MANAGED BY:
SABTU
25 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Senin, 25 November 2019 06:01
Karena Kesalahan Dokumen, Gedung BLK Batal Dibangun, Padahal Sudah Dapat Pemenang Lelang
Meski sudah mendapat pemenang lelang, Pemko Banjarmasin membatalkan proyek pembangunan gedung Balai Latihan Kerja (BLK) di Jalan AMD Tatah Belayung, Banjarmasin Selatan.

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Meski sudah mendapat pemenang lelang, Pemko Banjarmasin membatalkan proyek pembangunan gedung Balai Latihan Kerja (BLK) di Jalan AMD Tatah Belayung, Banjarmasin Selatan.

Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Tenaga Kerja Banjarmasin Noorbi mengatakan, rencana pembangunan dua gedung dengan pagu Rp3,2 miliar itu harus dibatalkan karena terjadi kesalahan dalam dokumen yang mereka miliki.

Kesalahan dokumen yang dimaksud, adanya perbedaan pada kode rekening untuk pembayaran. Lantas mengapa kekeliruan itu bisa lolos? Dijelaskannya, bermula dari proses lelang yang sempat gagal, sehingga lelang harus diulang.

Karena waktu yang tersisa hanya tiga bulan, sangat mepet, maka pihaknya mengubah perencanan awal. Dengan memangkas jumlah gedung, dari yang awalnya dua menjadi satu saja.

"Otomatis yang tadinya Rencana Anggaran Pelaksanaan (RAP) dua gedung dipangkas menjadi satu gedung saja. Kemudian duit lebihnya dialihkan ke biaya pengurukan," ucap Noorbi.

Namun, perubahan rencana untuk memangkas gedung dan mengalihkan biaya untuk pengurukan itu ternyata tak semudah yang dikira. Perubahan itu rupanya harus sesuai dengan kode rekening di rencana awal.

"Sehingga jika pengerjaan itu tetap dilakukan, maka kami jelas tak bisa melakukan pembayaran, karena kesalahan dokumen tadi," terangnya.

Lalu bagaimana nasib pemenang lelang yang diketahui bernama PT Waja Mas setelah pemko membatalkan proyek tersebut? Noorbi menerangkan, pihaknya sudah menjelaskan permasalahan ini kepada pemenang lelang. Agar persoalan ini tak berbuntut panjang di kemudian hari.

"Kepada pemenang lelang sudah kami sampaikan dan kami jelaskan secara detail mengapa sampai proyek ini dibatalkan. Mereka paham, dan mereka mereka menerima saja. Katanya asalkan tidak di-blacklist," pungkasnya. (hid/fud/ema)


BACA JUGA

Sabtu, 25 Januari 2020 12:01

Respons Warga Banua setelah Naiknya Premi Asuransi BPJS Kesehatan: Andai Kami Orang Kaya Tak Masalah

Lembaran berkas tersusun rapi di dalam map dokumen berwarna biru…

Sabtu, 25 Januari 2020 11:44
Berita Hulu Sungai Utara

Diskominfo HSU Sambut Anak TKIT Ihsanul Amal Alabio Kunjungan ke Studio Kominfo

AMUNTAI - Wajah penuh dengan kegembiraan dan keceriaan terlihat jelas…

Sabtu, 25 Januari 2020 11:42

Bus Trans Beroperasi Februari

BANJARMASIN - Enam unit Bus Trans Banjarmasin (BTB) yang direncanakan…

Sabtu, 25 Januari 2020 08:01
Berita Tanah Bumbu

Lensa Kegiatan Pemkab Tanbu Sepekan ke Empat Januari 2020

PENDAPAT AKHIR: Bupati Tanbu H Sudian Noor menyampaikan sambutan pada…

Jumat, 24 Januari 2020 11:37

Warga Banjarmasin Semakin Miskin

BANJARMASIN - Selama empat tahun terakhir nampaknya menjadi masa-masa sulit…

Jumat, 24 Januari 2020 11:33

Tes CPNS Digelar Awal Februari

BANJARMASIN - Jadwal seleksi kompetensi dasar (SKD) calon pegawai negeri…

Jumat, 24 Januari 2020 11:29

Pilgub Kalsel 2020: Calon Sudah Panas, Parpol Adem Ayem

BANJARMASIN - Selain bakal calon petahana Gubernur Kalsel Sahbirin Noor…

Jumat, 24 Januari 2020 11:20

Siaga Bencana Puting Beliung, BPBD Siapkan Tukang Bangunan

BANJARBARU - Setelah didera musibah banjir awal tahun lalu. Potensi…

Jumat, 24 Januari 2020 11:18

Pilwali Banjarbaru Diprediksi Aman dari Konflik

BANJARBARU - Kontestasi Pemilihan Walikota (Pilwali) di Kota Banjarbaru tahun…

Jumat, 24 Januari 2020 11:11

Jembatan HKSN Dirombak Tahun ini, Pengalihan Lalu Lintas Harus Dipikirkan

BANJARMASIN - Tahun ini Jembatan HKSN akan dirombak. Dinas Pekerjaan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers