MANAGED BY:
RABU
29 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Minggu, 01 Desember 2019 08:20
900 Lebih Berkas Tidak Memenuhi Syarat Seleksi CPNS Pemprov Kalsel
BANYAK SALAH ISI BERKAS: Para pelamar seleksi CPNS 2019 di lingkungan Pemko Banjarbaru saat menyerahkan berkas di BKPP Banjarbaru, beberapa waktu lalu. | FOTO: SUTRISNO/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, BANJARBARU - Seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019 Pemprov Kalsel telah ditutup Selasa (26/11) tadi. Saat ini panitia masih sedang memverifikasi berkas-berkas yang sudah diserahkan oleh para pelamar.

Berdasarkan data dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalsel, dari total 11.005 pendaftar, sudah ada 6.078 berkas yang diverifikasi. Dari jumlah itu, ternyata hanya 5.154 yang memenuhi syarat. Sedangkan, 924 sisanya tidak memenuhi syarat.

Kepala BKD Kalsel Sulkan mengatakan, banyaknya berkas yang tidak memenuhi syarat murni karena cacatnya berkas atau kurang lengkapnya dokumen yang diserahkan pelamar.

"Pelamar yang dinyatakan tak memenuhi syarat pada seleksi administrasi ini diberikan waktu sanggah maksimal tiga hari pasca pengumuman hasil seleksi administrasi, yakni pada tanggal 17 sampai 19 Desember 2019," katanya.

Setelah itu terangnya, panitia seleksi CPNS Pemprov Kalsel diberi waktu maksimal tujuh hari untuk memverifikasi kembali kesesuaian persyaratan dengan dokumen yang diunggah pelamar sampai dengan penetapan keputusan sanggah. “Bagi peserta yang berkasnya TMS (tidak memenuhi syarat) silakan ajukan sanggahan. Kami tak punya kewenangan menggugurkan peserta,” tegasnya.

Sekadar diketahui, dari tiga formasi yang disediakan, tenaga guru paling banyak diincar. Jumlahnya mencapai 5.090 orang dari 227 kursi yang disediakan. Disusul formasi tenaga kesehatan sebanyak 3.223 orang dari alokasi 176 yang tersedia, dan tenaga teknis sebanyak 2.677 orang dari 57 kursi tersedia.

Sedangkan, dari jumlah total 460 alokasi formasi yang tersedia. Ada sebanyak 16 jabatan yang tak ada pelamarnya. Sebanyak 15 jabatan di tenaga kesehatan dan 1 jabatan di tenaga teknis. Semua berkas yang masuk ditarget selesai verifikasi dalam dua minggu ke depan.

Sementara itu, untuk penerimaan CPNS Lingkungan Pemko Banjarbaru. Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Banjarbaru, Sri Lailana menyampaikan bahwa mereka tidak menghitung berapa jumlah berkas pelamar yang tidak memenuhi syarat.

"Sebab, bagi yang berkasnya tidak memenuhi syarat langsung bisa diperbaiki. Tidak harus menunggu di masa sanggah seperti di pemprov," ucapnya.

Lanjutnya, para pelamar CPNS di Kota Banjarbaru mencapai 4005 orang. Namun tidak semua masuk verifikasi laman SSCASN. "Jumlah yang masuk verifikasi SSCASN sebanyak 3.562 berkas," bebernya.

Untuk formasi di Kota Banjarbaru, sudah terisi semua dan paling banyak peminatnya guru kelas Disusul perawat, analisis keuangan dan bidan. Sedangkan, formasi yang sepi peminat yakni pengelola formasi dan pengadaan BKPP.

Sementara, Guru kelas Sekolah Dasar (SD) menjadi formasi terbanyak yang dicari untuk formasi CPNS di Pemerintah Kota Banjarbaru. Berdasarkan data dari BKPP Kota Banjarbaru, sesuai dengan formasi CPNS yang telah disetujui oleh pemerintah pusat, ada 188 formasi untuk Kota Banjarbaru. Terdiri atas 99 formasi untuk guru, tenaga teknis lainnya 27 dan formasi tenaga medis ada 62 formasi.

Disabilitas Kurang Pelamar

Sementara itu, lima alokasi jabatan di formasi khusus disabilitas pada seleksi CPNS Pemprov hanya dilamar tiga orang.

Tiga pelamar ini pun semuanya di formasi tenaga guru. Padahal dua alokasi lain ada di formasi tenaga kesehatan. Ketiga pelamar di formasi ini mendaftar di Guru Sekolah Luar Biasa (SLB). “Di formasi tenaga kesehatan, dari dua alokasi tersedia tak ada pelamar,” beber Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalsel, Sulkan.

Untuk diketahui, alokasi untuk formasi khusus yang tersedia tahun ini jumlahnya delapan orang. Tiga orang untuk alokasi cumlaude yang tersedia di formasi tenaga teknis, dan lima orang untuk alokasi disabilitas tadi.

Para difabel sendiri tak hanya diberi keistimewaan untuk melamar di formasi khusus. Mereka juga dapat mendaftar di formasi umum. Nah, dari data BKD Kalsel, jumlah difabel yang mendaftar di formasi umum ini jumlahnya malah lebih banyak. Yakni sebanyak 12 orang.

Sebanyak delapan orang di formasi tenaga teknis, tiga orang di formasi guru dan 1 orang di formasi tenaga kesehatan. “Ada yang melamar di jabatan guru Agama Islam, guru Matematika, Pranata Komputer, hingga Bidan,” terang Sulkan.

Berbeda dengan alokasi disabilitas di formasi khusus yang masih menyisakan kursi kosong hingga pendaftaran ditutup. Di formasi khusus cumlaude, jumlah pendaftar online hingga ditutup lalu, mencapai 23 orang. Terdiri dari 20 pelamar di jabatan perencana, sebanyak 2 orang di jabatan pengendali organisme pengganggu tumbuhan, dan 1 orang di jabatan pengawas benih tumbuhan. (ris/mof/ran/ema)


BACA JUGA

Selasa, 28 Januari 2020 15:05

5 Siswa SMK Pertanian Banjarbaru Magang di BPP Tapin Selatan

TAPIN - Siswa kelas XI dari Kompetensi Keahlian Agribisnis Tanaman…

Selasa, 28 Januari 2020 15:03

2 Siswa ATP SMK Pertanian Magang di PT. Candi Artha Tanah Laut

BANJARBARU - Pengantaran magang bagi siswa kelas XI SMK-PP Negeri…

Selasa, 28 Januari 2020 15:00

7 Siswa Agribisnis SMK Pertanian Banjarbaru Magang di Kelompok Tani Guntung Payung

BANJARBARU - Sudah setengah siswa telah diberangkatkan panitia magang SMK-PP…

Selasa, 28 Januari 2020 13:06

SMK Gelar Pelatihan Optimalisasi Alsintan Berlanjut ke Kertak Hanyar

KERTAK HANYAR -Usai kegiatan pelatihan optimalisasi alat dan mesin pertanian…

Selasa, 28 Januari 2020 13:00

SMK Pertanian Banjarbaru Gelar Pelatihan Optimalisasi Alsintan di Bati-bati

PELAIHARI - Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kali ini Pelatihan Optimalisasi…

Selasa, 28 Januari 2020 10:36

IDI Kalsel: Corona Sudah Diidentifikasi Sejak 1960

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kalsel dr Mohammad Rudiansyah menjelaskan,…

Selasa, 28 Januari 2020 10:34

Banua Waspada Virus Corona

BANJARMASIN - Virus Corona atau Novel Coronavirus (nCov) yang diduga…

Selasa, 28 Januari 2020 10:19

Menggalang Dana, Jangan Sembarangan: Sumbangan Ilegal Boleh Ditertibkan

BANJARMASIN - Tingkat solidaritas warga Banjarmasin memang tinggi. Jika ada…

Selasa, 28 Januari 2020 10:12

Keluhkan Pungutan Pelabuhan, Sejumlah Sopir Datangi Kantor Organda

BANJARMASIN - Sopir yang tergabung di Organisasi Angkutan Darat (Organda)…

Selasa, 28 Januari 2020 10:06

YUK BERSIAP..! Tes CPNS Tanggal 6 Februari

BANJARMASIN - Peserta seleksi CPNS di Banjarmasin harus benar-benar menyiapkan…

Siapkan Mahasiswa Magang Tiga Semester, ULM Dukung Program Menteri Nadiem Makarim

Wabup Husairi Abdi: Temari Kasih Pak Yahya Selamat Datang Pak Dwi

5 Siswa SMK Pertanian Banjarbaru Magang di BPP Tapin Selatan

2 Siswa ATP SMK Pertanian Magang di PT. Candi Artha Tanah Laut

7 Siswa Agribisnis SMK Pertanian Banjarbaru Magang di Kelompok Tani Guntung Payung

SMK Gelar Pelatihan Optimalisasi Alsintan Berlanjut ke Kertak Hanyar

SMK Pertanian Banjarbaru Gelar Pelatihan Optimalisasi Alsintan di Bati-bati

Geliat Pasar Subuh Amuntai, Jago Nawar Bisa Bawa Pulang Berbagai Anyaman

Ingin Punya Anak Tapi Tak Ada Biaya, Pakar Bayi Tabung ini Beri Solusi Paling Mudah

IDI Kalsel: Corona Sudah Diidentifikasi Sejak 1960
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers