MANAGED BY:
SELASA
02 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Selasa, 10 Desember 2019 12:58
Perampokan Alfamart: Berkat Informasi "Orang Dalam"

Uang Rampokan Sudah Habis Dibelanjakan

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Kasus perampokan Alfamart di Jalan Teluk Tiram Darat telah terungkap. Setelah dua pelaku dibekuk pada Jumat (6/12) dini hari. Keduanya bahkan dilumpuhkan polisi dengan tembakan.

Duo perampok itu adalah Humaidi, 21 tahun, warga Jalan Kelayan A Gang Hj Siti Aisyah. Dan Mulkani, 23 tahun, warga Jalan Kelayan A Gang Sejahtera RT 07.

Keduanya dihadirkan dalam rilis kasus di Mapolsekta Banjarmasin Barat, kemarin (9/12).

Selama empat hari, tim gabungan Jatanras Satreskrim Polresta Banjarmasin dan Opsnal Polsekta Banjarmasin Barat menyelidiki kasus ini. Tim berpencar untuk memburu pelaku. Menyisir Banjarmasin sampai Kabupaten Balangan.

Di Paringin, polisi menginterogasi YS. Karyawan ritel yang ternyata mengenal salah seorang perampok. Bermodal informasi dari YS, Kamis (5/12) dini hari, polisi kembali ke Banjarmasin.

Setelah mendapat alamat rumah pelaku, Jumat (6/12) dini hari, polisi menggerebek dan menangkap Humaidi. Dari sini, polisi mendapatkan inisial IK.

Dialah yang menyewakan Honda Beat warna hitam untuk dipakai perampok beraksi. Setelah IK ditangkap, polisi mengantongi petunjuk menuju pelaku kedua.

Rumah Mulkani digerebek, ternyata ia sudah menghilang. Tapi polisi memperoleh informasi bahwa pelaku bersembunyi di rumah temannya di Jalan Banua Anyar Gang Rambutan, Banjarmasin Timur.

Dari dini hari sampai pagi hari, pelaku menyisir kawasan Banua Anyar. Hingga Mulkani berhasil diringkus.

Perburuan perampok ini dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin AKP Ade Papa Rihi, Wakasat AKP Githa Suhandi Achmad, dan Kapolsekta Banjarmasin Barat AKP Mars Suryo Kartiko.

"Selama lima tahun terakhir, inilah perampokan pertama di Banjarmasin. Kami akan bertindak tegas dan terukur kepada pelaku," tegas Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Sumarto.

Barang bukti yang disita berupa uang sisa rampokan, Rp2,7 juta dari Humaidi. Dan Rp1,5 juta dari Mulkani. "Uang hasil rampokan dibagi dua, Humaidi dapat Rp15 juta dan Mulkani Rp18 juta," sebutnya.

Sumarto menekankan, polisi masih mendalami kasus ini. Terkait kemungkinan bantuan dari tersangka lain. "Kemungkinan itu masih didalami," tambahnya.

Dia mengimbau agar toko sejenisnya tak buka sampai 24 jam. Kalau perlu mengupah satpam untuk menjaga kawasan pertokoan. "Dari keterangan pelaku, mereka tergiur setelah melihat uang di kasir saat berbelanja. Lalu rencana perampokan itu dipelajari," ujarnya.

Sementara itu, kapolsek menambahkan, pelaku sempat mengganti kulit jok motor yang rusak. "Motor itu sewaan, IK dibayar Rp100 ribu. Dia akan menjadi saksi, begitu pula YS. Otak perampokan ini adalah Mulkani," beber Mars.

Dari cerita Mulkani, dia mengaku tak langsung beraksi. Sehari sebelumnya, dia lebih dulu memantau toko tersebut.

Perihal YS, dia membenarkan masih memiliki hubungan keluarga dengannya. Tapi dia membela YS, tak ada kaitan sedikit pun dengan kasus ini. Saat perampokan, kedua pelaku berpapasan dengan YS yang keluar dari toko.

"Saya tak ada niat melukai, sajam hanya untuk mengancam. Belati yang saya pakai dan parang yang dipegang Humaidi, semuanya untuk menakut-nakuti saja," akunya.

Dikemanakan uang rampokan itu? Mulkani mengaku sudah membayarkan utang ibunya sebesar Rp5 juta. Sisanya diserahkan kepada istri dan membeli handphone.

"Saya yang membuka brankas. Teman saya berperan sebagai pengancam karyawan toko," tambahnya. Humaidi sendiri pernah masuk penjara gara-gara kasus penganiayaan.

Perampokan itu terjadi Senin (2/12) sekitar pukul 00.15 Wita. Ketika lima karyawan Alfamart hendak menutup tokonya, kedua pelaku merangsek masuk. Membawa sajam, menutupi muka dengan helm dan penutup wajah. Tak ada yang terluka dalam kasus itu. (lan/fud/ema)


BACA JUGA

Jumat, 31 Januari 2020 11:41

Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Asusila, Mantan Ketua KPU Banjarmasin Digelandang Aparat

BANJARBARU - Gusti Makmur memenuhi panggilan penyidik Polres Banjarbaru, kemarin…

Jumat, 31 Januari 2020 11:27

Sengketa Warga Antar Baru vs PT Barito Putera Plantation: Warga Serahkan Bukti Kepemilikan

MARABAHAN - Lama tidak terdengar, mediasi sengketa lahan sawit antara…

Jumat, 31 Januari 2020 11:11

Timbun Solar, Samsul dan Syamsuddin Digrebek

BANJARMASIN - Kepolisian Polsek Banjarmasin Utara menggerebek dua rumah di…

Jumat, 31 Januari 2020 11:03

Mabuk Bawa Sajam, Buronan Apes

BANJARMASIN – Jadi buronan selama dua pekan, Taufik Rahman alias…

Jumat, 31 Januari 2020 10:36

Sabirin Terjebak Polisi Menyamar

AMUNTAI - Nasib sial dialami Sabirin (28), warga Desa Harus…

Jumat, 31 Januari 2020 10:34

Korban Berteriak, Anto pun Panik, Dengan Mudah Ia Dikepung Warga

MARABAHAN - Sial masih jauh dari Armina. Warga Desa Sinar…

Jumat, 31 Januari 2020 10:31

Disergap, Pengedar Sabu Tak Berkutik

MARABAHAN - Pengedar narkoba sedikit demi sedikit digulung Sat Res…

Kamis, 30 Januari 2020 11:48

Susahnya Memberantas Indekos Mesum di Kota Idaman: Paket Murah, Sukar Terjamah, Remaja Lajang Tak Bisa Dipidana

Indekos. Bagi mahasiswa, ruang kecil berjuta cerita. Dari mengerjakan tugas,…

Kamis, 30 Januari 2020 10:56

Pengendara Panik ada Razia di Kayutangi, 62 Pemotor Ditilang

BANJARMASIN - Pengendara yang melintasi Jalan Hasan Basry mendadak panik…

Kamis, 30 Januari 2020 10:49

Dua di Jalan, Satu di Toilet; Budak Sabu Barabai Tak Berkutik Diringkus

BARABAI - Ada-ada saja ulah FP (20). Pemuda asal Desa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers