MANAGED BY:
SENIN
20 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Rabu, 11 Desember 2019 07:41
Tanpa Parpol, Cabup Kotabaru Perlu 22 Ribu KTP

PROKAL.CO, KOTABARU - KPU akhirnya mengeluarkan angka final jumlah KTP yang diperlukan untuk maju di jalur independen di Kabupaten Kotabaru.

"Perlu dapat dukungan warga lengkap dengan bukti KTP sebanyak minimal 22.314 ribu," ujar Ketua KPU Kotabaru, Zainal Abidin kepada Radar Banjarmasin, Selasa (10/12) kemarin.

Jumlah itu tekannya harus tersebar di minimal sebelas kecamatan. "Kotabaru total ada 21 kecamatan," ungkapnya.

Ketika semua syarat itu terpenuhi, calon bisa memasukkan berkas pada tanggal 19 - 23 Februari 2020. Semua data itu akan diperiksa KPU. "Dukungan itu harus valid dari warga yang bersangkutan. Tidak ada KTP ganda dan masalah lainnya."

Bagaimana di lapangan? Hingga kini belum ada terlihat geliat signifikan dari para calon ke jalur independen. Masing-masing masih fokus lobi-lobi partai, atau berupaya mendongkrak popularitas masing-masing.

Beberapa kandidat sudah mulai memasang baliho hingga ke pelosok. Salah satunya adalah Ketua DPC PDI Perjuangan Zulkipli AR, yang memang dari banyak pendapat, popularitasnya masih rendah dibanding beberapa nama yang sudah lebih dulu populer di perhelatan Pilkada.

Jumlah kandidat sendiri terbilang banyak. Namun menurut Ketua DPC Gerindra Kotabaru, Nur Aini Syahran, kemungkinan Parpol akan mengerucut pada dua atau tiga pasangan.

"Sampai sekarang tidak ada satu pun kandidat yang lantang menyatakan dia akan berpasangan dengan si Anu. Semua sendiri-sendiri. Artinya, belum ada kepastian dari elit Parpol di pusat. Dan memang begitu faktanya," ujar tokoh politik yang akrab disapa Om Nonoy ini.

Karena belum ada kepastian dari elit, maka para kandidat tidak ada yang berani memastikan akan berpasangan dengan siapa. "Melihat fenomena yang berkembang. Kemungkinan Parpol itu akan mengerucut pada dua atau tiga pasangan," bebernya.

Fakta sederhana kata Nonoy adalah PDI Perjuangan. "Mereka kan tujuh kursi, cukup untuk usung satu pasangan. Tapi lihat, sampai ini belum ada nama mereka finalkan. Bahkan Cabup final nya pun belum ada," tambahnya.

Asumsinya itu juga diperkuat dengan keterangan petahana Sayed Jafar sebelumnya. Pria yang sebelum jadi bupati dikenal sebagai pengusaha kapal itu, hingga kini belum memiliki pasangan untuk Pilkada 2020. "Kalau wakil itu nanti tergantung partai," ujarnya.

Lantas siapa-siapa saja nama kandidat yang mendapat respons dari masyarakat? Petahana Sayed Jafar, semakin ke sini terlihat popularitasnya semakin naik. Utamanya di pedesaan.

Juga ada nama Zairullah Azhar. Walau hingga kini belum ada kepastian apakah politikus senior itu akan benar-benar berlaga, namun terlihat beberapa segmen masyarakat memberikan dukungan. Seperti terlihat di beberapa bagian pesisir Pulau Laut.

Disusul Tajerian Noor. Nama pengusaha muda ini memang populer di Kotabaru. Dia aktif menjalin komunikasi terbuka dengan warga melalui sosial media. Komunikasi memanfaatkan efisiensi teknologi itu sudah dia lakukan sejak beberapa tahun silam.

Kemudian ada Burhanudin. Politikus yang saat ini masih menjabat Wabup Kotabaru, terlihat terus meningkatkan intensitas pertemuannya dengan warga. Juga mulai memasang spanduk-spanduk.


KPU Kalsel Launching Logo 22 Desember

KPU RI telah meluncurkan maskot untuk pilkada serentak 2020 mendatang. Sudah lebih dua bulan lewat, Pilkada Kalsel belum juga memiliki maskot, logo, dan jingle Pilkada.

Ya, untuk melaunching Pilkada di Kalsel, KPU Kalsel harus menunggu pemenang sayembara maskot, logo dan jingle yang dilombakan lalu.

Sekretaris KPU Kalsel Basuki mengungkapkan, pemenang tiga sayembara tersebut sudah dikantongi pihaknya, dan sudah pula disampaikan kepada pihak pemenang.

Dengan hasil tersebut, pihaknya pun bisa melaksanakan tahapan awal Pilkada 2020. “Sudah ada hasilnya, kami tak bisa membeberkan ke publik dulu maskot, logo dan jingle Pilkada untuk tahun 2020 sebelum dilaunching,” ujarnya Basuki. 

Untuk diketahui, maskot, logo dan jingle Pilkada tersebut, akan dipakai selama tahapan kampanye. Baik untuk publikasi di media, hingga sosialisasi langsung ke masyarakat. Sebagai contoh, maskot Pilkada pada tahun 2014 lalu adalah monyet berhidung panjang atau Bekantan.

Kala itu maskot ini sempat mendapat kritikan dari salah seorang seniman Banua. Alasannya, bekantan sendiri dikenal suka berkelahi dengan sesama. Sementara, gambaran maskot Pilkada Kalsel tahun ini tak lagi memakai binatang khas asal Kalsel itu. Namun masih kental dengan budaya Banjar. “Tunggu saja. Yang pasti logo mewakili kebudayan Banjar,” ujarnya.

Lalu kapan KPU Kalsel melaunching Pilkada di Kalsel? Dia mengungkapkan, hasil dari rapat pleno semua Komisoner KPU Kalsel belum lama tadi, launching akan dilaksanakan pada 22 Desember mendatang. “Pilkada 2014 lalu launchingnya digelar di Mahligai Pancasila. Kali ini akan dilaksanakan di Rattan In Hotel Banjarmasin,” bebernya.

Ditambahkannya, launching nanti rencananya akan dihadiri langsung oleh Ketua KPU RI, Arief Budiman. Undangan lain juga terang Basuki, dikirim ke Ketua KPU provinsi lain, termasuk provinsi tetangga dan KPU kabupaten dan kota penyelenggara Pilkada tahun 2020.

“Saat ini di KPU RI sedang digelar rapat pimpinan yang diikuti Ketua KPU Kalsel. Sekalian undangan disampaikan. Mudah-mudahan seperti launching lalu Ketua KPU RI berhadir,” harapnya.

Dia menegaskan, meski Pilkada Kalsel baru dilaunching 22 Desember mendatang, namun tahapan Pilkada khususnya Pemilihan Gubernur (Pilgub) yang menjadi kewenangan KPU Kalsel sudah menggelar beberapa kegiatan. Salah satunya adalah menetapkan jumlah syarat dukungan bagi calon perseorangan.

“Launching ini selain pemberitahuan ke khalayak Pilkada Kalsel dimulai. Juga sebagai pengenalan maskot dan logo jingle kepada masyarakat,” tandasnya. (zal/mof/ran/ema)


BACA JUGA

Senin, 20 Januari 2020 07:47

Kecamatan Baru, Sigam Tak Punya PPK

BANJARMASIN – KPU Kalsel akhirnya mengambil keputusan terkait permasalahan Panitia…

Senin, 20 Januari 2020 07:43

Dapat Hibah 300 PJU untuk Akses, Jalan ke Bandara Baru Semakin Terang

Kabar baik bagi warga yang mengeluhkan kurangnya penerangan di jalan…

Senin, 20 Januari 2020 07:37

DICARI..! 18 Sopir untuk Kemudikan Bus Trans Banjarmasin

BANJARMASIN - Dinas Perhubungan Banjarmasin membuka lowongan untuk 18 sopir.…

Senin, 20 Januari 2020 07:30

Seleksi CPNS: 200 Komputer Masih Kurang

BANJARMASIN - Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalsel menyiapkan ratusan komputer…

Senin, 20 Januari 2020 06:53
Pemko Banjarbaru

Wawali Hadiri Pembukaan Kejuaraan Voli

BANJARBARU - Wakil Walikota Banjarbaru H Darmawan Jaya Setiawan didampingi…

Senin, 20 Januari 2020 06:46
PARLEMENTARIA

Dewan Harapkan Kontrak Karya Transparan

BANJARBARU - Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)…

Senin, 20 Januari 2020 06:32

Haji Denny Makin Siap Maju Pilgub Kalsel

BANJARMASIN - Relawan Haji Denny Indrayana menggelar konsolidasi relawan 13…

Senin, 20 Januari 2020 06:26
Pemkab Tanah Laut

Bupati Khutbah di Masjid Jami Ar Raudhah

PELAIHARI – Di awal Tahun 2020 pelaksanaan Manunggal Tuntung Pandang…

Senin, 20 Januari 2020 06:25
Pemkab Tanah Laut

Tala Borong Juara di Kontes Durian Kiram Park

PELAIHARI - Kontes Durian di Kiram Park Kabupaten Banjar itu,…

Senin, 20 Januari 2020 06:19
Pemkab Tanah Laut

Manunggal Tuntung Pandang Perdana tahun 2020, Resmikan Kebun Bibit Desa Panjaratan

PELAIHARI - Desa Panjaratan Kecamatan Pelaihari Kabupaten Tanah Laut (Tala)…

DURIAN OH DURIAN... Macet Total, Jalan Kaki 2 Km, Luka dan Pingsan karena Rebutan Durian

Dugaan Tindakan Asusila, KPU Kalsel Bakal Panggil Gusti Makmur

Siswa MTsN 11 Tabalong Kunjungi Radar Banjarmasin: Lihat Proses Pembuatan Koran

Bukit Batu di Riam Kanan ini, Diproyeksi Jadi Tempat Wisata

Perkantoran Gubernur Dikepung, Ratusan Pembalap Liar Ditilang

Tanpa Antre di Ruangan Khusus, Penyandang Disabilitas Bisa dapat SIM

Karlina: Jangan Ragu Pakai Dana Kelurahan

Piton Tertangkap, Plafon Hancur

Pagu Siring Teluk Kelayan Rp10,4 Miliar, Deadline Pembongkaran: April

Ibnu Sina Kecewa dengan Pemprov, Gara-gara PDAM Cuma Bisa Jadi Perseroda
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers