MANAGED BY:
SABTU
18 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Rabu, 27 November 2019 07:58
Spanduk Lebay jadi Sorotan, Tampilkan Visual Mengancam
TAK MENDIDIK: Spanduk larangan dengan visual provokatif yang terpasang di pagar proyek ujung Jln Panglima Batur, Kota Banjarbaru yang jadi sorotan warga. | Muhammad Rifani/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, BANJARBARU - Sebuah spanduk di depan pagar seng proyek hotel di samping Bundaran Komplek Amaco Banjarbaru jadi sorotan. Spanduk yang memuat larangan ini dianggap menampilkan visual yang kurang etis.

Dari pantauan di lapangan, spanduk berbentuk persegi panjang dengan warna kuning ini terpampang bebas.

Di spanduk tertulis redaksi; Yang Tidak Berkepentingan Dilarang Masuk!!!. Namun visual yang dimuat di spanduk menampilkan foto seorang pria dengan mimik wajah marah dan terkesan mengancam. Lengkap dengan gestur tangannya yang menunjuk ke arah pembaca disertai sorotan tajam.

Visual ini sendiri jadi perbincangan bagi warga Banjarbaru yang melintas. Lantaran, karakter Kota Banjarbaru yang ditonjolkan sebagai kota berkarakter, pelayanan dan pendidikan terganggu dengan visual yang kurang pantas bagi yang membacanya.

Aminudin, warga yang berdomisili di Perumahan Seribu ini mengaku sempat tersentak melihat spanduk tersebut. Bukan karena tulisannya, namun kepada pemilihan visual yang dimuat.

"Ekspresi dan gesturnya saya kira kurang sopan. Memang saya memahami itu areal yang tidak bisa sembarangan, tetapi mungkin seharusnya pemiliham visualnya bisa lebih lembut dan mengimbau, bukan terkesan menarahi atau bahkan mengancam," katanya.

Selain Aminudin, Firdayanti juga menanggapi. Mahasiswi ULM Banjarbaru ini juga menilai bahwa konten di spanduk kurang pantas. Apalagi menurutnya, titik spanduk terpampang bebas dan dilihat semua orang.

"Spanduknya mencolok karena warnanya kuning cerah. Tapi fokusnya juga ada pada fotonya yang seperti mengancam orang. Agak takut juga kalau melihatnya dengan visual seperti itu," keluhnya.

Atas keberadaan spanduk ini, Anggota DPRD Banjarbaru, Nurkhalis Anshari turut angkat bicara. Menurutnya, spanduk tersebut bernada provokatif terhadap warga atau pengendara yang melintas.

"Bahwa ada komplain dari masyarakat perihal spanduk tersebut saya sangat memahaminya. Mungkin bisa diganti dengan tulisan yang lebih sopan sehingga tidak menimbulkan kontroversi di tengah masyarakat Banjarbaru," ungkap legislator PKS tersebut.

Ia pun meminta agar spanduk tersebut segera diturunkan. Kemudian diganti dengan bahasa dan gambar yang lebih sopan. "Iya saya meminta spanduk-spanduk bergambar maupun bernada provokatif yang masih terpasang di ruang publik segera bisa dicopot," tegasnya.

Sebelumnya, pada Rabu (17/7/2019) lalu, proyek hotel ini juga sempat jadi sorotan Dinas Perhubungan Banjarbaru bersama beberapa unsur Forum Lalu Lintas. Lantaran belum mengajukan Amdal Lalin (Analisa Mengenai Dampak Lalu Lintas) ke Dishub.

Namun kemarin ketika dikonfirmasi kemarin, Kabid LLAJ Dishub Banjarbaru, M Zaini menyebut status Amdal Lalin sudah beres. "Sudah, informasinya pihaknya sudah mendapat izin dari pusat (Kementerian Perhubungan)," jawabnya. (rvn/by/bin)


BACA JUGA

Jumat, 17 Januari 2020 14:46

Demi Akses Transportasi Sungai, Jembatan Melengkung Tatah Bangkal Percontohan

BANJARMASIN – Pembangunan Jembatan Tatah Bangkal baru saja diselesaikan Dinas…

Jumat, 17 Januari 2020 11:45

Mangkrak, Akhirnya Rumah Sakit di Kotabaru ini Jadi Sarang Hantu

KOTABARU - Tiga anak muda berlarian. Memburu bayangan putih. Gagal.…

Jumat, 17 Januari 2020 11:31

Pondoknya Dirobohkan, Alfaruk Bantah Bangunannya Masuk Kawasan Hutan Lindung, Tiap Tahun ia Sudah Bayar Pajak

BANJARBARU - Alfaruk (50), warga Liang Anggang, Banjarbaru, hanya bisa…

Jumat, 17 Januari 2020 11:26

Gara-gara Pemekaran, PPK Sigam Belum Bisa Dibentuk

BANJARMASIN - Hingga saat ini KPU belum bisa memutuskan nasib…

Jumat, 17 Januari 2020 11:05

Butuh Dana Besar, Dinkes Diharap Tidak Asal Salurkan Jaminan Kesehatan

BANJARMASIN - Komisi IV DPRD Banjarmasin mengingatkan Dinas Kesehatan (Dinkes).…

Jumat, 17 Januari 2020 10:59

Jembatan Pulau Bromo Tunggu Lelang

BANJARMASIN - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banjarmasin…

Jumat, 17 Januari 2020 10:56

Dewan Perwakilan Mahasiswa Belajar ke Dewan

BANJARMASIN – Gedung DPRD Kalsel didatangi 50 mahasiswa. Mereka berasal…

Jumat, 17 Januari 2020 10:19

BAPPEDA: Banjir Berkaitan Dengan Kawasan Kumuh Cempaka

BANJARBARU - Di tahun ini, kawasan Cempaka jadi prioritas perencanaan…

Jumat, 17 Januari 2020 09:59

Aset Pelabuhan Masih Diperebutkan, Apakah Milik Pemprov atau Pemkab

BANJARMASIN - Banyaknya aset bidang perikanan dan kelautan yang masih…

Jumat, 17 Januari 2020 09:56

Mengeluh, Kelompok Tani Landasan Ulin Datangi DPRD

BANJARMASIN - Puluhan warga Landasan Ulin Timur dan Barat, serta…

Demi Akses Transportasi Sungai, Jembatan Melengkung Tatah Bangkal Percontohan

Jarang Razia di Pertigaan Tower, Banyak Pengendara yang Santai Melanggar

Heboh Mobil Sport Lamborghini Hurican di Jalanan Barabai

Mangkrak, Akhirnya Rumah Sakit di Kotabaru ini Jadi Sarang Hantu

Maraknya Serangan Peretas ke Situs Pemerintah, Pakar: Jangan Rilis Website Terburu-Buru

Pondoknya Dirobohkan, Alfaruk Bantah Bangunannya Masuk Kawasan Hutan Lindung, Tiap Tahun ia Sudah Bayar Pajak

Gara-gara Pemekaran, PPK Sigam Belum Bisa Dibentuk

Butuh Dana Besar, Dinkes Diharap Tidak Asal Salurkan Jaminan Kesehatan

Jembatan Pulau Bromo Tunggu Lelang

Dewan Perwakilan Mahasiswa Belajar ke Dewan
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers