MANAGED BY:
SENIN
20 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Kamis, 05 Desember 2019 09:49
Belum Nambang, Rugi Rp1,2 M
PAGAR MAKAN TANAMAN: Para tersangka pencurian perusahaan tambang diamankan di Polsek Pulau Laut Tengah. | FOTO: ZALYAN SHODIQIN ABDI/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, KOTABARU - Terungkapnya kasus pencurian material perusahaan tambang batubara di Pulau Laut senilai Rp1,2 M, ternyata didalangi orang dalam sendiri. Para pencuri ternyata para petugas keamanan perusahaan (security).

Hal ini disampaikan Kapolsek Pulau Laut Tengah, Iptu Pato kepada Radar Banjarmasin, Rabu (4/12) kemarin di kantornya. "Sementara sudah kami amankan empat karyawan yang terlibat," ujarnya.

Kasus ini sendiri terungkap saat audit di perusahaan Sebuku Tanjung Coal (Sebuku Group) belum lama tadi. Hasil audit menunjukkan banyak material milik perusahaan yang berada di pelabuhan Desa Selino, raib.

Material yang raib, mulai dari kabel baja, sampai tiang lampu. Dihitung, kerugian perusahaan mencapai Rp1,2 miliar.

Tanggal 24 November perwakilan perusahaan atas nama Firdaus melapor ke Mapolsek. Selama seminggu polisi melalukan penyelidikan ke lapangan.

Akhirnya, Selasa (3/12) malam, nama-nama hampir lengkap dikantongi. Dini hari Rabu, Kanit Reskrim Polsek Pulau Laut Tengah Aipda Ade Purwanto ditemani Kanit Intel Bripka Tri Jumaryono bergerak ke lapangan.

Mereka berhasil membekuk enam orang warga Desa Mekarpura. Dari enam itu, empat orang statusnya adalah karyawan Sebuku Group. Bekerja sebagai petugas keamanan.

Dari mulut para karyawan itu terungkap, jika mereka disuruh oleh atasan mereka. "Katanya barang-barang itu tidak masuk cek list perusahaan," ujar salah satu karyawan.

Karena perintah itu, karyawan dan kawan-kawannya dibantu oleh beberapa warga melancarkan aksi malam-malam. Kabel dan barang-barang lainnya mereka angkut pakai truk.

Kabel-kabel dikupas kulitnya, digabung sama besi dan tiang. Dijual ke pengepul besi tua. "Ada jual ke Kotabaru, ada juga ke Banjarmasin," kata karyawan.

Hasil penjualan dibagi-bagi kepada semua. Namun para karyawan itu mengaku hanya dapat ratusan ribu dari sekali aksi. "Khilaf saja. Kami juga minta maaf sama keluarga, perusahaan dan masyarakat," kata karyawan tertunduk.

Pato mengungkapkan, masih ada beberapa orang lagi yang mereka buru. "Ada beberapa yang informasinya sudah kabur ke Jawa," bebernya.

Aksi para karyawan itu sendiri diperkirakan berlangsung sejak Januari hingga Oktober 2019 tadi.

Ditemui di kantornya, External Relation Sebuku Tanjung Coal Yohanis Dallo, kepada Radar Banjarmasin mengatakan, perusahaan belum bisa memberikan keterangan. "Kami belum dapat detail kasusnya. Nanti kalau sudah, baru kami sampaikan keterangan," ujarnya.

Pun begitu dia mengungkapkan, sekarang ini perusahaan memang fokus membangun infrastruktur. Termasuk di pelabuhan yang materialnya dicuri itu. Jika semua sarana dan prasarana sudah, juga izin Amdal ke luar, berikut hal lainnya, mereka rencananya akan menambang batubara di Pulau Laut. (zal/ran/ema)


BACA JUGA

Senin, 20 Januari 2020 08:14

Sudah 30 Kepala Badut Diamankan, Tapi Masih Ada yang Nekat Beroperasi di A Yani

BANJARBARU - Meski sudah sering ditindak oleh Satpol PP Banjarbaru,…

Senin, 20 Januari 2020 08:11

Balap Liar di Kawasan Murjani, 81 Remaja dan 59 Ranmor Diamankan

BANJARBARU - Setelah mengamankan 165 pelajar yang diduga terlibat melakukan…

Senin, 20 Januari 2020 07:35

Gemparkan Sungai Andai, Anto Tergeletak Tanpa Busana di Kamar Mandi

BANJARMASIN - Warga Jalan Mutiara Raya RT 26 Sungai Andai…

Senin, 20 Januari 2020 07:25

Disergap di Tepi Jalan, Warga Tapin Utara ini Tertunduk Malu

RANTAU - Hanya bisa tertunduk malu. Begitulah Muchsyar Gandhi di…

Senin, 20 Januari 2020 07:24

Bawa Kabur Mobil, Ditangkap di Kaltim

AMUNTAI - Akibat ingin mendapat uang secara instan, segala cara…

Minggu, 19 Januari 2020 00:44

Dugaan Tindakan Asusila, KPU Kalsel Bakal Panggil Gusti Makmur

BANJARMASIN - Kabar dugaan tindakan asusila yang dilakukan oleh Ketua…

Minggu, 19 Januari 2020 00:38

Perkantoran Gubernur Dikepung, Ratusan Pembalap Liar Ditilang

BANJARBARU - Deru suara knalpot motor terdengar saling bersahutan di…

Minggu, 19 Januari 2020 00:32

Piton Tertangkap, Plafon Hancur

BANJARMASIN - Warga Teluk Dalam geger. Ular piton sepanjang 3,2…

Minggu, 19 Januari 2020 00:24

Motor Curian, Digadaikan

BANJARMASIN - M Firdaus (27) dan Ahmad Fauzi (40) harus…

Jumat, 17 Januari 2020 12:01

Jarang Razia di Pertigaan Tower, Banyak Pengendara yang Santai Melanggar

BANJARMASIN - Satlantas Polresta Banjarmasin menggelar razia di pertigaan lampu…

DURIAN OH DURIAN... Macet Total, Jalan Kaki 2 Km, Luka dan Pingsan karena Rebutan Durian

Dugaan Tindakan Asusila, KPU Kalsel Bakal Panggil Gusti Makmur

Siswa MTsN 11 Tabalong Kunjungi Radar Banjarmasin: Lihat Proses Pembuatan Koran

Bukit Batu di Riam Kanan ini, Diproyeksi Jadi Tempat Wisata

Perkantoran Gubernur Dikepung, Ratusan Pembalap Liar Ditilang

Tanpa Antre di Ruangan Khusus, Penyandang Disabilitas Bisa dapat SIM

Karlina: Jangan Ragu Pakai Dana Kelurahan

Piton Tertangkap, Plafon Hancur

Pagu Siring Teluk Kelayan Rp10,4 Miliar, Deadline Pembongkaran: April

Ibnu Sina Kecewa dengan Pemprov, Gara-gara PDAM Cuma Bisa Jadi Perseroda
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers