MANAGED BY:
SENIN
09 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Jumat, 22 November 2019 11:48
Sudah Sering Ditertibkan, Badut yang Tetap Membandel Kostumnya Disita Permanen
DIPERBOLEHKAN: Salah satu badut kostum jalanan beroperasi di wilayah Jalan Karang Anyar Banjarbaru. Titik ini merupakan areal yang diperbolehkan bagi badut untuk beraksi dengan catatan tidak menyentuh badan jalan. | Foto: Muhammad Rifani/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, BANJARBARU - Meski sudah kerap ditertibkan hingga dilakukan penyitaan. Nyatanya sampai sekarang, masih tampak keberadaan badut jalanan di titik-titik yang dilarang.

Titik-titik favorit para badut dengan kostum berbagai karakter ini beragam. Namun kebanyakan yang melanggar yakni di sepanjang Jalan A Yani mulai dari depan SPBU Batas Kota sampai Q Mall Banjarbaru.

Aksi kucing-kucingan kerap tak terhindarkan antara aparat Satpol PP Banjarbaru dengan para badut. Bahkan beberapa waktu lalu, sebagian kostum badut disita oleh petugas.

Memang dari keterangan Satpol PP Banjarbaru, penyitaan bersifat temporer. Yakni hanya satu bulan sejak ditertibkan. "Untuk pertama penyitaan 30 hari, setelah itu bisa diambil dengan pernyataan," kata Kasat Pol PP Banjarbaru, Marhain Rahman melalui PPNS Seksi Opsdal, Yanto Hidayat.

Penegakan atau penertiban badut jalanan tertuang dalam Perda no 6 tahun 2014, tentang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat. Selama ini, badut yang berniat menghibur dan mencari rupiah ini diperbolehkan asal di bukan titik yang melanggar.

"Yang penting jangan di sepanjang jalur A Yani atau depan SPBU. Karena ini dapat mengganggu arus lalu lintas, dikhawatirkan juga memicu kemacetan bahkan kecelakaan," bebernya.

Yanto sendiri tak menampik masih ada saja badut yang tak jera meski sudah pernah ditertibkan. "Kalau sudah pernah disita, membuat pernyataan tapi tetap melanggar ke depannya, kita akan sita permanen kostumnya sesuai konsekuensinya karena mangkal di titik terlarang," tegasnya.

Lantas bagaimana dengan badut-badut yang beroperasi di rumah makan atau tempat-tempat wisata seperti RTH. Menurutnya, untuk tempat wisata diperbolehkan saja.

"Kalau rumah makan itu tinggal kesepakatan antara pemilik rumah makannya, kalau memang dilarang itu tindakan mereka," ujarnya.

Adapun, Putri Agnia warga Banjarbaru di wilayah Karang Anyar mengaku kerap mendapati badut di sepanjang jalan Karang Anyar. Dinilainya bahwa badut kerap berdiri hingga memasuki badan jalan.

"Biasanya malam hari, kebanyakan di areal yang ramai tempat kuliner, tapi dia berdirinya dekat sekali dengan bibir jalan. Saya pribadi cukup khawatir kalau kesenggol pengendara," ceritanya.

Atas kabar ini, Yanto mengatakan bahwa memang untuk di jalan selain A Yani para badut diperbolehkan beroperasi. Namun untuk kondisi yang sampai masuk ke badan jalan, tentu tegasnya adalah hal yang tidak patut.

"Kalau benar seperti itu dan terbukti kita akan tindak. Yang jelas diberi peringatan dan pernyataan, karena dapat mengganggu kenyamanan pengguna jalan," pungkasnya. (rvn/bin/ema)


BACA JUGA

Senin, 09 Desember 2019 07:18

Terlindas Truk, Kepala Remuk

BATULICIN - Kawasan simpang empat lampu merah di Jalan Transmigrasi…

Senin, 09 Desember 2019 07:12

Hanya Bisa Pasrah, Petani ini Diciduk Polres HSU

AMUNTAI - Karena terbukti memiliki dan menyimpan satu paket sabu,…

Minggu, 08 Desember 2019 08:42

48 Pelajar Direhab, 36 Ribu Ikuti Sosialisasi BNNK

BANJARMASIN - Sepanjang tahun 2019, Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK)…

Minggu, 08 Desember 2019 08:26

Peronda Hampir Celurit Pemilik Showroom

BANJARMASIN - Empat hari sudah Akhmad Syarifudin (45) mendekam di…

Minggu, 08 Desember 2019 08:24

Sita 40 Butir Ineks Logo Hello Kitty

BANJARMASIN - Dua pengedar sabu dan ineks yang tinggal di…

Sabtu, 07 Desember 2019 12:20

Kakak Beradik Spesialis Jambret Dibekuk

BANJARBARU - Bukannya saling membimbing untuk menjalani kehidupan yang lebih…

Kamis, 05 Desember 2019 09:49

Belum Nambang, Rugi Rp1,2 M

KOTABARU - Terungkapnya kasus pencurian material perusahaan tambang batubara di…

Kamis, 05 Desember 2019 09:27

Selain Kasus Terorisme, Warga Miskin Dapat Pendampingan Hukum Gratis

BANJARMASIN – Bukana rahasia lagi jika tarif jasa bantuan atau…

Kamis, 05 Desember 2019 07:18

Razia Bongkar Muat di Djok Mentaya, Dishub Diajak Kucing-kucingan

BANJARMASIN - Para pemilik ruko pergudangan di Jalan Djok Mentaya…

Kamis, 05 Desember 2019 07:14

Biasanya Riang jadi Lebih Pendiam, ABK Tugboat Tenggelam di Sungai Barito

BANJARMASIN - Pencarian ABK (anak buah kapal) Trans Power 165,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.