MANAGED BY:
SENIN
16 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Selasa, 26 November 2019 06:59
Warga Heran Pondok Kayu Acil Diang Selamat dari Kobaran Sebuku

Cerita-Cerita yang Tersisa dari Kebakaran Sebuku

SELAMAT: Rumah Acil Diang (tengah) yang selamat dari kebakaran besar di Sebuku. | FOTO: ZALYAN SHODIQIN ABDI/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, Musibah biasanya selalu membawa pesan. Seperti di Sebuku. Kebakaran menyisakan dua tanda: Musala Hidayatul A'mal dan rumah Acil Diang. Siapa Acil Diang?

-- Oleh: ZALYAN SHODIQIN ABDI, Sebuku --

Sedikitnya 750 jiwa kehilangan rumah, pasca kebakaran di Desa Sungai Bali, Pulau Sebuku, Sabtu (23/11) malam tadi. Empat RT ludes rata, hanya tinggal puing dan sisa asap.

Senin (25/11) kemarin, Radar Banjarmasin kembali menengok dari dekat lokasi kebakaran. Di tengah puing ada dua bangunan tersisa. Pertama Musala Hidayatul A'mal, persis di tengah desa.

Musala yang pada berita sebelumnya ditulis masjid itu, dari informasi dihimpun dibangun sejak lama, dari kayu. Baru beberapa tahun terakhir tadi dibangun permanen.

Tempat ibadah muslim itu hanya rusak pintu dan jendelanya.

Tak jauh dari sana, ada sebuah pondok kayu. Agak di sudut radius puing. Tidak terbakar. Padahal di sekitarnya habis. Termasuk daun kelapa persis di depan rumah kuning hangus.

Memang saat kejadian, pekik dan jerit memanggil Sang Pencipta terdengar membumbung ke langit. Hingga kemarin, ratapan orang tua berdoa acap terdengar.

Dari pengeras suara sebuah langgar, terdengar doa meminta azab dijauhkan. Warga yang kehilangan semua, mengadu pada Tuhannya.

Suasana emosional itu pun memantik rasa penasaran Radar Banjarmasin terkait sosok Acil Diang. Sayang, yang bersangkutan sudah tidak ada di pondok. Diungsikan keluarganya ke rumah di atas gunung.

Namun wartawan sempat bertemu dengan keponakannya, Idam. Pemuda itu mengungkapkan, Acil Diang adalah perempuan tua yang sejak kecil menderita gangguan pada pita suara dan gendang telinga.

Kondisi itu membuat Acil Diang praktis tidak terlalu banyak menjalin komunikasi. "Bisa dibilang dalam hidup tidak pernah bermasalah dengan orang lain," ujar keponakannya.

Meski hidup sendiri di pondok, dan sesekali dijenguk keluarga, Acil Diang tidak meminta belas kasian. "Bahkan, sidin bisa saja menolak bantuan yang diberi orang. Apalagi itu orang asing," beber keponakan.

Bagaimana kehidupan agama Acil Diang? Biasa saja katanya. Sama pada warga umumnya. Pun tuna wicara, tapi Diang suka mengaji. "Tapi ya itu hanya dia yang mengerti apa yang dia baca (pelafalannya tidak bisa dipahami)," tambahnya.

Apa yang dia sampaikan sama dengan pendapat warga. Acil Diang adalah perempuan tua yang hidup sendiri dan tidak pernah bermasalah dengan tetangga.

Kepala PLN Pulau Sebuku Haji Udin menjelaskan, musala tidak terbakar karena atapnya terbuat dari semen. Berbeda dengan rumah di depannya, walau juga semen namun bagian atas terbuat dari kayu.

Sedangkan rumah Acil Diang katanya, berada di sudut yang kebetulan ada ruang kosong di samping rumah. Tidak mepet ke rumah tetangga.

"Itu logikanya. Tapi kalau dikaitkan dengan bahwa itu pesan Tuhan, ya memang begitu," ujarnya. Menurut Haji Udin, tidak ada kejadian yang terjadi tanpa izin Tuhan.

Tokoh tua di Sebuku, Bahrunsyah mengatakan senada. "Memang saat itu angin ada datang dari arah belakang rumah Acil Diang, makanya selamat. Semua itu kuasa Tuhan," tambahnya. (zal/ran/ema)


BACA JUGA

Kamis, 12 Desember 2019 12:04

Ketika Teror Hepatitis A Mengancam Siswa Kota Idaman

Pekan lalu, beredar pesan berantai menyatakan status KLB hapatitis A…

Kamis, 12 Desember 2019 11:02

Masih Jualan Es Saat Pengumuman Kelulusan Polisi

Hari ini ia tepat berulang tahun ke 56 tahun. Guratan…

Minggu, 08 Desember 2019 16:21

Mahir Pijat, Belum Tentu Bisa Pijat Refleksi, Tuna Netra Diberi Pelatihan Pijat Refleksi

Soal jasa pijat, para tuna netra memiliki kelebihan tersendiri. Namun…

Kamis, 05 Desember 2019 09:57

Putra Banua Jadi Peneliti Teknologi Nano di Jepang, Curi Perhatian Kampus, Diangkat Jadi Asisten Profesor

Diam-diam, Banua punya putra berprestasi di bidang ilmu fisika. Dia…

Rabu, 04 Desember 2019 11:29

Nasib Perajin Purun: Diorder untuk Acara Nasional, Purunnya Sudah Jadi Tapi Belum Dibayar, Pemesannya Malah Menghilang

Nasib sial diterima salah satu perajin purun di Kelurahan Palam,…

Selasa, 03 Desember 2019 11:40

Kokedama, Usaha Baru Jenis Florikultura di Kalsel: Belajar dari Youtube, Laku Dijual Melalui Online

Kokedema memang belum booming. Padahal seni bercocok tanam tanpa pot…

Senin, 02 Desember 2019 12:41

Bertemu Nasruddin, Lelaki yang Diisukan Menyebarkan Ajaran Sesat di HST

Nasruddin mengaku dua kali didatangi aparat keamanan. Permintaananya sama: meminta…

Senin, 02 Desember 2019 12:35

Wawancara dengan Nasruddin, "Sang Nabi" dari Kakahan

Radar Banjarmasin dua kali mewawancarai Nasruddin. Pertemuan pertama pada 20…

Jumat, 29 November 2019 11:08

Gagal Masuk Akpol, Rebut Emas SEA Games

Dibalik jabatannya sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan…

Jumat, 29 November 2019 09:56

Dinas Kehutanan Buka Harapan untuk Pengungsi Bisa Membangun Rumah

Pemprov Kalsel berencana membagikan ratusan kubik kayu dan papan kepada…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.