MANAGED BY:
MINGGU
23 FEBRUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Kamis, 28 November 2019 11:28
Ledakan Misterius Gegerkan Warga, Polda: Itu Pemusnahan Bahan Peledak

PROKAL.CO, BANJARBARU - Kemarin sore, masyarakat yang bermukim di sekitar Liang Anggang dan Landasan Ulin dihebohkan dengan suara ledakan disertai getaran. Getaran sendiri sangat terasa, sehingga warga mengira ada gempa bumi.

Seperti halnya yang dirasakan para karyawan di kantor pusat Radar Banjarmasin. Adanya getaran membuat mereka berlarian ke luar, lantaran menduga ada gempa. "Getaran sampai membuat pintu lemari terbuka sendiri, kami terkejut dikira ada gempa," kata salah seorang karyawan, Irma.

Dia mengungkapkan, getaran sendiri terjadi sekitar pukul 15.00 Wita. Saat itu juga, suasana kantor langsung heboh. "Kata anak saya, dia di rumah juga merasakan getaran," ucap warga Kelurahan Guntung Manggis ini.

Selain di Banjarbaru, getaran juga ternyata menghebohkan masyarakat yang bermukim di beberapa lokasi di Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar. Hal itu terlihat dari percakapan para anggota emergency di grup WA Landu Rescue.

Bahkan, suara ledakan dan getaran di Gambut lebih kuat dibandingkan di Landasan Ulin maupun di Liang Anggang. Pasalnya, di sana beberapa kaca rumah dan masjid sampai pecah akibat kuatnya getaran.

"Kaca masjid di Handil Kandangan, Gambut juga pecah (karena getaran)," kata Anggota Irgas Rescue bernama Rian di grup WA Landu Rescue. Dengan menyertakan bukti foto kaca masjid yang dia maksud dalam keadaan pecah.

Sementara itu, anggota grup lainnya menyampaikan bahwa ledakan dan getaran berasal dari aktivitas peledakan yang dilakukan Brimob Polda Kalsel. "Itu aktivitas blasting," ujarnya.

Dari penelusuran Radar Banjarmasin, munculnya dentuman nyaring dan getaran ternyata benar berasal dari kegiatan Brimob Polda Kalsel unit Gegana yang melakukan pemusnahan bahan peledak di kawasan Desa Tambak Padi, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar.

Saat dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Kalsel, AKBP M Rifai membenarkannya. Dia mengungkapkan, pemusnahan bahan peledak sudah dilakukan unit Gegana sejak Selasa (26/11). "Bahan peledak itu milik perusahaan tambang. Namun, karena sudah kedaluwarsa maka harus dilakukan pemusnahan," bebernya.

AKBP M Rifai juga menjelaskan bahwa pihaknya akan bertanggung jawab terhadap rumah-rumah warga ataupun bangunan lainnya yang terdampak akibat ledakan.

Dirinya juga mengimbau supaya warga yang terdampak dapat melapor ke kantor kepolisian terdekat. "Sekarang sedang kami data berapa kerusakan yang terjadi," ucapnya.

Lanjutnya, kemarin merupakan hari terakhir aktivitas pemusnahan bahan peledak. Sehingga, dia memastikan hari ini tidak ada lagi suara ledakan ataupun getaran. "Kami mohon maaf, jika aktivitas itu sudah mengganggu masyarakat," pungkasnya. (ris/ema)


BACA JUGA

Jumat, 31 Januari 2020 11:41

Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Asusila, Mantan Ketua KPU Banjarmasin Digelandang Aparat

BANJARBARU - Gusti Makmur memenuhi panggilan penyidik Polres Banjarbaru, kemarin…

Jumat, 31 Januari 2020 11:27

Sengketa Warga Antar Baru vs PT Barito Putera Plantation: Warga Serahkan Bukti Kepemilikan

MARABAHAN - Lama tidak terdengar, mediasi sengketa lahan sawit antara…

Jumat, 31 Januari 2020 11:11

Timbun Solar, Samsul dan Syamsuddin Digrebek

BANJARMASIN - Kepolisian Polsek Banjarmasin Utara menggerebek dua rumah di…

Jumat, 31 Januari 2020 11:03

Mabuk Bawa Sajam, Buronan Apes

BANJARMASIN – Jadi buronan selama dua pekan, Taufik Rahman alias…

Jumat, 31 Januari 2020 10:36

Sabirin Terjebak Polisi Menyamar

AMUNTAI - Nasib sial dialami Sabirin (28), warga Desa Harus…

Jumat, 31 Januari 2020 10:34

Korban Berteriak, Anto pun Panik, Dengan Mudah Ia Dikepung Warga

MARABAHAN - Sial masih jauh dari Armina. Warga Desa Sinar…

Jumat, 31 Januari 2020 10:31

Disergap, Pengedar Sabu Tak Berkutik

MARABAHAN - Pengedar narkoba sedikit demi sedikit digulung Sat Res…

Kamis, 30 Januari 2020 11:48

Susahnya Memberantas Indekos Mesum di Kota Idaman: Paket Murah, Sukar Terjamah, Remaja Lajang Tak Bisa Dipidana

Indekos. Bagi mahasiswa, ruang kecil berjuta cerita. Dari mengerjakan tugas,…

Kamis, 30 Januari 2020 10:56

Pengendara Panik ada Razia di Kayutangi, 62 Pemotor Ditilang

BANJARMASIN - Pengendara yang melintasi Jalan Hasan Basry mendadak panik…

Kamis, 30 Januari 2020 10:49

Dua di Jalan, Satu di Toilet; Budak Sabu Barabai Tak Berkutik Diringkus

BARABAI - Ada-ada saja ulah FP (20). Pemuda asal Desa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers