MANAGED BY:
RABU
29 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

RAGAM INFO

Kamis, 28 November 2019 11:31
Bencana Sebuku, Bantuan Pusat Siap Mengucur

PROKAL.CO, KOTABARU - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kotabaru Rusian Ahmadi Jaya mengatakan Kemensos akan mengirimkan bantuan dari pemerintah pusat. Saat ini mereka tinggal meminta Bupati membuat surat pernyataan status Sebuku darurat. Surat itu jadi syarat administrasi turunnya bantuan.

"Sebenarnya sudah Bupati keluarkan SK. Tapi mereka minta lagi surat pernyataan. Langsung kami buatkan, segera dikirim ke Kemensos," ujar Jaya.

Sementara ini kata Rusian, bantuan masih terus berdatangan. Berupa sembako dan pakaian bekas. Yang kurang adalah bahan material bangunan. "Kami di pemerintah daerah sedang patungan. Target dalam waktu dekat bisa terkumpul seribu seng," ujarnya.

Untuk WC portabel yang sempat dikeluhkan warga, Jaya mengaku, masih berkoordinasi dengan Pemprov Kalsel. Karena daerah tidak memiliki sarana darurat tersebut. "Tapi aman saja, warga semua menyediakan WC mereka untuk dipakai korban kebakaran," akunya.

Sementara itu di lapangan, mayoritas warga korban kebakaran memang tinggal di rumah keluarga mereka. Namun tidak sedikit pula yang tidur di tenda pengungsian, di halaman kantor kecamatan Pulau Sebuku.

Warga yang mengungsi mayoritas berharap ada bantuan material bangunan. "Kami tidak ada uang beli. Habis semua," kata Abu Bakar.

Mayoritas warga yang terbakar rumahnya berada di kelas ekonomi menengah ke bawah. Mereka tidak ada bayangan untuk bisa secepatnya membangun rumah baru.

Di lapangan, alat berat milik perusahaan di sana sejak hari pertama hingga kemarin, terus membersihkan sisa puing. Sebelumnya, Sekda Said Akhmad mengatakan, lahan bekas kebakaran itu nanti akan diuruk.

"Kita usahakan, warga dapat bangunan rumah yang permanen. Dengan penataan yang baik dan rapi. Tidak kumuh," ujarnya.

Kebakaran di Sungai Bali membuat akltivitas warga lumpuh. Mereka yang rumahnya habis, tidak dapat lagi bekerja.

Seperti telah diberitakan, kebakaran hebat di Desa Sungai Bali, pada Sabtu (23/11) malam tadi, membuat sedikitnya 200 rumah hangus. Juga kantor Mapolsek, asrama polisi, dan dua buah los pasar.

Api menyala pada pukul 20.00, dan baru bisa dipadamkan pada pukul 03.30 dini hari. Ketiadaan sarana pemadam di sana, menjadi faktor utama api melalap hampir seluruh desa.

Tim forensik dari Labfor Surabaya sudah memeriksa dan mengambil barang bukti di lapangan, untuk dianalisa di laboratorium: Apa penyebab api yang membuat 750 orang kehilangan rumah?

"Selasa (26/11) kemarin mereka ke lapangan. Sore hari, kita tunggu saja apa hasilnya. Jangan berspekulasi," ujar Kapolres Ajun Komisaris Besar Polisi Andi Adnan Syafruddin melalui Kasat Reskrim Iptu Imam Wahyu Pramono kepada Radar Banjarmasin, Rabu (27/11) kemarin. (zal/ran/ema)


BACA JUGA

Kamis, 24 September 2015 23:03

Ada Presiden, Pengamanan Ketat, Antre Panjang, Ratusan Jemaah Tak Bisa Salat

<p><strong>LANTARAN</strong> dihadiri oleh orang nomor satu di Indonesia pengamanan…

Siapkan Mahasiswa Magang Tiga Semester, ULM Dukung Program Menteri Nadiem Makarim

Wabup Husairi Abdi: Temari Kasih Pak Yahya Selamat Datang Pak Dwi

5 Siswa SMK Pertanian Banjarbaru Magang di BPP Tapin Selatan

2 Siswa ATP SMK Pertanian Magang di PT. Candi Artha Tanah Laut

7 Siswa Agribisnis SMK Pertanian Banjarbaru Magang di Kelompok Tani Guntung Payung

SMK Gelar Pelatihan Optimalisasi Alsintan Berlanjut ke Kertak Hanyar

SMK Pertanian Banjarbaru Gelar Pelatihan Optimalisasi Alsintan di Bati-bati

Geliat Pasar Subuh Amuntai, Jago Nawar Bisa Bawa Pulang Berbagai Anyaman

Ingin Punya Anak Tapi Tak Ada Biaya, Pakar Bayi Tabung ini Beri Solusi Paling Mudah

IDI Kalsel: Corona Sudah Diidentifikasi Sejak 1960
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers