MANAGED BY:
SENIN
16 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Jumat, 22 November 2019 13:41
Menulis Cerpen di Bengkel Sastra: Belajar Karakter dalam Sebuah Cerita
SALAM LITERASI: Peserta Bengkel Sastra berpose bersama Kepala Balai Bahasa Kalsel Imam Budi Utomo dan Kepala Dinas Pendidikan Kalsel M Yusuf Effendi sebelum acara di HBI, Banjarmasin, Kamis (21/11). | FOTO: BALAI BAHASA FOR RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, Balai Bahasa Kalimantan Selatan menggelar Bengkel Sastra, Kamis (21/11) di Banjarmasin. Acara yang diikuti oleh siswa-siswi pilihan dari SMA/SMK se-Kota Banjarmasin ini menghadirkan para penulis untuk menjadi "montir" bagi tulisan-tulisan siswa.

-- Oleh: ENDANG, Banjarmasin --

"Darimana datangnya sebuah karakter dalam cerita?" Itulah yang ditanyakan narasumber Bengke Sastra, Randu Alamsyah, di convention hall HBI, kemarin. Novelis Kalsel ini membuka materi hari pertama dengan memberi materi tentang dasar dan teori penulisan sebuah cerita.

Meski menjelaskan tentang teori, tetapi sebagai pemateri, Randu membawakannya dengan santai sehingga suasana cair. Sampai pada poin bagaimana cara menulis cerita luar biasa, Redaktur Pelaksana Radar Banjarmasin ini membuka trik yang dapat dipraktikkan para siswa.

“Yang paling penting dari sebuah cerita adalah karakter, jadi kalau mau menulis sebuah cerpen utamakan karakternya terlebih dahulu,” katanya.

Menurutnya banyak orang yang bisa menulis, tapi yang benar-benar menguasai menulis cerita masih sangat kurang. Sehingga tulisan itu belum bisa disampaikan dengan baik kepada pembaca. “Yang bisa menulis banyak, tapi kebanyakan masih terpaksa,” bebernya.

Pemberian materi menulis cerpen oleh penulis buku Lambung Mangkurat ini berlangsung sehari penuh dan disela oleh dua kali istirahat. Setiap materi penulisan, peserta diminta untuk mempraktikkan dasar-dasar penulisan cerpen.

Salah seorang peserta, Gaby mengaku setelah mengikuti begkel sastra ini mendapat pengetahuan baru. Selama ini cerita yang ditulisnya belum terlalu kuat, bahkan cenderung tak jauh berbeda. Padahal karakter itu adalah kunci utama dan hal pertama yang harus dikenalkan ke pembaca.

“Kekontrasan dalam karakter itu bisa menarik pembaca untuk membaca lebih lanjut sebuah cerita,” kata siswi kelas 10 SMA Kanaan.

Tampaknya Gaby sudah tak sabar ingin segera mempraktikkan trik menulis cerita yang disampaikan pemateri. Semenjak masuk sekolah menengah atas, dia mengaku sudah menulis 20 cerpen lebih. ditulisnya. Ada fiksi dan genre horor.

 

“Bukan hanya mengarang saja tapi bisa membuat yang lebih menarik dari sebuah cerita,” cetusnya.

Kepala Balai Bahasa Kalsel, Imam Budi Utomo mengatakan tujuan menggelar kegiatan ini untuk menciptakan penulis-penulis baru. Seorang penulis tidak hanya proses alami tapi juga bisa diintervensi

“Intervensi bisa dilakukan lewat campur tangan pemerintah, salah satunya yang dilakukan Balai Bahasa ini, sehingga bibit cerpenis baru bisa diwujudkan dengan cepat,” ujarnya.

Dibangunnya bengkel sastra salah satunya adalah upaya mendukung literasi nasional. Melalui program kegiatan ini dapat membentuk generasi muda khususnya para cerpenis muda dengan memberikan pelatihan dan bimbingan agar melahirkan cerpenis baru yang handal.

“Kita menggandeng sastrawan dari Kalsel untuk mentrasfer ilmu terkait dengan cerpen,” harapnya.

Efek lainnya, para peserta ini nantinya bisa menjadi model di sekolah masing-masing, mentrasfer ilmunya kepada teman-temannya.

“Yang ada saat ini ekstrakurikuler di sekolah banyak hanya musik saja, perlu di tambah lagi dengan sastra, agar menelurkan bakat seni sastra baru di Banua,” pungkasnya.

Bengkel Sastra Bagi Siswa SLTA se-Kota Banjarmasin dibuka Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalsel M Yusuf Effendi, Kepala Balai Bahasa Kalsel, Imam Budi Utomo. Acara yang berlangsung tiga hari ini menghadirkan Dede Hidayatullah, Nurul Asmayani dan Randu Alamsyah. Sebanyak 40 siswa terlibat didalamnya. Siswa SMA 1, SMA 2, SMA 3, SMA 5, SMA 7, SMK 1, SMA Muhammadiyah 2, SMA Ukhuwah dan SMA Kanaan. (ran/ema)


BACA JUGA

Minggu, 15 Desember 2019 11:42

Spesialis Cukur ODMK Terlantar, Sedekah Lewat Gunting dan Sisir

Tak perlu ijazah untuk bermanfaat bagi sesama. Aspiyani buktinya. SD…

Kamis, 12 Desember 2019 12:04

Ketika Teror Hepatitis A Mengancam Siswa Kota Idaman

Pekan lalu, beredar pesan berantai menyatakan status KLB hapatitis A…

Kamis, 12 Desember 2019 11:02

Masih Jualan Es Saat Pengumuman Kelulusan Polisi

Hari ini ia tepat berulang tahun ke 56 tahun. Guratan…

Minggu, 08 Desember 2019 16:21

Mahir Pijat, Belum Tentu Bisa Pijat Refleksi, Tuna Netra Diberi Pelatihan Pijat Refleksi

Soal jasa pijat, para tuna netra memiliki kelebihan tersendiri. Namun…

Kamis, 05 Desember 2019 09:57

Putra Banua Jadi Peneliti Teknologi Nano di Jepang, Curi Perhatian Kampus, Diangkat Jadi Asisten Profesor

Diam-diam, Banua punya putra berprestasi di bidang ilmu fisika. Dia…

Rabu, 04 Desember 2019 11:29

Nasib Perajin Purun: Diorder untuk Acara Nasional, Purunnya Sudah Jadi Tapi Belum Dibayar, Pemesannya Malah Menghilang

Nasib sial diterima salah satu perajin purun di Kelurahan Palam,…

Selasa, 03 Desember 2019 11:40

Kokedama, Usaha Baru Jenis Florikultura di Kalsel: Belajar dari Youtube, Laku Dijual Melalui Online

Kokedema memang belum booming. Padahal seni bercocok tanam tanpa pot…

Senin, 02 Desember 2019 12:41

Bertemu Nasruddin, Lelaki yang Diisukan Menyebarkan Ajaran Sesat di HST

Nasruddin mengaku dua kali didatangi aparat keamanan. Permintaananya sama: meminta…

Senin, 02 Desember 2019 12:35

Wawancara dengan Nasruddin, "Sang Nabi" dari Kakahan

Radar Banjarmasin dua kali mewawancarai Nasruddin. Pertemuan pertama pada 20…

Jumat, 29 November 2019 11:08

Gagal Masuk Akpol, Rebut Emas SEA Games

Dibalik jabatannya sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.