MANAGED BY:
SENIN
24 FEBRUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Jumat, 22 November 2019 11:48
Sudah Sering Ditertibkan, Badut yang Tetap Membandel Kostumnya Disita Permanen
DIPERBOLEHKAN: Salah satu badut kostum jalanan beroperasi di wilayah Jalan Karang Anyar Banjarbaru. Titik ini merupakan areal yang diperbolehkan bagi badut untuk beraksi dengan catatan tidak menyentuh badan jalan. | Foto: Muhammad Rifani/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, BANJARBARU - Meski sudah kerap ditertibkan hingga dilakukan penyitaan. Nyatanya sampai sekarang, masih tampak keberadaan badut jalanan di titik-titik yang dilarang.

Titik-titik favorit para badut dengan kostum berbagai karakter ini beragam. Namun kebanyakan yang melanggar yakni di sepanjang Jalan A Yani mulai dari depan SPBU Batas Kota sampai Q Mall Banjarbaru.

Aksi kucing-kucingan kerap tak terhindarkan antara aparat Satpol PP Banjarbaru dengan para badut. Bahkan beberapa waktu lalu, sebagian kostum badut disita oleh petugas.

Memang dari keterangan Satpol PP Banjarbaru, penyitaan bersifat temporer. Yakni hanya satu bulan sejak ditertibkan. "Untuk pertama penyitaan 30 hari, setelah itu bisa diambil dengan pernyataan," kata Kasat Pol PP Banjarbaru, Marhain Rahman melalui PPNS Seksi Opsdal, Yanto Hidayat.

Penegakan atau penertiban badut jalanan tertuang dalam Perda no 6 tahun 2014, tentang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat. Selama ini, badut yang berniat menghibur dan mencari rupiah ini diperbolehkan asal di bukan titik yang melanggar.

"Yang penting jangan di sepanjang jalur A Yani atau depan SPBU. Karena ini dapat mengganggu arus lalu lintas, dikhawatirkan juga memicu kemacetan bahkan kecelakaan," bebernya.

Yanto sendiri tak menampik masih ada saja badut yang tak jera meski sudah pernah ditertibkan. "Kalau sudah pernah disita, membuat pernyataan tapi tetap melanggar ke depannya, kita akan sita permanen kostumnya sesuai konsekuensinya karena mangkal di titik terlarang," tegasnya.

Lantas bagaimana dengan badut-badut yang beroperasi di rumah makan atau tempat-tempat wisata seperti RTH. Menurutnya, untuk tempat wisata diperbolehkan saja.

"Kalau rumah makan itu tinggal kesepakatan antara pemilik rumah makannya, kalau memang dilarang itu tindakan mereka," ujarnya.

Adapun, Putri Agnia warga Banjarbaru di wilayah Karang Anyar mengaku kerap mendapati badut di sepanjang jalan Karang Anyar. Dinilainya bahwa badut kerap berdiri hingga memasuki badan jalan.

"Biasanya malam hari, kebanyakan di areal yang ramai tempat kuliner, tapi dia berdirinya dekat sekali dengan bibir jalan. Saya pribadi cukup khawatir kalau kesenggol pengendara," ceritanya.

Atas kabar ini, Yanto mengatakan bahwa memang untuk di jalan selain A Yani para badut diperbolehkan beroperasi. Namun untuk kondisi yang sampai masuk ke badan jalan, tentu tegasnya adalah hal yang tidak patut.

"Kalau benar seperti itu dan terbukti kita akan tindak. Yang jelas diberi peringatan dan pernyataan, karena dapat mengganggu kenyamanan pengguna jalan," pungkasnya. (rvn/bin/ema)


BACA JUGA

Jumat, 31 Januari 2020 11:41

Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Asusila, Mantan Ketua KPU Banjarmasin Digelandang Aparat

BANJARBARU - Gusti Makmur memenuhi panggilan penyidik Polres Banjarbaru, kemarin…

Jumat, 31 Januari 2020 11:27

Sengketa Warga Antar Baru vs PT Barito Putera Plantation: Warga Serahkan Bukti Kepemilikan

MARABAHAN - Lama tidak terdengar, mediasi sengketa lahan sawit antara…

Jumat, 31 Januari 2020 11:11

Timbun Solar, Samsul dan Syamsuddin Digrebek

BANJARMASIN - Kepolisian Polsek Banjarmasin Utara menggerebek dua rumah di…

Jumat, 31 Januari 2020 11:03

Mabuk Bawa Sajam, Buronan Apes

BANJARMASIN – Jadi buronan selama dua pekan, Taufik Rahman alias…

Jumat, 31 Januari 2020 10:36

Sabirin Terjebak Polisi Menyamar

AMUNTAI - Nasib sial dialami Sabirin (28), warga Desa Harus…

Jumat, 31 Januari 2020 10:34

Korban Berteriak, Anto pun Panik, Dengan Mudah Ia Dikepung Warga

MARABAHAN - Sial masih jauh dari Armina. Warga Desa Sinar…

Jumat, 31 Januari 2020 10:31

Disergap, Pengedar Sabu Tak Berkutik

MARABAHAN - Pengedar narkoba sedikit demi sedikit digulung Sat Res…

Kamis, 30 Januari 2020 11:48

Susahnya Memberantas Indekos Mesum di Kota Idaman: Paket Murah, Sukar Terjamah, Remaja Lajang Tak Bisa Dipidana

Indekos. Bagi mahasiswa, ruang kecil berjuta cerita. Dari mengerjakan tugas,…

Kamis, 30 Januari 2020 10:56

Pengendara Panik ada Razia di Kayutangi, 62 Pemotor Ditilang

BANJARMASIN - Pengendara yang melintasi Jalan Hasan Basry mendadak panik…

Kamis, 30 Januari 2020 10:49

Dua di Jalan, Satu di Toilet; Budak Sabu Barabai Tak Berkutik Diringkus

BARABAI - Ada-ada saja ulah FP (20). Pemuda asal Desa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers