020 06:53
Pemko Banjarbaru

Wawali Hadiri Pembukaan Kejuaraan Voli

BANJARBARU - Wakil Walikota Banjarbaru H Darmawan Jaya Setiawan didampingi…

Senin, 20 Januari 2020 06:46
PARLEMENTARIA

Dewan Harapkan Kontrak Karya Transparan

BANJARBARU - Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)…

Senin, 20 Januari 2020 06:32

Haji Denny Makin Siap Maju Pilgub Kalsel

BANJARMASIN - Relawan Haji Denny Indrayana menggelar konsolidasi relawan 13…

Senin, 20 Januari 2020 06:26
Pemkab Tanah Laut

Bupati Khutbah di Masjid Jami Ar Raudhah

PELAIHARI – Di awal Tahun 2020 pelaksanaan Manunggal Tuntung Pandang…

DURIAN OH DURIAN... Macet Total, Jalan Kaki 2 Km, Luka dan Pingsan karena Rebutan Durian

Dugaan Tindakan Asusila, KPU Kalsel Bakal Panggil Gusti Makmur

Siswa MTsN 11 Tabalong Kunjungi Radar Banjarmasin: Lihat Proses Pembuatan Koran

Bukit Batu di Riam Kanan ini, Diproyeksi Jadi Tempat Wisata

Perkantoran Gubernur Dikepung, Ratusan Pembalap Liar Ditilang

Tanpa Antre di Ruangan Khusus, Penyandang Disabilitas Bisa dapat SIM

Karlina: Jangan Ragu Pakai Dana Kelurahan

Piton Tertangkap, Plafon Hancur

Pagu Siring Teluk Kelayan Rp10,4 Miliar, Deadline Pembongkaran: April

Ibnu Sina Kecewa dengan Pemprov, Gara-gara PDAM Cuma Bisa Jadi Perseroda
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers