MANAGED BY:
JUMAT
24 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Sabtu, 07 Desember 2019 12:49
Awas Gerbang Perbatasan Kena Penalti
DIKEBUT: Pembangunan proyek gerbang perbatasan di Km 18 Liang Anggang Banjarbaru yang menjadi penanda batas wilayah Banjarbaru dengan Kabupaten Banjar terus digenjot. | Foto: Muhammad Rifani

PROKAL.CO, BANJARBARU - Kurang dari sebulan. Nasib pembangunan gerbang perbatasan wilayah di km 18 Liang Anggang dipertanyakan. Pasalnya, gerbang penanda perbatasan ini harus rampung di tahun 2019 sesuai anggarannya.

Melihat sisa waktu, pengerjaan gerbang bernilai mencapai 1,9 Miliar Rupiah ini hanya menyisakan kurang lebih 25 hari. 

Sekarang pantauan di lokasi, memang pekerja tampak melakukan pekerjaan. Yakni membuat sejenis pondasi untuk gerbang. Tetapi jika diamati sepintas, progressnya belum tampak kelihatan.

Jika dikomparasikan dengan desain awal gerbang. Proyek yang tampak sekarang masih tidak begitu komplit. Padahal, Pemko melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) seharusnya harus merampungkannya sebelum masuk tahun 2020.

Salah satu warga Banjarmasin yang bekerja di Banjarbaru, Rayen Fahlefi turut menyoroti pembangunan gerbang ini. Sebab dari penglihatannya, bentuk fisik gerbang masih terbilang belum begitu berbentuk utuh selaiknya di desain.

"Saya pernah melihat desainnya. Saya akui sangat bagus dan estetika sekali. Tetapi saat saya hampir tiap hari melintas, pengerjaannya belum begitu terlihat seperti desain. Apakah memang belum sampai ke tahap itu atau ada kendala," bingungnya.

Terkait perkembangan ini, Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Banjarbaru, Abdussamad mencoba menjelaskan. Bahwa memang katanya jika diamati di lapangan belum tampak terlihat seperti di desain.

Hal ini jawabnya lantaran mekanisme pembangunan gerbang ini digelar dua cara. Yakni pengerjaan fisik di lapangan untuk pondasinya. Sementara sisanya menggunakan sistem fabrikasi.

"Fabrikasi ini kita memesan di luar daerah. Jadi nanti sampai tinggal dirakit dengan yang di sini. Ini menghemat waktu. Bahkan fabrikasinya sudah hampir rampung," ujarnya.

Dengan mendekati rampungnya fabrikasi ini. Maka terang Abdussamad pihaknya tinggal menunggu pengerjaan fisik di lokasi saja. "Jika dipersentasekan yang fisik di lokasi sudah lebih dari 50 persen."

Ditanya soal optimistisnya bahwa gerbang bisa selesia tepat waktu. Abdussamad merespons bahwa pihaknya terus menggenjot agar gerbang ini bisa selesai seperti yang dijadwalkan.

"Kita juga tidak ingin terkena penalti atau sanksi denda. Karena tentu ini akan jadi pengeluaran lagi untuk kita. Makanya kita juga memohon doanya agar tidak ada kendala dalam pengerjaannya," ujarnya.

Lalu, harapannya sebutnya bahwa gerbang ini bisa rampung sebelum malam perayaan tahun baru. "Jadi bisa dinikmati warga kalau mau bersantai nanti. Karena lampu yang dipasang juga meriah ditambah bentuk gerbangnya juga," harapnya.

Adapun, spesifikasi gerbang ini mempunyai tinggi kurang lebih 10 meter. Gerbang sendiri didesain tidak seperti gawang atau bando. Namun hanya berdiri di dua sisi jalur dengan lebar 18 meter ini.

Disebutkan juga, bahwa bentuk gerbang syarat akan nilai filosofis Kota Banjarbaru. Dari ornamen yang merepresentasikan tanggal lahir Banjarbaru hingga mengangkat tema Banjarbaru sebagai kota pelajar.

Gerbangnya sendiri dikatakan tidak membentuk seperti Gapura yang menyambung. Tetapi di bagian kanan dan kiri serta tengah (median) jalan saja ada pilarnya. 

Dari tampilan rancangan yang diperlihatkan. Gerbang perbatasan ini tampak menarik dan estetik. Selain menyuguhkan karya seni arsitektur yang tegas dan kaya akan nilai filosofis. Tulisan Banjarbaru dan Martapura juga disematkan di bagian pilar gerbang. Pilar gerbang tampak futuristik dan modern. Diprediksi gerbang ini akan jadi salah satu ikon baru Kota Banjarbaru.

Rupanya meski berbatasan dengan Kabupaten Banjar. Pengerjaan dan anggaran pembangunan gerbang murni ditangani oleh Pemko. (rvn/al/ram)


BACA JUGA

Kamis, 23 Januari 2020 14:52
Pemkab Balangan

Pasar Budaya Racah Mampulang Dilaksanakan Sekali Dalam Dua Pekan

PARINGIN - Bupati Balangan Ansharuddin, Selasa (21/1) kemarin membuka sekaligus…

Kamis, 23 Januari 2020 14:50
PARLEMENTARIA

Legislatif Sidak Puskesmas

PARINGIN - Komisi I DPRD Balangan melakukan monitoring ke UPT…

Kamis, 23 Januari 2020 13:10

2 Pasien Positif DBD di RSUD Datu Sanggul Rantau

RANTAU - Musim pancaroba telah tiba. Biasanya kasus Demam Berdarah…

Kamis, 23 Januari 2020 12:23

Tampil Berwibawa Pimpin Apel Siaga Bencana, Bupati Wahid Bilang Anggota Satgas itu Mulia

AMUNTAI - Dengan mengenakan baju dinas lapangan Badan Penanggulangan Bencana…

Kamis, 23 Januari 2020 11:05

Rumitnya Membangun Jalan Handil Bakti: Sudah Dibantu, Tak Siapkan Tim Penilai

Pelebaran Jalan Trans Kalimantan Handil Bakti tahun ini, diprediksi tertunda.…

Kamis, 23 Januari 2020 11:03

Jika Honorer Benar-Benar Dihapus, Sekolah Terancam Kekurangan Guru

BANJARBARU - Kesepakatan antara Komisi II DPR RI bersama Kementerian…

Kamis, 23 Januari 2020 10:55

Momen HPN 2020, Strategis Bagi Daerah

BANJARMASIN - Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Nor mengatakan momen…

Kamis, 23 Januari 2020 10:36

Calon Perseorangan Siap Pensiun Dini

BANJARMASIN - Tak seperti kandidat lain, yang masih kasak-kusuk mencari…

Kamis, 23 Januari 2020 10:16

Satpam Unjuk Kebolehan di Depan Polisi

BANJARMASIN - Pada hari ulang tahun Satpam ke-39, puluhan satpam…

Kamis, 23 Januari 2020 10:10

60 Ijazah Tertahan Dua Tahun, Dinas Pendidikan Malah Baru Tahu

BANJARMASIN - Selama dua tahun terakhir, SDN Pangeran 1 belum…

Pasar Budaya Racah Mampulang Dilaksanakan Sekali Dalam Dua Pekan

Legislatif Sidak Puskesmas

2 Pasien Positif DBD di RSUD Datu Sanggul Rantau

Tampil Berwibawa Pimpin Apel Siaga Bencana, Bupati Wahid Bilang Anggota Satgas itu Mulia

Rumitnya Membangun Jalan Handil Bakti: Sudah Dibantu, Tak Siapkan Tim Penilai

Jika Honorer Benar-Benar Dihapus, Sekolah Terancam Kekurangan Guru

Haul Sekumpul: Dilarang Pasang Atribut Politik

Cuma Bermodal Seragam Polisi, Pria ini Kumpulkan Duit, Sudah Lama Bercita-cita Tapi Tak Kesampaian

Momen HPN 2020, Strategis Bagi Daerah

Ketuanya Tersandung Kasus, Samahuddin: KPU Harus Tegas, Jangan Coreng Intregritas Lembaga
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers