MANAGED BY:
RABU
28 JULI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BISNIS

Kamis, 05 Desember 2019 07:11
Gara-gara ini, Pengusaha Walet Batola Protes
Sarang walet

PROKAL.CO,

MARABAHAN – Begitu aturan pajak bisnis sarang burung walet mau diterapkan, para pengusaha mulai protes, saat digelar sosialisasi oleh Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Batola, Rabu (4/12) di Marabahan. Sosialisasi ini diikuti ratusan pengusaha walet. Mereka keberatan dengan nilai pajak 10 persen dari penjualan dan sanksi penggembokan sarang jika tak membayar.

Sosialisasi yang awalnya berlangsung santai, sedikit gaduh saat sesi tanya jawab. Para pengusaha walet merasa rencana tindakan penggembokan sarang tidak relevan. Pengusaha susah merawat sarangnya.

"Apabila digembok, kami susah melakukan perawatan," ujar Rahmadi, salah seorang pemilik sarang burung walet dari Kecamatan Tabukan.

Selain kebijakan gembok, Rahmadi juga menilai besarnya pengenaan pajak sangat memberatkan. Apalagi, tidak ada batasan hasil jual sarang walet. Berapapun besarnya, wajib menyisihkan 10 persen hasil penjualan untuk pajak.

"Kami berharap pajak sarang burung walet dikurangi. Hanya sekitar 2-5 persen saja," harapnya, sembari mengatakan untuk pemilik sarang burung walet juga perlu dana yang banyak untuk modal awal dan pemeliharaan.

Selain menilai penggembokan dan pengenaan pajak tidak bersahabat, Rahmadi mengapresiasi apa yang telah dilakukan BP2RD. Dia mengaku akan membayar pajak dan sesuai arahan dari sosialisasi ini.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 15 September 2015 13:40

Gedung Sekolah Negeri di Banjarbaru Ini Hancur, Siswa Sampai Harus Kencing di Hutan

<p>RADAR BANJARMASIN - Ironis, itulah kata yang tepat menggambarkan kondisi SMPN 6 Banjarbaru.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers