MANAGED BY:
MINGGU
05 APRIL
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Selasa, 03 Desember 2019 11:59
Nasruddin Akhirnya Tersangka, Polisi Geledah Pondok Imam Ajaran Sesat
DIGELEDAH: Nasruddin (tengah) terduduk saat polisi memeriksa kediamannya. Nasruddin dan jemaahnya kemudian diperiksa di Polres Hulu Sungai Tengah (HST). | FOTO: WAHYU RAMADHAN/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, BARABAI - Kasus dugaan penyimpangan agama yang dilakukan oleh Nasruddin (59), warga Desa Kahakan, Kecamatan Batu Benawa, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) memasuki babak baru.

Dari pantauan Radar Banjarmasin, kemarin (2/12) siang, Nasruddin bersama sejumlah jemaahnya, menjalani pemeriksaan di Markas Komando Kepolisan Resor Hulu Sungai Tengah (Mako Polres HST). 

“Proses pemeriksaan masih dilakukan. Jadi untuk perkembangan atau hasilnya, masih belum bisa kami beberkan. Nanti bila sudah selesai, akan kami berikan keterangan,” ucap Kapolres HST, Ajun Komisaris Besar Polisi Sabana Atmojo, melalui Kasatreskrim, Iptu Sandi, kemarin (2/12).

Sementara itu, meski tidak begitu menghebohkan Kabupaten HST, merebaknya kabar dugaan penyimpangan agama, itu ternyata sudah lama didengar oleh sejumlah warga di Kabupaten HST. Seperti yang diungkapkan warga asal Barabai, Rahman (35). Dia mengatakan bahwa mestinya hal tersebut menjadi perhatian. Dia menilai pihak yang berwenang, terkesan lamban menangani isu tersebut.

“Paling tidak bisa lebih berperan aktif lagi ke depannya. Misalnya, MUI HST bisa menemui atau membuka dialog kepada yang bersangkutan, agar tidak menimbulkan keresahan. Selama ini masyarakat hanya menduga-menduga karena tidak pernah bertemu orangnya. Siapa tahu ternyata ajaran yang dibawanya benar,” ucapnya.

Lantas, bagaimana tanggapan para jemaahnya terkait Nasruddin yang sedang diperiksa aparat Kepolisian? Kemarin (2/12) sore, Radar Banjarmasin menemui YF (50) dan MN (18). Keduanya adalah jemaah Nasruddin asal HST. Dari raut keduanya, tak nampak kekhawatiran terkait masalah yang menimpa pimpinan jemaah mereka.

“Setiap kebenaran memang selalu ada pertentangan. Kami menjalani saja, ini sudah takdir. Mungkin, dengan cara ini kebenaran itu akan diperlihatkan,” ucap YF.

YF bukan jemaah baru dalam pengajian Nasruddin. Lelaki berambut gondrong, itu mengaku sudah 18 tahun mengikuti ajaran sang guru. Dia juga membeberkan, sebelumnya sudah pernah berguru dengan mendatangi pengajian lain. Namun, tak ada yang cocok.“Dengan beliau (Nasruddin,red) saya merasa cocok,” bebernya.

Hal senada juga diungkapkan, MN (18). Kepada penulis, MN mengaku sudah dua tahun belakangan menjadi jemaah Nasruddin. Keikutsertaannya menjadi jemaah, tak lepas dari peran keluarganya sendiri.“Saya diajak ibu dan bapak yang sudah lebih dahulu ikut pengajian. Kami meyakini, beliau adalah juru selamat, tak tahu kalau pengajian lain,” ungkapnya.

Di samping menjalani pemeriksaan, dari pantauan Radar Banjarmasin, kemarin (2/11) malam puluhan Polres HST, juga melakukan penggeledahan ke kediaman serta pondokan milik Nasruddin. Polisi ingin mengumpulkan bukti terbaru. Tak tanggung-tanggung, penggeledahan dipimpin langsung oleh Kapolres HST, Ajun Komisaris Besar Polisi Sabana Atmojo.

Dari penggeledahan, yang disaksikan langsung oleh Nasruddin dan Ketua RT Desa Kahakan, Hirman, aparat kepolisian membawa sejumlah barang. Berupa kitab, printer, laptop dan sejumlah kertas yang digunakan untuk mencetak selebaran. Dibagikan khusus untuk para jemaah. (war/ran/ema)


BACA JUGA

Jumat, 31 Januari 2020 11:41

Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Asusila, Mantan Ketua KPU Banjarmasin Digelandang Aparat

BANJARBARU - Gusti Makmur memenuhi panggilan penyidik Polres Banjarbaru, kemarin…

Jumat, 31 Januari 2020 11:27

Sengketa Warga Antar Baru vs PT Barito Putera Plantation: Warga Serahkan Bukti Kepemilikan

MARABAHAN - Lama tidak terdengar, mediasi sengketa lahan sawit antara…

Jumat, 31 Januari 2020 11:11

Timbun Solar, Samsul dan Syamsuddin Digrebek

BANJARMASIN - Kepolisian Polsek Banjarmasin Utara menggerebek dua rumah di…

Jumat, 31 Januari 2020 11:03

Mabuk Bawa Sajam, Buronan Apes

BANJARMASIN – Jadi buronan selama dua pekan, Taufik Rahman alias…

Jumat, 31 Januari 2020 10:36

Sabirin Terjebak Polisi Menyamar

AMUNTAI - Nasib sial dialami Sabirin (28), warga Desa Harus…

Jumat, 31 Januari 2020 10:34

Korban Berteriak, Anto pun Panik, Dengan Mudah Ia Dikepung Warga

MARABAHAN - Sial masih jauh dari Armina. Warga Desa Sinar…

Jumat, 31 Januari 2020 10:31

Disergap, Pengedar Sabu Tak Berkutik

MARABAHAN - Pengedar narkoba sedikit demi sedikit digulung Sat Res…

Kamis, 30 Januari 2020 11:48

Susahnya Memberantas Indekos Mesum di Kota Idaman: Paket Murah, Sukar Terjamah, Remaja Lajang Tak Bisa Dipidana

Indekos. Bagi mahasiswa, ruang kecil berjuta cerita. Dari mengerjakan tugas,…

Kamis, 30 Januari 2020 10:56

Pengendara Panik ada Razia di Kayutangi, 62 Pemotor Ditilang

BANJARMASIN - Pengendara yang melintasi Jalan Hasan Basry mendadak panik…

Kamis, 30 Januari 2020 10:49

Dua di Jalan, Satu di Toilet; Budak Sabu Barabai Tak Berkutik Diringkus

BARABAI - Ada-ada saja ulah FP (20). Pemuda asal Desa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers