MANAGED BY:
JUMAT
24 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Sabtu, 23 November 2019 10:59
Proyek Tower ATC Bandara Syamsudin Noor Terhenti

Akses Bandara Siap Awal Desember

TERHENTI: Kondisi bangunan tower Air Traffic Controller (ATC) milik AirNav Indonesia di area terminal baru Bandara Syamsudin Noor yang pembangunannya belum selesai akibat proyeknya terhenti, . | Foto: Sutrisno/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, BANJARBARU - Proyek pengembangan Bandara Syamsudin Noor saat ini telah rampung. Dilihat dari Jalan A Yani, gedung terminal baru bandara tampak megah dan bagus. Sayangnya, kemegahan itu sedikit terganggu oleh adanya tower Air Traffic Controller (ATC) milik AirNav Indonesia yang pembangunannya belum selesai akibat proyeknya terhenti.

Dari pantauan Radar Banjarmasin kemarin, tower pemandu lalu lintas penerbangan yang terletak tidak jauh dari terminal bandara tersebut terlihat kusam. Lantaran, pembangunannya baru sampai di tahap pemasangan bata.

Selain itu, gedung tinggi tersebut juga belum dilengkapi jendela ataupun pintu dan fasilitas penunjang lainnya. Karena, diperkirakan proses pembangunannya baru 50 persen.

Kepala Komunikasi dan Legal Bandara Syamsudin Noor, Aditya Putra Patria mengatakan, pembangunan tower ATC sepenuhnya dilakukan oleh Air Nav Indonesia. Sehingga, mereka tidak mengetahui kenapa pembangunannya terhenti.

Lalu apakah belum rampungnya tower ATC akan memengaruhi aktivitas penerbangan di terminal baru? Menurutnya tidak. Sebab, ketika bandara yang baru dioperasikan masih bisa menggunakan tower ATC yang lama. "Jadi tidak masalah, kalau tower baru belum selesai saat terminal baru beroperasi," ujarnya.

Hal senada disampaikan GM AirNav Indonesia Cabang Banjarmasin Anton Krishna Saputra. Dia memastikan bahwa pelayanan tidak akan turun dan tetap maksimal, meski operasional bandara masih menggunakan tower lama. "Komitmen itu juga sudah kami sampaikan ke Kepala KSP (Kantor Staf Presiden)," ucapnya.

Terkait terhentinya pembangunan tower ATC, dia mengaku tidak mengetahui secara pasti apa penyebabnya. Karena, pembangunan sepenuhnya dilakukan oleh AirNav Pusat.

"Tapi kabarnya dalam waktu dekat pembangunan akan dilanjutkan. Sekarang sedang dilakukan mobilisasi peralatan. Pusat menargetkan, selama delapan bulan pekerjaan selesai," bebernya.

Lanjutnya, jika tower ATC yang baru rampung maka nantinya semua aktivitas pemanduan lalu lintas udara di tower lama akan berpindah ke sana. "Tapi kalau kantor masih di tempat lama," ujarnya.

Tower ATC baru sendiri dibangun sejak 2018, Anton menuturkan, pembangunannya sudah terhenti sekitar delapan bulan terakhir. "Pembangunannya ada dua tahap sebenarnya. Yang pertama pembangunan tower dan tahap kedua pembangunan ruang administrasi yang dibangun mengelilingi tower," pungkasnya. 

 

Maskapai Mulai Pindahan

Sejumlah maskapai penerbangan yang beroperasi di Bandara Syamsudin Noor, kini sudah mulai bersiap untuk pindah kantor dari terminal lama ke terminal yang baru. Bahkan, beberapa dari mereka sudah ada yang memindahkan barang.

Seperti halnya jajaran Lion Air, dalam beberapa hari terakhir mereka sudah wara-wiri ke terminal baru untuk mempersiapkan pindahan kantor. "Iya, sudah mulai dari sekarang pindahan dicicil," kata Area Manager Lion Air Banjarmasin, Agung Purnama.

Dia mengungkapkan, salah satu yang sedang mereka kerjakan di kantor baru saat ini adalah proses pengerjaan jaringan data terkait penerbangan. "Sedangkan untuk perlengkapan kantor, seperti meja, lemari dan kursi sudah disediakan pengelola bandara," ungkapnya.

Selain Lion Air, manajemen Sriwijaya Air juga sudah melakukan persiapan untuk pindah kantor ke terminal bandara yang baru. Hal itu disampaikan SM Sriwijaya Air Banjarmasin, H Atan. "Iya sekarang sudah mencicil barang sedikit demi sedikit," ujarnya.

Di sisi lain, jajaran Garuda Indonesia memilih untuk menunggu instruksi dari pengelola Bandara Syamsudin Noor. "Maklum kami adalah pengguna, jadi menunggu instruksi saja. Kapanpun diminta pindah kami siap," ungkap GM Garuda Indonesia Banjarmasin, Tomy Chrisbiantoko.

Secara terpisah, Kepala Komunikasi dan Legal Bandara Syamsudin Noor, Aditya Putra Patria membenarkan jika sejumlah maskapai sudah melakukan persiapan untuk pindah. "Rata-rata maskapai sudah meninjau ruangan baru," bebernya.

Dia menyampaikan, berbeda dengan di terminal yang lama. Di terminal baru ruangan untuk maskapai sudah disediakan sejumlah fasilitas dari pengelola bandara. "Kami menyediakan sambungan listrik, telepon dan beberapa meubelair (perlengkapan kantor)," ucapnya.

Pria yang akrab disapa Adit ini menjelaskan, pihaknya memilih untuk menyediakan alat kantor berupa meja, kursi, lemari dan lain-lain untuk para maskapai tujuannya agar semua ruangan yang ada di terminal baru bisa seragam.

Disinggung kepastian kapan bandara baru akan dibuka, dia enggan membeberkannya. Sebab, sampai saat ini memang belum ada jadwal pasti pengoperasian bandara sebelum jalan akses bandara bisa dilewati.

Sebelumnya, GM Bandara Syamsudin Noor, Indah Preastuty menyampaikan, pada prinsipnya bandara baru sudah siap untuk dibuka. Tapi hal itu harus berbarengan dengan kesiapan jalan akses bandara.

"Jalan harus sudah siap ketika terminal baru dibuka, supaya semua bisa terakomodir dengan baik dan tidak menyulitkan pengguna jasa bandara," bebernya.

Pemprov Kalsel melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel sendiri terus menggenjot pembangunan jalan akses bandara agar dapat segera dilintasi. 

Kabid Bina Marga PUPR Kalsel Yasin Toyib mengatakan bahwa saat ini progres perkerasan dan pengaspalan jalan akses bandara dari Jalan Kasturi hingga gerbang bandara sepanjang 3 kilometer cukup positif. "Selasa (20/11) tadi perkerasan sudah selesai dan mulai dilakukan pengaspalan," katanya.

Lanjutnya, hingga kemarin jalan yang sudah teraspal sudah mencapai 400 meter. "Berdasarkan hitung-hitungan kami, sekitar tanggal 1 atau 2 Desember proyek akan selesai. Dan jalan sudah nyaman untuk dilintasi," pungkasnya. (ris/bin/ema)


BACA JUGA

Kamis, 23 Januari 2020 14:52
Pemkab Balangan

Pasar Budaya Racah Mampulang Dilaksanakan Sekali Dalam Dua Pekan

PARINGIN - Bupati Balangan Ansharuddin, Selasa (21/1) kemarin membuka sekaligus…

Kamis, 23 Januari 2020 14:50
PARLEMENTARIA

Legislatif Sidak Puskesmas

PARINGIN - Komisi I DPRD Balangan melakukan monitoring ke UPT…

Kamis, 23 Januari 2020 13:10

2 Pasien Positif DBD di RSUD Datu Sanggul Rantau

RANTAU - Musim pancaroba telah tiba. Biasanya kasus Demam Berdarah…

Kamis, 23 Januari 2020 12:23

Tampil Berwibawa Pimpin Apel Siaga Bencana, Bupati Wahid Bilang Anggota Satgas itu Mulia

AMUNTAI - Dengan mengenakan baju dinas lapangan Badan Penanggulangan Bencana…

Kamis, 23 Januari 2020 11:05

Rumitnya Membangun Jalan Handil Bakti: Sudah Dibantu, Tak Siapkan Tim Penilai

Pelebaran Jalan Trans Kalimantan Handil Bakti tahun ini, diprediksi tertunda.…

Kamis, 23 Januari 2020 11:03

Jika Honorer Benar-Benar Dihapus, Sekolah Terancam Kekurangan Guru

BANJARBARU - Kesepakatan antara Komisi II DPR RI bersama Kementerian…

Kamis, 23 Januari 2020 10:55

Momen HPN 2020, Strategis Bagi Daerah

BANJARMASIN - Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Nor mengatakan momen…

Kamis, 23 Januari 2020 10:36

Calon Perseorangan Siap Pensiun Dini

BANJARMASIN - Tak seperti kandidat lain, yang masih kasak-kusuk mencari…

Kamis, 23 Januari 2020 10:16

Satpam Unjuk Kebolehan di Depan Polisi

BANJARMASIN - Pada hari ulang tahun Satpam ke-39, puluhan satpam…

Kamis, 23 Januari 2020 10:10

60 Ijazah Tertahan Dua Tahun, Dinas Pendidikan Malah Baru Tahu

BANJARMASIN - Selama dua tahun terakhir, SDN Pangeran 1 belum…

Pasar Budaya Racah Mampulang Dilaksanakan Sekali Dalam Dua Pekan

Legislatif Sidak Puskesmas

2 Pasien Positif DBD di RSUD Datu Sanggul Rantau

Tampil Berwibawa Pimpin Apel Siaga Bencana, Bupati Wahid Bilang Anggota Satgas itu Mulia

Rumitnya Membangun Jalan Handil Bakti: Sudah Dibantu, Tak Siapkan Tim Penilai

Jika Honorer Benar-Benar Dihapus, Sekolah Terancam Kekurangan Guru

Haul Sekumpul: Dilarang Pasang Atribut Politik

Cuma Bermodal Seragam Polisi, Pria ini Kumpulkan Duit, Sudah Lama Bercita-cita Tapi Tak Kesampaian

Momen HPN 2020, Strategis Bagi Daerah

Ketuanya Tersandung Kasus, Samahuddin: KPU Harus Tegas, Jangan Coreng Intregritas Lembaga
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers