MANAGED BY:
SELASA
31 MARET
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Jumat, 22 November 2019 12:03
Siring Tendean Retak, Gara-gara ini
WISATA: Sungai Martapura jadi andalan Kota Banjarmasin untuk menggaet wisatawan. | FOTO: FAHRIADI NUR/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Belakangan Sungai Martapura sering terlihat surut. Akibat minimnya intensitas hujan di wilayah hulu.

Akibatnya, pemandangan di Siring Tendean ataupun Sudirman tak lagi terlihat elok. Saking surutnya, membuat pondasi siring yang bolong dan retak terlihat jelas.

Pemandangan itu menarik perhatian Ketua Komisi II DPRD Banjarmasin, Muhammad Faisal Hariyadi. Ia meminta dinas terkait untuk memperbaikinya. "Harus diperbaiki, karena membuat keindahan siring jadi kurang baik," ucap politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu.

Menurut Faisal, kondisi itu tak bisa diabaikan. Apalagi siring adalah ikon wisata kota ini. Apa jadinya jika wisatawan tak lagi tertarik datang ke sana lantaran pemandangan yang tak menarik.

Faisal meminta pemko untuk sigap. Mengatasi segala persoalan yang mengurangi daya tarik wisata di Banjarmasin. "Pemandangan ini sudah lama. Harusnya sudah diperbaiki. Apalagi siring ini objek wisata paling ramai dikunjungi," katanya.

Belum lagi, ucap Faisal, masalah kebersihan di objek wisata itu juga sangat kurang. Harus jadi perhatian dalam pengelolaan. "Karena yang terpenting di objek wisata itu adalah kebersihan. Ini jangan sampai diabaikan," paparnya.

Kabid Sungai Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Banjarmasin, Hizbul Wathoni menyebut pihaknya sudah melihat kondisi tersebut. Mereka memang berencana memperbaikinya. "Rencananya tahun depan," ungkapnya.

Wathoni mengungkapkan setiap tahun memang ada program pemeliharaan bangunan siring warisan dari pemerintah pusat atau Balai Sungai. Ini termasuk perbaikan dinding siring yang rusak. "Siring di Ujung Murung dan Sudirman juga seperti itu dulunya. Sekarang sudah kami perbaiki. Tahun depan giliran Siring Tendean," katanya.

Berapa biaya pemeliharaan yang dibutuhkan? Wathoni menyebut rata-rata di kisaran Rp190 juta. "Kondisi itu memang membuat siring kurang indah dipandang. Kami akan memperbaiki secepatnya," janjinya.(nur/dye/ema)


BACA JUGA

Senin, 30 Maret 2020 17:03
Pemkab Balangan

Pelajar MAN 4 Balangan Bikin Jemuran Takut Hujan

PARINGIN – Inovasi mulai dilakukan MAN 4 Balangan di Kecamatan…

Senin, 30 Maret 2020 12:43

Idaman Belum Bisa Jadi Rujukan

BANJARBARU – Pemprov Kalsel telah mengeluarkan surat keputusan (SK) tentang…

Senin, 30 Maret 2020 12:42

4 Tahapan Pilkada Ditunda

BANJARBARU – Pandemi virus corona atau Covid-19 ternyata berdampak pada…

Senin, 30 Maret 2020 11:48
SMK PP Negeri Banjarbaru

Learning From Home berjalan Lancar

Banjarbaru - Usai melakukan video confrence (vidcon) bersama kepala Badan…

Senin, 30 Maret 2020 11:17
PARLEMENTARIA

Legislatif Dukung Pembangunan Infrastruktur Berkelanjutan

PARINGIN - DPRD Kabupaten Balangan minta kepada eksekutif agar pembangunan…

Senin, 30 Maret 2020 11:08

Pendaftaran Anggota Polri Diundur

BANJARMASIN - Pemuda yang bertekad mendaftarkan diri ke Polri, punya…

Senin, 30 Maret 2020 10:55
PT Arutmin Indonesia

Lawan Virus Crorona, Bumi Resources-Grup Bakrie Sumbang Rp20 M

JAKARTA - Upaya penanganan penyebaran virus corona di Indonesia yang…

Senin, 30 Maret 2020 10:40
BREAKING NEWS

Disinfektan Gratis, Silakan Ambil di Kantor Kecamatan

BANJARMASIN-Senin (30/3) hari ini cairan disinfektan yang disediakan oleh PDAM…

Senin, 30 Maret 2020 09:50
Pemko Banjarbaru

Lakukan Disinfeksi Bersama TNI dan Polri

BANJARBARU - Pemko Banjarbaru, Kamis (26/3) tadi melakukan penyemprotan disinfektan…

Senin, 30 Maret 2020 09:46
Pemkab Tanah Bumbu

Lahir Kesadaran Menjaga Kebersihan Lingkungan

BATULICIN - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tanah Bumbu memberikan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers