MANAGED BY:
SENIN
20 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Jumat, 22 November 2019 13:41
Menulis Cerpen di Bengkel Sastra: Belajar Karakter dalam Sebuah Cerita
SALAM LITERASI: Peserta Bengkel Sastra berpose bersama Kepala Balai Bahasa Kalsel Imam Budi Utomo dan Kepala Dinas Pendidikan Kalsel M Yusuf Effendi sebelum acara di HBI, Banjarmasin, Kamis (21/11). | FOTO: BALAI BAHASA FOR RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, Balai Bahasa Kalimantan Selatan menggelar Bengkel Sastra, Kamis (21/11) di Banjarmasin. Acara yang diikuti oleh siswa-siswi pilihan dari SMA/SMK se-Kota Banjarmasin ini menghadirkan para penulis untuk menjadi "montir" bagi tulisan-tulisan siswa.

-- Oleh: ENDANG, Banjarmasin --

"Darimana datangnya sebuah karakter dalam cerita?" Itulah yang ditanyakan narasumber Bengke Sastra, Randu Alamsyah, di convention hall HBI, kemarin. Novelis Kalsel ini membuka materi hari pertama dengan memberi materi tentang dasar dan teori penulisan sebuah cerita.

Meski menjelaskan tentang teori, tetapi sebagai pemateri, Randu membawakannya dengan santai sehingga suasana cair. Sampai pada poin bagaimana cara menulis cerita luar biasa, Redaktur Pelaksana Radar Banjarmasin ini membuka trik yang dapat dipraktikkan para siswa.

“Yang paling penting dari sebuah cerita adalah karakter, jadi kalau mau menulis sebuah cerpen utamakan karakternya terlebih dahulu,” katanya.

Menurutnya banyak orang yang bisa menulis, tapi yang benar-benar menguasai menulis cerita masih sangat kurang. Sehingga tulisan itu belum bisa disampaikan dengan baik kepada pembaca. “Yang bisa menulis banyak, tapi kebanyakan masih terpaksa,” bebernya.

Pemberian materi menulis cerpen oleh penulis buku Lambung Mangkurat ini berlangsung sehari penuh dan disela oleh dua kali istirahat. Setiap materi penulisan, peserta diminta untuk mempraktikkan dasar-dasar penulisan cerpen.

Salah seorang peserta, Gaby mengaku setelah mengikuti begkel sastra ini mendapat pengetahuan baru. Selama ini cerita yang ditulisnya belum terlalu kuat, bahkan cenderung tak jauh berbeda. Padahal karakter itu adalah kunci utama dan hal pertama yang harus dikenalkan ke pembaca.

“Kekontrasan dalam karakter itu bisa menarik pembaca untuk membaca lebih lanjut sebuah cerita,” kata siswi kelas 10 SMA Kanaan.

Tampaknya Gaby sudah tak sabar ingin segera mempraktikkan trik menulis cerita yang disampaikan pemateri. Semenjak masuk sekolah menengah atas, dia mengaku sudah menulis 20 cerpen lebih. ditulisnya. Ada fiksi dan genre horor.

 

“Bukan hanya mengarang saja tapi bisa membuat yang lebih menarik dari sebuah cerita,” cetusnya.

Kepala Balai Bahasa Kalsel, Imam Budi Utomo mengatakan tujuan menggelar kegiatan ini untuk menciptakan penulis-penulis baru. Seorang penulis tidak hanya proses alami tapi juga bisa diintervensi

“Intervensi bisa dilakukan lewat campur tangan pemerintah, salah satunya yang dilakukan Balai Bahasa ini, sehingga bibit cerpenis baru bisa diwujudkan dengan cepat,” ujarnya.

Dibangunnya bengkel sastra salah satunya adalah upaya mendukung literasi nasional. Melalui program kegiatan ini dapat membentuk generasi muda khususnya para cerpenis muda dengan memberikan pelatihan dan bimbingan agar melahirkan cerpenis baru yang handal.

“Kita menggandeng sastrawan dari Kalsel untuk mentrasfer ilmu terkait dengan cerpen,” harapnya.

Efek lainnya, para peserta ini nantinya bisa menjadi model di sekolah masing-masing, mentrasfer ilmunya kepada teman-temannya.

“Yang ada saat ini ekstrakurikuler di sekolah banyak hanya musik saja, perlu di tambah lagi dengan sastra, agar menelurkan bakat seni sastra baru di Banua,” pungkasnya.

Bengkel Sastra Bagi Siswa SLTA se-Kota Banjarmasin dibuka Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalsel M Yusuf Effendi, Kepala Balai Bahasa Kalsel, Imam Budi Utomo. Acara yang berlangsung tiga hari ini menghadirkan Dede Hidayatullah, Nurul Asmayani dan Randu Alamsyah. Sebanyak 40 siswa terlibat didalamnya. Siswa SMA 1, SMA 2, SMA 3, SMA 5, SMA 7, SMK 1, SMA Muhammadiyah 2, SMA Ukhuwah dan SMA Kanaan. (ran/ema)


BACA JUGA

Senin, 20 Januari 2020 07:56

Kopdar Bareng Komunitas Youtuber Borneo: Jadi Wadah Belajar dan Bermain

Berangkat dari siring Patung Bekantan, kemarin (19/1) pagi, sebanyak 40…

Jumat, 17 Januari 2020 11:48

Heboh Mobil Sport Lamborghini Hurican di Jalanan Barabai

Kalau super car Lamborghini melesat di jalan tol, mungkin sudah…

Jumat, 17 Januari 2020 11:41

Maraknya Serangan Peretas ke Situs Pemerintah, Pakar: Jangan Rilis Website Terburu-Buru

Pemerintah mulai kewalahan dengan ulah para peretas. Mereka menyerang situs-situs…

Kamis, 16 Januari 2020 10:05

Upaya Pengendalian Banjir di Cempaka: Warga Masih Tak Rela Penataan Menghapus Kenangan

Hujan memang kerap dijadikan alasan. Namun terlepas dari faktor alam.…

Kamis, 16 Januari 2020 09:57

SDN 4 Haruyan Dayak, Sekolah dengan Medan Terjal di Hunjur Meratus

Harapan masyarakat Desa Haruyan Dayak, akhirnya terwujud. Fasilitas pendidikan bertambah.…

Rabu, 15 Januari 2020 11:50

Hanya Coba-coba, Eh Berhasil, Ternyata Lahan Eks Tambang Bisa Dimanfaatkan

Bagi sebagian orang lahan eks tambang sulit untuk dimanfaatkan. Tapi,…

Minggu, 12 Januari 2020 10:58

TYPO BIKIN HEBOH..! Kepala Desa Salah Ketik Volume Air, Ratusan Pelajar Dievakuasi

Agar informasi bisa langsung tersampaikan, kecepatan mungkin adalah kunci. Namun,…

Minggu, 12 Januari 2020 10:38

Bangga Disebut Anak Banua, Dari TNI AU Terbang ke Dunia Entertainment

Setelah sukses dengan single pertamanya 'Ingin Bersamamu' pada tahun 2017…

Sabtu, 11 Januari 2020 08:49

Terasing di Musim Hujan, Mau Pulang Tipis Kemungkinan

Sepuluh tahun menghuni wilayah transmigrasi di Desa Lajar-Pupuyuan, Kecamatan Lampihong,…

Rabu, 08 Januari 2020 14:33

Berkemah di Pinggir Sungai Batang Alai: Air Bah Tiba-Tiba Datang di Pagi yang Dingin

Gemar berwisata di kawasan pegunungan? Berhati-hatilah. Di musim penghujan, jangan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers