MANAGED BY:
MINGGU
08 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Rabu, 20 November 2019 12:09
TPA Basirih Harus Diperluas, Solusi Jangka Pendek TPA Regional
SEMAKIN SESAK: Daya tampung TPA Basirih semakin berkurang. DLH berencana membuang sebagian sampah Banjarmasin ke TPA Regional di Banjarbaru. | FOTO: WAHYU RAMADHAN/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Umur Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Basirih di Jalan Gubernur Soebarjo semakin pendek. Kian hari daya tampungnya kian kritis. Pemko Banjarmasin berencana memperluas lahan TPA.

"Lima tahun lagi TPA Basirih sudah full. Tidak bisa lagi menampung sampah tambahan. Jadi harus ada perluasan," kata Kabid Kebersihan dan Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup Banjarmasin Marzuki, kemarin (19/11).

Disebutkannya, setiap hari ada 500 sampai 600 ton sampah yang dibuang ke TPA di Banjarmasin Selatan tersebut. Beban sampah tertinggi di Kalsel.

Tentu saja perluasan lahan bukan perkara yang mudah. Pasalnya pemko harus menggelar pembebasan lahan.

"Kami masih mencari-cari lahan untuk memperluas TPA. Tapi hingga saat ini belum ada lokasi yang pas. Ada yang mau menjual, tapi tidak masuk kriteria kami," jelasnya.

TPA Basirih memiliki luas 40 hektare. Sekarang, diperkirakan tersisa 10 hektare saja yang masih kosong.

"Pada tahun 2000 lalu, diperkirakan pada tahun 2016 TPA ini sudah penuh. Tapi berkat program pengurangan sampah (contoh bank sampah), bisa bertahan sampai tahun ini," jelasnya.

Demi memperpanjang umur TPA, tahun depan, DLH berencana mengajukan pembuangan sampah ke TPA Regional milik Pemprov Kalsel di Gunung Kupang, Banjarbaru. "Sebagian kecil dikirim ke sana, selebihnya tetap dibuang ke TPA Basirih," ungkapnya.

Jika disetujui pemko dan dewan, butuh anggaran yang tak sedikit juga. Karena DLH harus menyediakan armada dan sopir tambahan, bahan bakar, dan setoran retribusi sampah ke pemprov.

"Bayangkan, jarak pengangkutan sampah ke TPA regional cukup jauh, sekitar 40 kilometer. Selain itu juga makan waktu. Semoga lekas mendapat lahan baru, jadi tak perlu membuang ke TPA," pungkas Marzuki. (hid/fud/ema)


BACA JUGA

Minggu, 08 Desember 2019 08:34

Banjarmasin Jamin Tak Abaikan Titian

BANJARMASIN - Pemko Banjarmasin ingin tetap menjaga eksistensi jalan titian.…

Minggu, 08 Desember 2019 08:32

Jangan Dianggurkan, Tiap Kecamatan Dijatah Rp8 Miliar

BANJARMASIN - Wakil Ketua DPRD Banjarmasin Muhammad Yamin kembali mengingatkan…

Sabtu, 07 Desember 2019 12:53

Pengurus BWI Tanbu Dikukuhkan

BATULICIN - Sebanyak 12 orang Pengurus Badan Wakaf Indonesia (BWI)…

Sabtu, 07 Desember 2019 12:52

Pertemuan Advokasi Lintas Sektoral di Kampung KB

BATULICIN - Keberhasilan berjalannya program Kampung KB di suatu wilayah…

Sabtu, 07 Desember 2019 12:51

PUPR Selenggarakan Bimbingan Teknis SMKK

BATULICIN - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tanbu…

Sabtu, 07 Desember 2019 12:49

Awas Gerbang Perbatasan Kena Penalti

BANJARBARU - Kurang dari sebulan. Nasib pembangunan gerbang perbatasan wilayah…

Sabtu, 07 Desember 2019 12:16

Launching Pilkada Kalsel 22 Desember

BANJARMASIN – Secara nasional tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak…

Sabtu, 07 Desember 2019 12:10

Ajak Milenial, Pemerintah Pusat Puji Hutan Kota Kalsel

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Jumat (6/12) kemarin melaksanakan Penanaman dan…

Sabtu, 07 Desember 2019 10:08

Ketua IDI: Hepatitis A Muncul Karena Lingkungan Kotor

SEMENTARA ITU, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kalsel dr M…

Sabtu, 07 Desember 2019 09:18

Hapatitis A Bikin Geger Martapura, Mata Roni Mendadak Kuning

MARTAPURA – Virus hepatitis A menyebar begitu cepat di Kecamatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.