MANAGED BY:
SENIN
24 FEBRUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Selasa, 26 November 2019 06:59
Warga Heran Pondok Kayu Acil Diang Selamat dari Kobaran Sebuku

Cerita-Cerita yang Tersisa dari Kebakaran Sebuku

SELAMAT: Rumah Acil Diang (tengah) yang selamat dari kebakaran besar di Sebuku. | FOTO: ZALYAN SHODIQIN ABDI/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, Musibah biasanya selalu membawa pesan. Seperti di Sebuku. Kebakaran menyisakan dua tanda: Musala Hidayatul A'mal dan rumah Acil Diang. Siapa Acil Diang?

-- Oleh: ZALYAN SHODIQIN ABDI, Sebuku --

Sedikitnya 750 jiwa kehilangan rumah, pasca kebakaran di Desa Sungai Bali, Pulau Sebuku, Sabtu (23/11) malam tadi. Empat RT ludes rata, hanya tinggal puing dan sisa asap.

Senin (25/11) kemarin, Radar Banjarmasin kembali menengok dari dekat lokasi kebakaran. Di tengah puing ada dua bangunan tersisa. Pertama Musala Hidayatul A'mal, persis di tengah desa.

Musala yang pada berita sebelumnya ditulis masjid itu, dari informasi dihimpun dibangun sejak lama, dari kayu. Baru beberapa tahun terakhir tadi dibangun permanen.

Tempat ibadah muslim itu hanya rusak pintu dan jendelanya.

Tak jauh dari sana, ada sebuah pondok kayu. Agak di sudut radius puing. Tidak terbakar. Padahal di sekitarnya habis. Termasuk daun kelapa persis di depan rumah kuning hangus.

Memang saat kejadian, pekik dan jerit memanggil Sang Pencipta terdengar membumbung ke langit. Hingga kemarin, ratapan orang tua berdoa acap terdengar.

Dari pengeras suara sebuah langgar, terdengar doa meminta azab dijauhkan. Warga yang kehilangan semua, mengadu pada Tuhannya.

Suasana emosional itu pun memantik rasa penasaran Radar Banjarmasin terkait sosok Acil Diang. Sayang, yang bersangkutan sudah tidak ada di pondok. Diungsikan keluarganya ke rumah di atas gunung.

Namun wartawan sempat bertemu dengan keponakannya, Idam. Pemuda itu mengungkapkan, Acil Diang adalah perempuan tua yang sejak kecil menderita gangguan pada pita suara dan gendang telinga.

Kondisi itu membuat Acil Diang praktis tidak terlalu banyak menjalin komunikasi. "Bisa dibilang dalam hidup tidak pernah bermasalah dengan orang lain," ujar keponakannya.

Meski hidup sendiri di pondok, dan sesekali dijenguk keluarga, Acil Diang tidak meminta belas kasian. "Bahkan, sidin bisa saja menolak bantuan yang diberi orang. Apalagi itu orang asing," beber keponakan.

Bagaimana kehidupan agama Acil Diang? Biasa saja katanya. Sama pada warga umumnya. Pun tuna wicara, tapi Diang suka mengaji. "Tapi ya itu hanya dia yang mengerti apa yang dia baca (pelafalannya tidak bisa dipahami)," tambahnya.

Apa yang dia sampaikan sama dengan pendapat warga. Acil Diang adalah perempuan tua yang hidup sendiri dan tidak pernah bermasalah dengan tetangga.

Kepala PLN Pulau Sebuku Haji Udin menjelaskan, musala tidak terbakar karena atapnya terbuat dari semen. Berbeda dengan rumah di depannya, walau juga semen namun bagian atas terbuat dari kayu.

Sedangkan rumah Acil Diang katanya, berada di sudut yang kebetulan ada ruang kosong di samping rumah. Tidak mepet ke rumah tetangga.

"Itu logikanya. Tapi kalau dikaitkan dengan bahwa itu pesan Tuhan, ya memang begitu," ujarnya. Menurut Haji Udin, tidak ada kejadian yang terjadi tanpa izin Tuhan.

Tokoh tua di Sebuku, Bahrunsyah mengatakan senada. "Memang saat itu angin ada datang dari arah belakang rumah Acil Diang, makanya selamat. Semua itu kuasa Tuhan," tambahnya. (zal/ran/ema)


BACA JUGA

Senin, 24 Februari 2020 11:54

Aipda Jaya, Polisi Merangkap Ustadz: Ajak Remaja Memakmurkan Masjid

Cita-cita Aipda Jaya sederhana. Menyibukkan generasi muda di lingkungannya dengan…

Sabtu, 22 Februari 2020 11:48

Upaya MTsN 8 HST Menekan Keberadaan Sampah Plastik

Resah dengan banyaknya sampah plastik menjadi pemicu. Sikap tegas pun…

Selasa, 18 Februari 2020 12:23

Selebgram Jelajahi Tempat-tempat Wisata di Kalimantan; Kemana-mana Naik Roda Dua, Ditimpuk Batu Saat Melintasi Jalan Sunyi

Peraih gelar Putri Pariwisata Favorit Palangkaraya Tahun 2018, Hana Pira…

Selasa, 18 Februari 2020 10:43

Cetak Pemuda Berakhlak Demi Tangkal Radikalisme

Suasana Alam Roh, Kiram Park, kemarin (17/2) ramai sekali. Banyak…

Senin, 17 Februari 2020 11:02

Mengenal Legislator yang Suka Menulis: Sebagai Pedoman Sesama Anggota Dewan

Salah satu tugas anggota DPRD adalah membuat peraturan daerah. Apapun…

Minggu, 16 Februari 2020 06:58

Kalsel Bakal Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Angin

Semoga ini bisa menjadi solusi, agar sistem kelistrikan di Banua…

Sabtu, 15 Februari 2020 10:11

Perjalanan Biker Sirath Touring Borneo Lintas Tiga Negara

Hasrat mencapai puncak Pulau Kalimantan menggunakan sepeda motor akhirnya tercapai.…

Kamis, 13 Februari 2020 12:00

Gaduk, Minuman Oplosan yang Kebal Regulasi: Bisa Bikin Mati Mendadak, Tengah Malam Bisa Jual Lebih Mahal

Fungsinya sudah jelas. Alkohol tunggal dengan kadar mencapai 95% bukan…

Kamis, 13 Februari 2020 10:35

Biker Banua Terkesan Kemulusan Aspal Negeri Jiran

Perjalanan tiga anggota Biker Sirath dari Banjarmasin menuju Tip of…

Rabu, 12 Februari 2020 12:27

Nasib Bendungan Pipitak Jaya yang Direncanakan Bakal Tanggulangi Banjir Tapin

Dikerjakan sejak tahun 2015 silam. Bendungan Pipitak Jaya, yang terletak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers