MANAGED BY:
SENIN
16 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Selasa, 03 Desember 2019 12:14
Kalau Dipaksakan Selesai Akhir Tahun, Dewan Khawatirkan Kualitas Proyek
BAKAL MOLOR: Jembatan Sungai Lulut baru mulai dikerjakan di akhir tahun karena terkendala pembebasan lahan. | Dok/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Tahun anggaran 2019 memasuki bulan akhir. Beberapa proyek infraastruktur masih belum selesai. Meski, Pemprov Kalsel mengklaim realisasi fisik pekerjaan infrastruktur sudah mencapai 90 persen, banyak pihak mengkhawatirkan pengejaran tenggat akan berakibat pada kualitas pekerjaan.

Ketua Komisi III DPRD Kalsel, Sahrujani mengatakan sisa pekerjaan di tenggat waktu, jangan dilaksanakan asal-asalan. Hal ini pasalnya biasa dilakukan kontraktor demi mengejar tenggat sebelum akhir tahun.

“Jangan sampai asal-asalan menuntaskan yang berdampak pada kualitas. Kami tak ingin ini terjadi,” ucap Sahrujani kemarin.

Jika hal ini ini terjadi sebutnya, bukan hanya uang negara yang digelontorkan sia-sia, tapi juga masyarakat yang dirugikan karena fasilitas publik yang dirasakan tak sesuai harapan. “Kami apresiasi realisasi fisik yang sudah 90 persen. Tapi kami perlu mengingatkan sisa pekerjaan jangan sampai seadanya demi mengejar target,” ujar politis Partai Golkar itu.

Kepala Badan Perencanaan Daerah Prov Kalsel Nurul Fajar Desira mengakui masih ada beberapa proyek pekerjaan yang perlu digenjot maksimal di sisa waktu yang hanya efektif beberapa pekan ini. "Tapi Insya Allah akhir tahun bisa rampung semua,” terang kemarin. 

Proyek-proyek yang masih belum maksimal ini ujar Fajar, lantaran sempat terkendala dengan pembebasan lahan. Faktor ini hampir terjadi setiap tahun lantaran masih ada warga yang terdampak belum menerima nilai ganti rugi yang ditawarkan.

Persolan lahan ini pun sebutnya tak melulu soal ganti rugi, ada pula kendala lain seperti pemilik lahan tersebut sangat susah dicari keberadaanya. “Padahal tender dilakukan sejak awal tahun. Tapi ada saja kendala di lapangan yang membuat pekerjaan tertunda,” tuturnya.

Dia memberi contoh seperti melakukan pergantian jembatan Sungai Gardu dan Sungai Lulut. Pemprov dan pekerja proyek sebutnya harus memutar otak untuk menyelesaikan pekerjaan lantaran lahan tak selesai dibebaskan.

Selain itu, yang perlu dikebut juga adalah pembuatan jalan alternatif menuju makam Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari (Datu Kelampayan) yang saat ini tengah dilakukan pengerasan.

“Pembebasan lahan di kawasan ini juga yang sempat alot. Tapi alhamdulillah sekarang sudah dikerjakan pengerasan,” sebut Fajar.

Menurutnya, persentase yang sudah mencapai 90 persen ini menunjukkan pekerjaan yang dibiayai APBD 2019 ini berjalan normal dan sangat maksimal. Berbeda jika di akhir tahun anggaran seperti sekarang, realisasinya hanya berkisar 75 persen.

“Setelah dievaluasi triwulan I dan II lalu, realisasi pekerjaan fisik menunjukkan tren yang meningkat,” imbuhnya.

Fajar menyebut, untuk infrastruktur jalan yang sudah tuntas diantaranya adalah, Jalan Lontar Kotabaru, Jalan Mentewe Tanah Bumbu dan Jalan akses menuju TPA Regional di Banjarbaru.

Sementara, untuk fisik bangunan Fajar mengatakan seperti taman nol kilometer di Jalan Sudirman Banjarmasin dan tahap pertama pondasi atau struktur bangunan tribun VVIP Stadion 17 Mei Banjarmasin.

“Memang sekarang belum terlihat. Karena pekerjaannya per tahapan. Tahun depan akan dilanjutkan lagi sesuai ketersediaan dana,” tandasnya.

Terpisah, pengamat tata kota, Nanda Febryan Pratamajaya khawatir kualitas hasil pekerjaan menjadi tak optimal ketika kontraktor mengejar tutup tahun anggaran. “Ini perlu pengawasan, dan jangan sampai asal-asalan demi mengejar pekerjaan,” ucap Nanda. 

Meski demikian, dia menyebut, sebenarnya perlu dilihat juga proyek per proyek. Apakah sudah sesuai time schedulenya atau terjadi karena pekerjaan menumpuk di akhir tahun. “Ini yang biasanya tak diketahui masyarakat. Bisa saja proyek tersebut dikerjakan bertahap,” tukasnya.

Soal pembebasan lahan yang menjadi salah satu faktor, dia mengatakan harusnya disusun secara matang terlebih dahulu agar persoalan ini tak terjadi. “Memang di satu sisi ingin cepat demi kenyamanan masyarakat. Tapi di sisi lain terjadi hal demikian,” sebutnya.

Idealnya sebut jebolan Universitas Brawijaya (UB) Malang itu, di rentang wakti Januari-Februari, proyek infrastruktur sudah bisa berkontrak. Atau sedini mungkin. Sehingga penyelesaian proyek tak molor ke akhir tahun.

“Tapi memang pasti ada faktor lain, salah satunya adalah pembebasan lahan. Ini bisa diantisipasi di tahun sebelumnya,” tandasnya. (mof/ay/ran/ema)


BACA JUGA

Minggu, 15 Desember 2019 16:04
Pemkab Balangan

KPU Balangan Launching Maskot Dan Jingle Pilkada 2020

PARINGIN – Tahapan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Balangan, dimulai…

Minggu, 15 Desember 2019 12:04

Musim Hujan, Kalsel Waspada Bencana Alam, Awal Januari Satgas Banjir Dibentuk

Masuknya musim hujan di beberapa daerah, membuat Badan Penanggulangan Bencana…

Minggu, 15 Desember 2019 11:52

Besok, Pengumuman Seleksi CPNS

BANJARBARU - Siap-siap bagi para pelamar calon pegawai negeri sipil…

Sabtu, 14 Desember 2019 03:26

Komisi II Tolak Hibah PDAM

BANJARMASIN – Tidak mudah ternyata meminta Pemprov Kalsel menghibahkan sahamnya…

Sabtu, 14 Desember 2019 03:23

Pemko Pikirkan Pakaian Honorer, Jenis dan Warnanya Digodok Bagian Organisasi

BANJARMASIN - Terkait pakaian tenaga kerja honor di lingkungan Pemko…

Sabtu, 14 Desember 2019 03:20

Uji Coba BRT Tambahan, Nanti Bisa ke Bandara Naik BRT

BANJARMASIN - Tambahan Bus Rapit Transit (BRT) sudah terealisasi. Lima…

Sabtu, 14 Desember 2019 03:18

CAT Seleksi Panwascam Tala

PELAIHARI - Sebanyak 183 peserta seleksi Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam)…

Sabtu, 14 Desember 2019 03:17

Calon Independen Ramaikan Balangan

PARINGIN – Pilkada 2020 Balangan bukan cuma dimeriahkan bakal calon…

Sabtu, 14 Desember 2019 03:09

Pentas Seni untuk Donasi Kebakaran Sebuku

BANJARBARU - Pemandangan taman air mancur di depan Minggu Raya…

Sabtu, 14 Desember 2019 03:07

Masih Masuk Musim Peralihan

BANJARBARU - Kerap diguyur hujan beberapa waktu terakhir. Banyak warga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.