MANAGED BY:
SENIN
20 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Selasa, 10 Desember 2019 17:05
Wacana PNS Diganti Robot, Akankah Menambah Pengangguran..?

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Wacana PNS diganti Robot mendapat tanggapan beragam dari pengamat pemerintah. Ada yang mendukung, ada pula yang menyayangkan. Alasannya adalah akan menambah pengangguran jika wacana ini benar-benar diterapkan.

Pengamat Pemerintah Fisip ULM, Budi Suryadi berpendapat, penggunaan sistem dengan kecerdasan buatan ini dinilainya tepat. Bahkan akan lebih mengoptimalkan kinerja pemerintah terutama pada aspek pelayanan.

Namun demikian, dalam sistem dan mekanisme ini juga harus ada peran dari manusia sebagai pendamping sistem tersebut. Pasalnya, tak semua yang dilakukan manusia bisa dikerjakan pula oleh robot. Belum lagi jika terjadi masalah dengan sistem.

Bahkan dengan menggunakan sistem robot tambahnya, pelayanan maupun kinerja akan lebih transparan. Karena hanya berinteraksi dengan mesin. Ya, seperti diketahui dan bukan menjadi rahasia umum lagi, jika masyarakat ingin cepat berurusan, tak jarang mereka harus melakukan upaya lain kepada petugas.

Nah jika dengan menggunakan sistem robot, hal demikian pun dapat diminimalisir. Masyarakat yang ingin berurusan tak perlu menunggu lama untuk ketemu petugas. Mereka tinggal berhadapan dengan mesin. “Yang bisa diterapkan cepat seperti pekerjaan-pekerjaan penerimaan tamu atau surat masuk. Ini sangat optimal,” ujar Budi.

Di sisi lain, Pengamat Pemerintah Fisip ULM lain, Gazali Rahman menilai ada dampak lain, yakni akan mengurangi jumlah ASN. “Pengangguran akan bertambah, ini konsekuensinya ketika semua dilakukan oleh robot,” ujarnya.

Sementara, salah seorang ASN Pemprov Kalsel, Saprudin mengatakan akan banyak pekerjaan terpangkas. Menurutnya, ada beberapa dampak positif jika hal ini memang terjadi. Salah satunya, ada pekerjaan lain yang bisa dikerjakan. “Pasti ada pekerjaan lain yang dikerjakan. Biasanya juga demikian. Malah mengurangi beban kami,” tukasnya.

Terpisah, Kepala Biro Organisasi Setdaprov Kalsel, Gusti Burhanuddin mengungkapkan, pihaknya belum menerima seruan dan tembusan untuk menerapkan sistem ini di Pemprov. Namun, jika wacana ini dilaksanakan sebutnya, akan terjadi “labor saving” atau akan sedikit menggunakan tenaga manusia. “Ini sejalan dengan program pemerintah untuk menghapus jabatan struktural level 3 dan 4,” ujarnya. 

Seperti diketahui,Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Johnny G Plate yakin bahwa menggantikan kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan artificial intelligence(AI) atau robot dengan kecerdasan buatan memungkinkan untuk diterapkan pada kinerja birokrasi di Indonesia.

Menurutnya, kecepatan internet di kota-kota besar di Indonesia, serta infrastruktur pendukung yang saat ini dimiliki sudah cukup untuk beralih ke era pekerja robot. “Itu sangat makes sense, pekerjaan manusia bisa lebih sedikit. Hal-hal teknis bisa dilakukan oleh perangkat mesin robotik dengan AI,” katanya. (mof/ema)


BACA JUGA

Senin, 20 Januari 2020 07:54

Gara-gara ini, Kalsel-Teng Gelap-gelapan

BANJARBARU - Hujan deras disertai petir dan angin kencang yang…

Senin, 20 Januari 2020 07:47

Kecamatan Baru, Sigam Tak Punya PPK

BANJARMASIN – KPU Kalsel akhirnya mengambil keputusan terkait permasalahan Panitia…

Senin, 20 Januari 2020 07:43

Dapat Hibah 300 PJU untuk Akses, Jalan ke Bandara Baru Semakin Terang

Kabar baik bagi warga yang mengeluhkan kurangnya penerangan di jalan…

Senin, 20 Januari 2020 07:37

DICARI..! 18 Sopir untuk Kemudikan Bus Trans Banjarmasin

BANJARMASIN - Dinas Perhubungan Banjarmasin membuka lowongan untuk 18 sopir.…

Senin, 20 Januari 2020 07:30

Seleksi CPNS: 200 Komputer Masih Kurang

BANJARMASIN - Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalsel menyiapkan ratusan komputer…

Senin, 20 Januari 2020 06:53
Pemko Banjarbaru

Wawali Hadiri Pembukaan Kejuaraan Voli

BANJARBARU - Wakil Walikota Banjarbaru H Darmawan Jaya Setiawan didampingi…

Senin, 20 Januari 2020 06:46
PARLEMENTARIA

Dewan Harapkan Kontrak Karya Transparan

BANJARBARU - Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)…

Senin, 20 Januari 2020 06:32

Haji Denny Makin Siap Maju Pilgub Kalsel

BANJARMASIN - Relawan Haji Denny Indrayana menggelar konsolidasi relawan 13…

Senin, 20 Januari 2020 06:26
Pemkab Tanah Laut

Bupati Khutbah di Masjid Jami Ar Raudhah

PELAIHARI – Di awal Tahun 2020 pelaksanaan Manunggal Tuntung Pandang…

Senin, 20 Januari 2020 06:25
Pemkab Tanah Laut

Tala Borong Juara di Kontes Durian Kiram Park

PELAIHARI - Kontes Durian di Kiram Park Kabupaten Banjar itu,…

DURIAN OH DURIAN... Macet Total, Jalan Kaki 2 Km, Luka dan Pingsan karena Rebutan Durian

Dugaan Tindakan Asusila, KPU Kalsel Bakal Panggil Gusti Makmur

Siswa MTsN 11 Tabalong Kunjungi Radar Banjarmasin: Lihat Proses Pembuatan Koran

Bukit Batu di Riam Kanan ini, Diproyeksi Jadi Tempat Wisata

Perkantoran Gubernur Dikepung, Ratusan Pembalap Liar Ditilang

Tanpa Antre di Ruangan Khusus, Penyandang Disabilitas Bisa dapat SIM

Karlina: Jangan Ragu Pakai Dana Kelurahan

Piton Tertangkap, Plafon Hancur

Pagu Siring Teluk Kelayan Rp10,4 Miliar, Deadline Pembongkaran: April

Ibnu Sina Kecewa dengan Pemprov, Gara-gara PDAM Cuma Bisa Jadi Perseroda
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers