MANAGED BY:
JUMAT
24 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Kamis, 28 November 2019 11:22
10 Desember Terminal Baru Dibuka, Pengaspalan Jalan Dipantau Langsung Gubernur
Gubernur Sahbirin Noor saat meninjau akses jalan menuju bandara

PROKAL.CO, BANJARBARU - Penentuan kapan terminal baru akan dibuka mulai menemukan titik terang, setelah Direksi PT Angkasa Pura I dikabarkan mengunjungi lokasi proyek pengembangan Bandara Syamsudin Noor, Senin (25/11) tadi.

Dari informasi yang diterima Radar Banjarmasin, dalam kunjungan itu kabarnya telah diputuskan bahwa soft opening terminal baru Bandara Syamsudin Noor direncanakan pada 10 Desember 2019.

Saat dikonfirmasi, Kepala Komunikasi dan Legal Bandara Syamsudin Noor, Aditya Putra Patria tak menampik kabar tersebut. Namun, dia juga enggan membenarkannya. Dia ingin masyarakat menunggu publikasi resmi dari mereka.

"Tunggu saja publikasi resminya, nanti juga kita blast (ledakan) kok," katanya kepada Radar Banjarmasin, kemarin.

Namun, meski pengelola Bandara Syamsudin Noor belum mempublikasikan bahwa soft opening terminal baru dilakukan pada 10 Desember. Nyatanya, pihak maskapai penerbangan telah menerima pemberitahuan rencana tersebut.

Hal itu diakui Area Manager Lion Air Banjarmasin, Agung Purnama. "Sudah," jawabnya, saat ditanya apakah maskapai sudah diberitahu pengelola bandara bahwa soft opening terminal baru bakal dilakukan pada 10 Desember.

Dia mengungkapkan, karena sebentar lagi akan beroperasi di terminal baru maka saat ini pihaknya sudah mempersiapkan proses pindahan. "Sekarang sudah proses pindahan. Untuk sementara sedang melakukan pemasangan jaringan sama antena radio penunjang operasional," ungkapnya.

Sedangkan untuk perlengkapan kantor, seperti meja, lemari dan kursi dia menyampaikan, sudah disediakan oleh pengelola bandara. "Kantor baru sudah ada isi perlengkapan kantor, jadi sedikit saja yang dipindahkan dari kantor yang lama," ucapnya.

Sebelumnya, Kepala Komunikasi dan Legal Bandara Syamsudin Noor, Aditya Putra Patria juga menuturkan bahwa sudah ada beberapa fasilitas yang mereka pasang di terminal baru. Diantaranya, counter check in dan Common Use in Check In System (CUCS). "Sambil berjalan fasilitas-fasilitas lain juga sedang dilengkapi," katanya.

Selain sudah mulai melengkapi sejumlah fasilitas, dia mengungkapkan, beberapa unit bagian dari Bandara Syamsudin Noor juga mulai menempati terminal baru. "Saat ini teman-teman pemadam kebakaran yang sudah menempati stasiun baru Mas," ungkapnya.

Lalu bagaimana dengan sejumlah fasilitas yang ada di terminal lama? Adit memaparkan, fasilitas pelayanan yang tidak melekat ke bangunan terminal yang lama. Seperti layar jadwal, x ray, giant wall, digital signage dan lain-lain akan dipindahkan ke terminal baru.

"Pemindahan nanti dilaksanakan setelah jadwal penerbangan akhir pada hari terakhir operasi terminal lama Mas, jadi tidak mengganggu aktivitas penumpang," paparnya.

Mereka menargetkan proses pemindahan fasilitas dari terminal lama ke terminal baru selesai dalam satu malam. Agar keesokan harinya, sudah bisa digunakan. "Dengan begitu pemindahan terminal tidak harus menghentikan opersional bandara," ucap Adit.

Lalu bagaimana dengan jalan akses bandara? Pemprov Kalsel melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel terus menggenjot proses pembangunannya.

Kabid Bina Marga PUPR Kalsel Yasin Toyib mengatakan bahwa saat ini progres perkerasan dan pengaspalan jalan akses bandara dari Jalan Kasturi hingga gerbang bandara sepanjang 3 kilometer cukup positif. "Pekan lalu perkerasan sudah selesai dan mulai dilakukan pengaspalan," katanya.

Lanjutnya, hingga kemarin jalan yang sudah teraspal sudah mencapai 400 meter. "Berdasarkan hitung-hitungan kami, sekitar tanggal 1 atau 2 Desember proyek akan selesai. Dan jalan sudah nyaman untuk dilintasi," pungkasnya.


Sementara itu, cuaca dingin disertai hujan tak menyurutkan langkah Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor untuk memantau pengaspalan ruas jalan akses masuk menuju terminal baru Bandara Internasional Syamsudin Noor, kemarin.

Di lokasi jalan menuju terminal bandara baru, terlihat para pekerja dan ASN dari Dinas PUPR Provinsi Kalsel tetap bekerja. "Saya mengharapkan pengaspalan dan pekerjaan lainnya untuk.akses menuju terminal baru Bandara bisa rampung tepat waktu sesuai rencana," tutur Paman Birin-- sapaan akrabnya-- ditemui di lokasi.

Ia pun meminta agar SKPD terkait tetap bersemangat dan menyempurnakan pekerjaan dengan tetap memperhatikan standar kualitas.

Saat melakukan peninjauan, Paman Birin menyempatkan berdiskusi ringan dengan para pekerja. Ia pun mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada para pekerja.

"Saya apresiasi dengan semangat para pekerja dan Dinas PUPR serta instansi terkait Pemprov Kalsel, termasuk Angkasa Pura dan jajaran yang bekerja siang malam untuk merampungkan terminal bandara baru ini," ucapnya.

Hingga saat ini Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan bekerja siang malam untuk menyelsaikan pekerjaan akses jalan menuju Bandara Syamsudin Noor.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Roy Rizali Anwar mengatakan, Gubernur Sahbirin Noor sudah berkomitmen kuat untuk menyelesaikan akses jalan bandara tersebut. Pihaknya juga masih berusaha mengomunikasikan perubahan status menjadi jalan nasional.

Menurutnya, Pemprov Kalsel secara bertahap mengalokasikan untuk membangun akses jalan menuju bandara dari tahun 2018 sebesar Rp 22,5 miliar. Tahun 2019 sebesar Rp. 53,8 miliar Sedangkan pada tahun 2020 Pemprov akan mengalokasikan anggaran mencapai Rp 45 miliar.

Tidak hanya sampai di situ, guna menyokong operasional bandara baru, Pemprov Kalsel melalui Dinas Perhubungan juga menyuntik anggaran untuk pembangunan fasilitas keselamatan (faskes) jalan umum.

Kepala Dinas Perhubungan Kalimanta Selatan Rusdiansyah mengatakan, melalui anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) perubahan 2019 dialokasikan beberapa kegiatan pembangunan penunjang akses bandara. Juga ada sebanyak 58 buah Penerangan Jalan Umum (PJU) yang sedang dilaksanakan di akses menuju Bandara Syamsudin Noor.

Disampaikanya, pada tahun 2020 mendatang Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral juga akan membantu membangun PJU solar cell sebanyak 300 unit untuk akses bandara, dari total 900 unit untuk Kalsel. (ris/bdm/syh/ran/ema)


BACA JUGA

Kamis, 23 Januari 2020 14:52
Pemkab Balangan

Pasar Budaya Racah Mampulang Dilaksanakan Sekali Dalam Dua Pekan

PARINGIN - Bupati Balangan Ansharuddin, Selasa (21/1) kemarin membuka sekaligus…

Kamis, 23 Januari 2020 14:50
PARLEMENTARIA

Legislatif Sidak Puskesmas

PARINGIN - Komisi I DPRD Balangan melakukan monitoring ke UPT…

Kamis, 23 Januari 2020 13:10

2 Pasien Positif DBD di RSUD Datu Sanggul Rantau

RANTAU - Musim pancaroba telah tiba. Biasanya kasus Demam Berdarah…

Kamis, 23 Januari 2020 12:23

Tampil Berwibawa Pimpin Apel Siaga Bencana, Bupati Wahid Bilang Anggota Satgas itu Mulia

AMUNTAI - Dengan mengenakan baju dinas lapangan Badan Penanggulangan Bencana…

Kamis, 23 Januari 2020 11:05

Rumitnya Membangun Jalan Handil Bakti: Sudah Dibantu, Tak Siapkan Tim Penilai

Pelebaran Jalan Trans Kalimantan Handil Bakti tahun ini, diprediksi tertunda.…

Kamis, 23 Januari 2020 11:03

Jika Honorer Benar-Benar Dihapus, Sekolah Terancam Kekurangan Guru

BANJARBARU - Kesepakatan antara Komisi II DPR RI bersama Kementerian…

Kamis, 23 Januari 2020 10:55

Momen HPN 2020, Strategis Bagi Daerah

BANJARMASIN - Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Nor mengatakan momen…

Kamis, 23 Januari 2020 10:36

Calon Perseorangan Siap Pensiun Dini

BANJARMASIN - Tak seperti kandidat lain, yang masih kasak-kusuk mencari…

Kamis, 23 Januari 2020 10:16

Satpam Unjuk Kebolehan di Depan Polisi

BANJARMASIN - Pada hari ulang tahun Satpam ke-39, puluhan satpam…

Kamis, 23 Januari 2020 10:10

60 Ijazah Tertahan Dua Tahun, Dinas Pendidikan Malah Baru Tahu

BANJARMASIN - Selama dua tahun terakhir, SDN Pangeran 1 belum…

Pasar Budaya Racah Mampulang Dilaksanakan Sekali Dalam Dua Pekan

Legislatif Sidak Puskesmas

2 Pasien Positif DBD di RSUD Datu Sanggul Rantau

Tampil Berwibawa Pimpin Apel Siaga Bencana, Bupati Wahid Bilang Anggota Satgas itu Mulia

Rumitnya Membangun Jalan Handil Bakti: Sudah Dibantu, Tak Siapkan Tim Penilai

Jika Honorer Benar-Benar Dihapus, Sekolah Terancam Kekurangan Guru

Haul Sekumpul: Dilarang Pasang Atribut Politik

Cuma Bermodal Seragam Polisi, Pria ini Kumpulkan Duit, Sudah Lama Bercita-cita Tapi Tak Kesampaian

Momen HPN 2020, Strategis Bagi Daerah

Ketuanya Tersandung Kasus, Samahuddin: KPU Harus Tegas, Jangan Coreng Intregritas Lembaga
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers