MANAGED BY:
SENIN
16 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Selasa, 03 Desember 2019 12:07
MIRIS..! 135 Anak Sudah Jadi Korban Kekerasan di Banua, Sebagian Besar Terjadi di Dalam Rumah Tangga

PROKAL.CO, BANJARBARU - Kekerasan terhadap perempuan dan anak masih marak terjadi di Banua. Saban tahun, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPA) Kalsel selalu menemukan ratusan kasus. Di mana, sebagian besar justru terjadi di dalam rumah tangga.

Untuk tahun ini, DPPA Kalsel mencatat dari Januari sampai Oktober sudah ada 188 kasus kekerasan yang mereka terima. Dari jumlah itu, 66 persen diantaranya terjadi di lingkungan keluarga atau KDRT (kekerasan dalam rumah tangga).

Sedangkan untuk korbannya, jumlahnya tercatat 214 orang dari 188 kasus yang diterima tahun ini. Ironisnya, sebagian besar korban merupakan anak-anak dengan total 135. Sedangkan, 65 diantaranya perempuan dan 14 sisanya, laki-laki.

Kepala DPPA Kalsel Husnul Hatimah mengatakan, dari data kasus yang mereka terima itu, dapat disimpulkan bahwa perempuan dan anak masih menjadi korban utama dalam tindak kekerasan. "Yang disayangkan, kekerasan yang mereka terima justru masih banyak dari lingkungan keluarga (KDRT)," katanya.

Dia mengungkapkan, dari 188 kasus kekerasan yang masuk ke mereka, 74 diantaranya merupakan KDRT. "Untuk kasus KDRT, perempuan yang paling banyak jadi korban. Dari 74 kasus, 61 korbannya adalah perempuan," ungkapnya.

Kasus KDRT sendiri Husnul menyebut paling banyak ditemukan di Kabupaten Tanah Laut dan Banjarmasin. Namun, dirinya lupa berapa rincian jumlah kasus di dua daerah itu. "Datanya ada di kantor," sebutnya.

Mengenai jenis kekerasan yang dialami korban, dia menuturkan, sebagian besar korban mengalami kekerasan fisik dan psikologis. Bahkan, adapula yang menderita kekerasan seksual.

Faktor yang melatarbelakangi terjadinya kekerasan sendiri menurut Husnul cukup banyak. Bisa disebabkan oleh lingkungan, pendidikan, ekonomi hingga pernikahan dini.

"Pernikahan dini yang biasanya jadi faktor KDRT. Karena, mereka belum siap untuk berumah tangga sehingga ego antara suami dan istri masih tinggi lalu terjadilah perkelahian," jelasnya.

Maka dari itu, dia menyampaikan bahwa pihaknya selalu gencar memberikan penyuluhan untuk menyadarkan masyarakat supaya pola pikir mengenai kekerasan dapat ditekan.

"Kami juga mengajak semua lintas sektor dan pelaku untuk berupaya melakukan pencegahan terjadinya KDRT, karena banyak anak dan perempuan jadi korban," ucapnya.

Secara terpisah, Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM Provinsi Kalsel, Fathurrahman, menjelaskan bahwa kasus kekerasan anak dan perempuan masih jadi perhatian serius bagi pemerintah untuk menanggulanginya.

"Fenomena ini seperti gunung es, harus segera ditangani supaya tidak ada lagi anak-anak dan perempuan yang jadi korban," jelasnya.

Menurutnya, upaya DPPA Kalsel sudah cukup maksimal. Hal itu dapat dilihat dari jumlah kasus kekerasan setiap tahunnya cenderung menurun.

"Sebenarnya cenderung ada penurunan, walaupun kalau dibandingkan dengan tahun lalu ada kenaikan," ujarnya.

Berdasarkan data DPPA Kalsel, kasus kekerasan di Banua pada 2019 dan 2018 memang mengalami kenaikan. Yakni, dari 146 jadi 188. Namun, pada tahun lalu sempat mengalami penurunan dibandingkan dengan 2017 yang mencapai 161 kasus. (ris/ema)


BACA JUGA

Senin, 16 Desember 2019 10:36

HEBOH..! Mobil Terbakar di SPBU Hikun Tabalong

TANJUNG - Sebuah mobil terbakar di SPBU Hikun, Kecamatan Tanjung,…

Minggu, 15 Desember 2019 16:49

Ramai Isu Penculikan Hoax di Tabalong

TANJUNG – Tabalong diserang adanya isu penculikan anak yang tersebar…

Minggu, 15 Desember 2019 11:59

Pertambangan Tanpa Izin di Tabalong, Dishut Janji Segera Tertibkan

BANJARBARU - Informasi semakin merajalelanya pertambangan tanpa izin (Peti) di…

Minggu, 15 Desember 2019 11:48

Dari Pembatuan, 500 Miras Diangkut

BANJARBARU - Indikasi adanya peredaran miras terlarang di kawasan eks…

Minggu, 15 Desember 2019 11:35

Penjual Ikan Hias Dibacok

BANJARMASIN - Kegegeran terjadi di Jalan Kuin Selatan Gang Kenanga…

Minggu, 15 Desember 2019 11:27

Penghuni Rutan Pelaihari di Razia

PELAIHARI - Rumah Tahanan Negara Klas IIB Pelaihari melakukan razia…

Jumat, 13 Desember 2019 16:36
BREAKING NEWS

Ditinggal ke WC, Motor Kades Lumpangi Raib

KANDANGAN - Hanya hitungan hari, sepeda motor dinas baru kepala…

Jumat, 13 Desember 2019 11:44

Klaim Tanah Belum Dibayar, Warga Blokade Jalan Sawit

MARABAHAN - Puluhan warga Desa Antar Baru, Marabahan memblokade kebun…

Jumat, 13 Desember 2019 11:37

PKL Dilarang Berjualan di Kawasan Bandara

BANJARBARU - Sejak terminal baru Bandara Internasional Syamsudin Noor dibuka…

Jumat, 13 Desember 2019 11:04

Kejari Sita Barbuk Kasus KONI Rp9 juta, Eselon II Turut Dipanggil

BANJARBARU - Kasus dugaan adanya praktik rasuah di tubuh Komite…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.