MANAGED BY:
SELASA
11 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

SPORT

Minggu, 08 Desember 2019 08:12
Golf Batal di PON..?

PROKAL.CO,

BANJARBARU – Desas-desus mengenai batalnya golf di PON Papua 2020 sampai juga di telinga Wendy Karyanto. Atlet yang tampil apik di Pra-PON pada Juli lalu itu tentu merasa kecewa mendengar isu tersebut.

“Sampai sekarang saya belum bertemu langsung dengan pengurus PGI Kalsel. Saya hanya dapat isu itu dari mulut ke mulut,” ujarnya, Sabtu (30/11) sore.

Walaupun belum ada keputusan final, Wendy sangat menyayangkan jika isu itu benar. Namun apa boleh buat, mau protes juga tak punya suara. Ia hanya bisa pasrah dengan keadaan. Menunggu kabar bahagia dari PGI Kalsel. “Kalau kecewa, iya. Pasti ada rasa kecewa kalau golf sampai nggak ada di PON. Atlet juga nggak bisa berontak. Semua keputusan ada di KONI Pusat,” curhatnya.

Apakah latihan selama ini sia-sia? “Kalau dibilang percuma, saya rasa berlebihan. Golf itu olahraga favorit saya. Saya sangat menyukai hobi ini. Kalau nggak ada golf, saya nggak olahraga lagi,” ungkapnya. Rekan Wendy, Ismail belum memberikan tanggapannya terkait isu ini.

Sekretaris Umum PGI Kalsel Supian AH juga tak banyak komentar. Dia hanya bisa menunggu keputusan dari PB PGI Pusat. “Kabar resminya belum ada. Semoga ada kabar baik dalam waktu dekat ini,” ujar Supian.

Sampai sekarang PGI Kalsel belum mendapat kejelasan tentang kepastian cabor golf apakah akan dipertandingkan di PON XX Papua 2020 mendatang. Berbulan-bulan PGI Kalsel telah menunggu kelanjutan nasib cabor Golf yang telah melaksanakan Pra-PON di Makassar bulan Juli lalu.

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 12 September 2015 09:01

Main Judi Dadu, Ditangkap Polisi

<p><strong>RADAR BANJARMASIN</strong> - Judi...meracuni kehidupan...judi...meracuni…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers