MANAGED BY:
SABTU
25 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Rabu, 04 Desember 2019 10:04
Pemkab Tanah Bumbu
Tim KP2S Kalteng Belajar Penanganan Stunting ke Tanbu
KENANG-KENANGAN: Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Suhartoyo memberikan kenang-kenangan kepada Perwakilan Tim KP2S Julius Agau. (Foto Diskominfo Tanbu For Radar Banjarmasin).

PROKAL.CO, BATULICIN - Tim Konvergensi Percepatan dan Pencegahan Stunting (KP2S) Kalteng melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Tanah Bumbu. Mereka disambut Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Suhartoyo di Ruang Rapat Setda.

“Tujuan kunjungan ini dalam rangka ingin belajar percepatan penanganan stunting di Kabupaten Tanbu dan berikutnya akan kami terapkan di Kalimantan Tengah,” ujar Perwakilan Tim KP2S Julius Agau.

Menurutnya, Kalsel merupakan kakak tertua yang berlatar belakang dalam satu rumpun melayu tentunya secara karakteristik adat dan budaya tak jauh beda. “Jadi wajarlah kalau dianggap saudara tertua. Untuk itu kami belajar dan meminta masukan positif untuk dijadikan bahan penanganan stunting di daerah kami,” katanya.

Dengan kebersamaan itulah tambahnya mencoba sharing inovasi terbaik demi tujuan yang sama yakni mencegah stunting. “Melalui kunjungan kerja ini ada oleh-oleh yang kami dapatkan dari Tanah Bumbu dalam hal penanganan stunting secara terpadu, khususnya untuk daerah Kalimantan Tengah,” terangnya.

Kepala Bapedda Tanbu Rahmadi menjelaskan penanganan stunting dilandasi berbagai strategi dengan memperkuat sinkronisasi dan koordinasi.

“Perlu kita sadari penanganan stunting itu tidak bisa sepenuhnya dipantau oleh kabupaten dan tidak bisa dipantau secara menerus oleh kecamatan. Namun yang dapat memantau itu adalah desa, karena di desa ada posyandunya dan ada lembaga yang punya peran untuk menangani stunting tersebut,” papar Rahmadi.

Namun lanjutnya, berbagai regulasi sebagai bentuk strategi ini tak hanya menangani persoalan penanganan stunting saja, tapi berkaitan dengan seluruh persoalan kesehatan, seperti penyakit menular.

Dia sebutkan, ada persoalan mendasar di beberapa kantong stunting ini yang patut di curigai di daerah ini, karena daerah ini punya daerah pantai dan daerah rawa serta daerah pegunungan. (kry/ram/ema)


BACA JUGA

Jumat, 24 Januari 2020 11:37

Warga Banjarmasin Semakin Miskin

BANJARMASIN - Selama empat tahun terakhir nampaknya menjadi masa-masa sulit…

Jumat, 24 Januari 2020 11:33

Tes CPNS Digelar Awal Februari

BANJARMASIN - Jadwal seleksi kompetensi dasar (SKD) calon pegawai negeri…

Jumat, 24 Januari 2020 11:29

Pilgub Kalsel 2020: Calon Sudah Panas, Parpol Adem Ayem

BANJARMASIN - Selain bakal calon petahana Gubernur Kalsel Sahbirin Noor…

Jumat, 24 Januari 2020 11:20

Siaga Bencana Puting Beliung, BPBD Siapkan Tukang Bangunan

BANJARBARU - Setelah didera musibah banjir awal tahun lalu. Potensi…

Jumat, 24 Januari 2020 11:18

Pilwali Banjarbaru Diprediksi Aman dari Konflik

BANJARBARU - Kontestasi Pemilihan Walikota (Pilwali) di Kota Banjarbaru tahun…

Jumat, 24 Januari 2020 11:11

Jembatan HKSN Dirombak Tahun ini, Pengalihan Lalu Lintas Harus Dipikirkan

BANJARMASIN - Tahun ini Jembatan HKSN akan dirombak. Dinas Pekerjaan…

Jumat, 24 Januari 2020 11:08

Kemana Harusnya TPS Telawang Dipindah..? Banyak Warga Menolak

BANJARMASIN – Pemko Banjarmasin masih kesulitan mencari lahan untuk membangun…

Jumat, 24 Januari 2020 10:40

Rencana DPRD untuk Keluar Negeri Digoyang (lagi)

BANJARMASIN - Rencana anggota DPRD Kalsel melakukan kunjungan kerja ke…

Jumat, 24 Januari 2020 10:00
Pemko Banjarbaru

Bunda PAUD Buka Musda HIMPAUDI

BANJARBARU - Bunda PAUD Kota Banjarbaru Hj Ririen Nadjmi Adhani…

Jumat, 24 Januari 2020 09:53
Pemkab Tanah Bumbu

Pemkab Gelar Forum Konsultasi Publik

BATULICIN - Dalam rangka menyusun Rancangan Awal Rencana Kerja Pembangunan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers