MANAGED BY:
JUMAT
24 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Sabtu, 07 Desember 2019 09:18
Hapatitis A Bikin Geger Martapura, Mata Roni Mendadak Kuning

Orang Tua Belum Tahu Gejala Klinis Hepatitis A

Ilustrasi

PROKAL.CO, MARTAPURA – Virus hepatitis A menyebar begitu cepat di Kecamatan Martapura. Setiap minggu selalu ada anak-anak yang berobat atau harus dirawat karena positif atau dicurigai terjangkit virus yang menghantam fungsi hati tersebut. Banyak orang tua yang tidak menyadari atau belum mengenal ciri-ciri awal.

Salah satunya Roni, orang tua dari anak yang saat ini sedang menjalani perawatan di rumah sakit. Putrinya yang baru kelas 5 sekolah dasar mendadak tidak enak badan. Selama berhari-hari malas makan dan lesu. Roni mengira putrinya keseleo karena mendapat laporan bila sekujur tubuh anaknya seperti pegal dan sakit-sakit. Disertai demam turun naik.

“Sempat saya bawa pijit. Setelahnya agak mendingan. Tapi tetap lesu dan malas makan. Bahkan makin sayu,” kata Roni kepada Radar Banjarmasin kemarin.

Sekitar tiga hari kemudian. Putrinya mengaku kencingnya berubah. Warna lebih keruh seperti teh. Dicoba minum obat penghilang rasa demam dan memperbanyak minum air mineral. Bukannya sembuh, putrinya semakin lemah. Warna air kencingnya tidak berubah. Dirinya langsung melarikan putrinya ke rumah sakit.

“Waktu di rumah sakit, saya baru melihat warna matanya sudah kuning. Jari tangannya juga berwarna kekuningan. Saya bingung, ini sakit apa,” Tanya Roni.

Oleh dokter, Roni dikasih informasi bila putrinya diduga kena virus hepatitis A. dan diperkuat dengan hasil pengambilan darah yang sangat detail. Dinyatakan positif hepatitis A. beruntung cepat dibawa dan dirawat ke rumah sakit. Sekitar 4 hari dirawat dan mendapat pengobatan dan menjaga pola makan serta kebersihan. Kondisi putrinya mulai membaik.

“Tapi tetap diminta istirahat selama 1 bulan bila keluar dari rumah sakit. Anak saya dilarang cape. Dibuat surat istirahat untuk sekolah,” ujar Roni.

Gejala serupa juga diperlihatkan oleh Rangga. Pelajar Madrasah Aliah yang tengah mengikuti ujian semester ini mendadak sakit. Awalnya pusing, seperti berputar-putar. Disertai demam yang turun naik diikuti batuk-batuk. Lambung terasa perih, awalnya Rangga mengaku sakit maag. Sangkaan itu karena perutnya terasa perih.

“Rasa makanan di lidah mendadak hilang, padahal aromanya enak. Ulun langsung malas menyentuh makanan. Dicoba minum vitamin dosis tinggi tapi tetap saja,” ujarnya.

Sekitar tiga hari diobati tidak sembuh. Rangga dibawa ke klinik. Diambil darah dan diperiksa. Dugaan awal juga hepatitis A. Setelah hasil ambil darah positif, baru diberikan obat-obatan dan vitamin. Dari keterangan dokter yang memeriksa Rangga, diketahui virus hepatitis lagi banyak menyerang anak-anak. Kendati sakit, Rangga mengaku tetap sekolah. Pasalnya sedang ada ujian semester yang tidak bisa ditinggalkan. Namun, di sekolah lebih banyak diam dan menyendiri serta tidak berinteraksi dengan teman sepermainan.

“Ulun disuruh dokter opname ke rumah sakit. Tapi tunggu dulu, berobat jalan sambil istirahat banyak. Asalkan bisa ikut ujian, setelah itu terserah saja,” tutur Rangga dengan nada lemas. (mam/ema)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 23 Januari 2020 14:52
Pemkab Balangan

Pasar Budaya Racah Mampulang Dilaksanakan Sekali Dalam Dua Pekan

PARINGIN - Bupati Balangan Ansharuddin, Selasa (21/1) kemarin membuka sekaligus…

Kamis, 23 Januari 2020 14:50
PARLEMENTARIA

Legislatif Sidak Puskesmas

PARINGIN - Komisi I DPRD Balangan melakukan monitoring ke UPT…

Kamis, 23 Januari 2020 13:10

2 Pasien Positif DBD di RSUD Datu Sanggul Rantau

RANTAU - Musim pancaroba telah tiba. Biasanya kasus Demam Berdarah…

Kamis, 23 Januari 2020 12:23

Tampil Berwibawa Pimpin Apel Siaga Bencana, Bupati Wahid Bilang Anggota Satgas itu Mulia

AMUNTAI - Dengan mengenakan baju dinas lapangan Badan Penanggulangan Bencana…

Kamis, 23 Januari 2020 11:05

Rumitnya Membangun Jalan Handil Bakti: Sudah Dibantu, Tak Siapkan Tim Penilai

Pelebaran Jalan Trans Kalimantan Handil Bakti tahun ini, diprediksi tertunda.…

Kamis, 23 Januari 2020 11:03

Jika Honorer Benar-Benar Dihapus, Sekolah Terancam Kekurangan Guru

BANJARBARU - Kesepakatan antara Komisi II DPR RI bersama Kementerian…

Kamis, 23 Januari 2020 10:55

Momen HPN 2020, Strategis Bagi Daerah

BANJARMASIN - Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Nor mengatakan momen…

Kamis, 23 Januari 2020 10:36

Calon Perseorangan Siap Pensiun Dini

BANJARMASIN - Tak seperti kandidat lain, yang masih kasak-kusuk mencari…

Kamis, 23 Januari 2020 10:16

Satpam Unjuk Kebolehan di Depan Polisi

BANJARMASIN - Pada hari ulang tahun Satpam ke-39, puluhan satpam…

Kamis, 23 Januari 2020 10:10

60 Ijazah Tertahan Dua Tahun, Dinas Pendidikan Malah Baru Tahu

BANJARMASIN - Selama dua tahun terakhir, SDN Pangeran 1 belum…

Pasar Budaya Racah Mampulang Dilaksanakan Sekali Dalam Dua Pekan

Legislatif Sidak Puskesmas

2 Pasien Positif DBD di RSUD Datu Sanggul Rantau

Tampil Berwibawa Pimpin Apel Siaga Bencana, Bupati Wahid Bilang Anggota Satgas itu Mulia

Rumitnya Membangun Jalan Handil Bakti: Sudah Dibantu, Tak Siapkan Tim Penilai

Jika Honorer Benar-Benar Dihapus, Sekolah Terancam Kekurangan Guru

Haul Sekumpul: Dilarang Pasang Atribut Politik

Cuma Bermodal Seragam Polisi, Pria ini Kumpulkan Duit, Sudah Lama Bercita-cita Tapi Tak Kesampaian

Momen HPN 2020, Strategis Bagi Daerah

Ketuanya Tersandung Kasus, Samahuddin: KPU Harus Tegas, Jangan Coreng Intregritas Lembaga
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers